Rabu, 19 Januari 2011

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Artis Malaysia Hibur Pengunjung Imlek Fair 2011

Posted: 18 Jan 2011 11:43 AM PST

Medan (ANTARA News) - Sejumlah artis Mandarin asal negara jiran Malaysia tampil menghibur para pengunjung Imlek Fair 2011 yang digelar di kawasan Central Business District di Jalan Padang Golf Polonia Medan, 15-23 Januari 2011.

Artis Malaysia yang tampil di ajang yang digelar dalam rangka menyambut Gong Xi Fat Chai 2562 itu di antaranya Xiao Hei dan Kenny Lee, ujar ketua panitia penyelenggara Imlek Fair 2011 Albert Kang didampingi humas Darwinsyah Purba di Medan, Selasa malam.

Ribuan pengunjung dari berbagai etnis tampak memadati ajang tahunan yang dibuka Menteri Negara Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, Minggu (16/1) itu.

Salah seorang pengunjung, A Kiang, mengaku sangat menikmati penampilan artis-artis asal Malaysia tersebut.

"Senang sekali panitia Imlek Fair 2011 dapat menghadirkan artis idola saya. Penampilan mereka sungguh menghibur kami sekeluarga," katanya.

Albert Kang menyebutkan, pihaknya tidak hanya menghadirkan Xiao Hei dan Kenny Lee, tetapi juga sejumlah artis Malaysia lainnya seperti Chew Lee Chin dan Jane Tan.

"Kehadiran artis-artis asal negeri jiran itu memang kami tujukan untuk memuaskan warga Sumut khususnya Kota Medan akan hiburan berkualitas," katanya.

Selain dihibur artis-artis asal Malaysia, setiap malam panitia Imlek Fair 2011 juga menghadirkan atraksi barongsai, Biksu Tong Sam Cong dan Kera Sakti serta menyediakan lucky draw.

Humas panitia pelaksana Darwinsyah Purba mengatakan, jumlah pengunjung setiap harinya terus bertambah dan bahkan jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Antusiasme pengunjung datang ke Imlek Fair ini sangat tinggi. Kami berharap jumlah masyarakat yang berkunjung terus meningkat, karena selain menyediakan aneka menu makanan dan minuman, panitia juga memberikan hadiah-hadiah menarik termasuk angpao kepada pengunjung," katanya.

Ajang Imlek Fair 2011 juga menghadirkan sekitar 280 usaha kecil dan menengah yang menyediakan berbagai produk mulai dari makanan dan minuman, kerajinan hingga peralatan rumah tangga. (R014/S006/K004)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Pengelola Aktifkan "Volcano Tour" Merapi

Posted: 18 Jan 2011 08:27 AM PST

Selasa, 18 Januari 2011 23:27 WIB | Hiburan | Seni/Teater/Budaya | Dibaca 928 kali

Sleman (ANTARA News) - Pascaerupsi lokasi bencana lahar dingin banyak dikunjungi wisatawan sehingga memberikan alternatif peluang usaha untuk membangkitkan perekonomian masyarakat Cangkringan.

Namun demikian tetap diperlukan kesiapan masyarakat dan aparat agar kunjungan wisatawan tidak menimbulkan permasalahan sosial baru, Bupati Sleman Sri Purnomo, Selasa.

"Kesiapan tersebut diperlukan agar jangan sampai banyaknya kunjungan wisatawan tersebut hanya bersifat sementara. Artinya hanya berlangsung awal setelah status Gunung Merapi diturunkan karena dorongan keingintahuan saja," katanya.

Menurut dia kunjungan wisatawan yang cukup padat di lokasi harus dikelola agar para wisatawan mau berkunjung kembali baik di lokasi wisata lava maupun objek wisata yang lain.

"Dengan kata lain, padatnya kunjungan wisata lava yang sudah berlangsung di wilayah Cangkringan ini harus dijadikan `entry point` agar para wisatawan dapat menyebarluaskan informasi tentang wisata lava pada masyarakat lain, dan juga mengenal potensi wisata yang lain di Sleman," katanya.

Ia mengatakan untuk menarik minat pengunjung, mau tidak mau pengelola wisata harus mampu memberikan kenyamanan, keamanan dan daya tarik yang mampu memberikan kepuasan dan bahkan kenangan para wisatawan.

"Pengelolaan wisata lava harus ditata secara tertib, penataan tidak hanya untuk lokasi objek wisata saja tetapi juga lingkungan sekitarnya. Termasuk didalamnya adalah menata agar berkembangnya objek wisata lava tidak menumbuhkan permasalahan baru yakni permasalahan sosial (kesenjangan) dengan masyarakat di bawahnya yang tidak menjadi objek wisata langsung, tetapi harus dilalui wisatawan," katanya.

Sri Purnomo mengatakan saat ini sudah banyak keluhan wisatawan dan bahkan juga muncul di berbagai media tentang ketidaknyamanan pengunjung ketika berwisata lava.

"Kami berharap kepada pengelola volcano tour untuk memperhatikan beberapa hal seperti tidak melakukan pungutan maupun kotak permintaan sumbangan sukarela di sepanjang jalan dan tidak melibatkan anak-anak dalam meminta sumbangan sukarela," katanya.

Ia mengatakan untuk menjaga kenyamanan arus lalulintas harus diatur sehingga tidak terjadi kemacetan di beberapa titik terutama pada hari-hari tertentu/hari libur.

"Beberapa permasalahan tersebut harus diselesaikan agar masyarakat tidak kapok untuk kembali berkunjung dan tidak menimbulkan kesan negatif tentang wisata lava dan masyarakat Cangkringan," katanya.

Bupati Sleman juga menyampaikan beberapa alternatif yang dapat dilakukan sekaligus juga untuk membuka lapangan kerja antara lain, penarikan uang pada masyarakat sebaiknya di satu lokasi yakni pintu masuk dan dilakukan secara resmi (artinya dengan karcis).

"Demikian juga penarikan parkir sebaiknya dilakukan sekali dengan tarif yang wajar. Kotak-kotak sumbangan sukarela harus ditertibkan sehingga jalan-jalan bersih dari sumbangan sukarela," katanya.(*)
(U.V001/Z003/R009)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan