Republika Online

sumber :-

Republika Online


BBM Langka, Gubernur Riau Tegur Pertamina

Posted: 07 Mar 2011 06:13 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU - Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, menegur Pertamina yang dinilai kurang profesional dalam mengantisipasi gangguan distribusi BBM. Hal tersebut mengakibatkan kelangkaan di daerah kaya minyak itu.

"Kelangkaan BBM ini bukan karena bencana alam atau force majeure. Jadi, seharusnya Pertamina bisa secepatnya mengatasi masalah ini," tegas Rusli Zainal di Pekanbaru, Senin (7/3).

Krisis kelangkaan BBM khususnya jenis premium di Riau makin parah sejak tiga hari lalu. Banyak SPBU yang kehabisan persediaan. Antrean pengendara di SPBU yang masih memiliki persediaan BBM pun terus terlihat hingga mencapai ratusan meter.

Pertamina sebelumnya menyatakan krisis BBM di Riau disebabkan gangguan distribusi akibat keterlambatan kapal tanker di kilang Dumai. Menurut Rusli, Pertamina seharusnya memiliki strategi yang bisa menyelesaikan masalah secepatnya dan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

"Saya meminta Pertamina harus mampu mengatasi gangguan distribusi BBM secepatnya. Karena, ini menyangkut hajat masyarakat banyak," tegas Rusli.

Selain itu, gubernur juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dan mengantri dengan tertib di SPBU. Rusli juga mengibau agar warga tetap tenang dan tetap menjaga ketertiban.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

\'Bunuh Sembilan Bocah Afghanistan, tak Cukup Hanya Minta Maaf\'

Posted: 07 Mar 2011 06:04 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL - Permintaan maas NATO dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama atas meninggalnya sembilan warga sipil di Afghanistan ditanggapi dingin Presiden Afganistan Hamid Karzai. Ia mengatakan permintaan maaf bagi sembilan anak korban serangan udara NATO tidak lah cukup.

Hal itu disampaikan dia saat merespon permintaan maaf dari komandan NATO Jendral David Petraeus dan Barack Obama. "Atas nama rakyat Afganistan, saya menuntut agar pembunuhan warga sipil dihentikan." tuturnya dalam pertemuan kabinet yang dihadiri oleh komandan NATO, Petraeus, Ahad (6/3).

Pada Selasa (1/3) kemarin sembilan anak tewas saat mereka mengumpulkan kayu di propinsi Kunar. Pilot pesawat Amerika mengira mereka para pemberontak dan melancarkan tembakan dari udara. 

Sementara itu, demo yang diikuti oleh 500 orang digelar di ibukota Kabul bagi sembilan anak tersebut. Korban warga sipil merupakan masalah yang sensitif di Afganistan. Kematian warga sipil telah menjadi sumber ketegangan antara pihaknya dan pihak AS serta NATO.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


BBM Langka, Gubernur Riau Tegur Pertamina

Posted: 07 Mar 2011 06:13 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID,PEKANBARU - Gubernur Riau, HM Rusli Zainal, menegur Pertamina yang dinilai kurang profesional dalam mengantisipasi gangguan distribusi BBM. Hal tersebut mengakibatkan kelangkaan di daerah kaya minyak itu.

"Kelangkaan BBM ini bukan karena bencana alam atau force majeure. Jadi, seharusnya Pertamina bisa secepatnya mengatasi masalah ini," tegas Rusli Zainal di Pekanbaru, Senin (7/3).

Krisis kelangkaan BBM khususnya jenis premium di Riau makin parah sejak tiga hari lalu. Banyak SPBU yang kehabisan persediaan. Antrean pengendara di SPBU yang masih memiliki persediaan BBM pun terus terlihat hingga mencapai ratusan meter.

Pertamina sebelumnya menyatakan krisis BBM di Riau disebabkan gangguan distribusi akibat keterlambatan kapal tanker di kilang Dumai. Menurut Rusli, Pertamina seharusnya memiliki strategi yang bisa menyelesaikan masalah secepatnya dan tidak menimbulkan kepanikan masyarakat.

"Saya meminta Pertamina harus mampu mengatasi gangguan distribusi BBM secepatnya. Karena, ini menyangkut hajat masyarakat banyak," tegas Rusli.

Selain itu, gubernur juga mengimbau agar masyarakat tidak panik dan mengantri dengan tertib di SPBU. Rusli juga mengibau agar warga tetap tenang dan tetap menjaga ketertiban.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

\'Bunuh Sembilan Bocah Afghanistan, tak Cukup Hanya Minta Maaf\'

Posted: 07 Mar 2011 06:04 AM PST

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL - Permintaan maas NATO dan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama atas meninggalnya sembilan warga sipil di Afghanistan ditanggapi dingin Presiden Afganistan Hamid Karzai. Ia mengatakan permintaan maaf bagi sembilan anak korban serangan udara NATO tidak lah cukup.

Hal itu disampaikan dia saat merespon permintaan maaf dari komandan NATO Jendral David Petraeus dan Barack Obama. "Atas nama rakyat Afganistan, saya menuntut agar pembunuhan warga sipil dihentikan." tuturnya dalam pertemuan kabinet yang dihadiri oleh komandan NATO, Petraeus, Ahad (6/3).

Pada Selasa (1/3) kemarin sembilan anak tewas saat mereka mengumpulkan kayu di propinsi Kunar. Pilot pesawat Amerika mengira mereka para pemberontak dan melancarkan tembakan dari udara. 

Sementara itu, demo yang diikuti oleh 500 orang digelar di ibukota Kabul bagi sembilan anak tersebut. Korban warga sipil merupakan masalah yang sensitif di Afganistan. Kematian warga sipil telah menjadi sumber ketegangan antara pihaknya dan pihak AS serta NATO.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sindikasi news.okezone.com

sumber :-

Sindikasi news.okezone.com


DPR Tempat Mengabdi, Bukan Memperkaya Diri

Posted: 06 Mar 2011 11:01 PM PST

JAKARTA – Banyaknya wakil rakyat yang menggunakan mobil mewah saat berkantor ke Gedung DPR menuai kritikan. Tindakan yang dilakukan anggota dewan tersebut dinilai mencederai hati rakyat yang saat ini tengah morat-marit secara ekonomi.
 
Menyikapi hal tersebut, Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang mengatakan, saat ini telah terjadi pergeseran karakter para politisi dalam menjalankan tugas.
 
"Sekarang ini orang menjadi angora DPR bukan lagi untuk mengabdi, tetapi justru untuk memperkaya diri. Tapi, pergeseran karakter ini tidak dialami semuanya, hanya sebagian saja," kata Sebastian kepada okezone, Senin (7/3/2011).
 
Menurut dia, saat ini sulit sekali mencari pejabat negara termasuk anggota DPR yang bersikap sederhana dalam menjalani kehidupan. Saat ini, uang dan kekayaan lebih dipandang anggota DPR ketimbang pengabdian kepada negara.
 
"Saat ini pejabat yang dihormati bukan lagi dia yang mengabdi dengan gigih dan jujur, tetapi mereka yang memiliki materi lebih," tandasnya.
 
Kendati demikian, pihaknya berpendapat bahwa menggunakan mobil mewah adalah hak setiap manusia. Asalkan, uang yang dibelikan mobil tersebut bukan dari hasil korupsi.
 
"Silakan saja pakai mobil mewah. Asalkan beli mobilnya jangan pakai uang hasil korupsi," tandasnya.
 
Sebagaimana diketahui, bukan rahasia umum lagi, kalau selama ini tempat parkir mobil di Gedung DPR sudah seperti showroom mobil mewah. Pasalnya, di sana terdapat banyak mobil yang harganya lebih dari Rp1 miliar.
 
Pantauan okezone di lokasi, mobil-mobil mewah tersebut memang kerap dijumpai di tempat parkir. Baik yang di halaman luar ataupun basement. Belakangan, mobil-mobil tersebut diketahui milik sejumlah anggota DPR.

(teb)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Pelajar Digulung Ombak, 2 Tewas 3 Hilang

Posted: 06 Mar 2011 10:58 PM PST

JEMBRANA - Delapan pelajar asal Kabupaten Buleleng, Bali, digulung ombak saat mandi di Pantai Penataran Kabupaten Jembrana, Minggu petang. Dua di antaranya tewas dan tiga orang lainnya masih hilang.

"Dua korban meninggal ditemukan, satu korban ditemukan tadi pagi," ujar Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya ditemui okezone di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (7/3/2011).

Dua korban tewas masing-masing Putu Abadi (18) yang ditemukan sekira pukul 18.00 Wita, sedangkan satu korban lagi yakni Rizki Candra (16) ditemukan Senin pagi sekira pukul 07.00 Wita tak jauh dari Pantai Dusun Penataranm Desa Pangyangan, Kecamatan Pekutatan.

Diceritakan Kapolres, Minggu sore sekira pukul 15.00 Wita para pelajar asal Desa Tista, Kecamatan Busung Biu, bermaksud mandi bersama di Pantai Penataran. Selain dua korban, enam pelajar lainnya, yaitu Komang Maradona, I Gde Juli Artika, Agung Yudiarta, I Putu Sumardiana, I Gde Sudarmawan, dan I Komang Agus Setiawan, yang rata-rata pelajar SMA juga ikut menyebur ke laut.

Saat mandi, tiba-tiba datang ombak besar yang langsung menggulung dan menyeret mereka ke tengah laut. Mereka sempat meminta tolong. Warga sekitar termasuk para nelayan langsung memberi pertolongan namun gagal menyelamatkan seluruhnya.

Tiga pelajar berhasil diselamatkan yakni Sumardiana, Sudarmawan, dan Setiawan, namun lima lainnya hilang ditelan ombak Pantai Selatan Bali itu. Setelah dilakukan pencarian, dua korban ditemukan tewas.

Kapolres menambahkan hingga kini pihaknya terus melakukan pencarian dengan tim SAR Gabungan terdiri dari unsur Pol Air Polda Bali, Polres Jembrana, Polsek Pekutatan dan SAR Denpasar. "Tiga korban lainnya masing-masing Putu Juli, Yudiarta, dan Komang Maradona, hilang dan masih dalam pencarian hingga sekarang," sebut Irfing.

Selain dibantu warga sekitar, pihak keluarga korban juga sudah berdatangan ke lokasi guna mencari ketiga pelajar yang belum ditemukan. Selain mencari di sekitar lokasi, mereka juga menggelar upacara di pinggir pantai memohon agar tubuh ketiga korban segera ditemukan.

(ton)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Internasional

sumber :-

KOMPAS.com - Internasional


Saat "Pelajaran Seks" Dinilai Kelewatan

Posted: 07 Mar 2011 03:14 AM PST

Saat "Pelajaran Seks" Dinilai Kelewatan

Editor: Jimmy Hitipeuw

Senin, 7 Maret 2011 | 11:14 WIB

guardian.co.uk

Ilustrasi: Sampah alat bantu seks yang siap di daur ulang

CHICAGO, KOMPAS.com — Rektor sebuah universitas Amerika Serikat berang karena ada "pelajaran seks" yang dinilai kelewatan telah digelar di lingkungan kampusnya.

Kamis pekan lalu, Rektor Northwestern University di Chicago, Morton Schapiro, saat di Evanston mengatakan, ia "terganggu dan kecewa" setelah mendengar "boneka seks" berupa wanita telanjang dipergunakan untuk presentasi tentang seks, di luar jam kuliah, di depan sekitar 100 mahasiswa.

Harian lokal, The Daily Northwestern, memberitakan, peristiwa itu terjadi pada 21 Februari silam. Sebelum digelar presentasi tentang seks itu, para mahasiswa sudah diberi tahu akan pembeberan secara eksplisit aktivitas tersebut.

Profesor psikologi J Michael Bailey, yang mengajarkan "pelajaran seks" itu, tak diperoleh komentarnya. Hanya saja, dalam e-mail-nya kepada para mahasiswa yang juga dipublikasikan oleh The Daily Northwestern, si profesor menuliskan bahwa ia menyelenggarakan sebuah pelajaran di luar jam kuliah secara sukarela (optional), menyuguhkan sejumlah pembicara yang mengungkap berbagai aspek menarik tentang seks.

"Sejumlah pengalaman ini mendidik dan menarik, tetapi dalam cara yang tak tradisional," tulisnya. Meski niat sang profesor itu adalah memberikan pelajaran, namun karena dinilai keterlaluan, rektor pun memerintahkan dilakukannya penyelidikan terhadap insiden ini. (Reuters/SHA)

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ngebut Tanpa Peduli Istri di Atas Kap

Posted: 07 Mar 2011 02:56 AM PST

Ngebut Tanpa Peduli Istri di Atas Kap

Editor: Jimmy Hitipeuw

Senin, 7 Maret 2011 | 10:56 WIB

KOMPAS.com — Kalau orang sedang dirasuk narkoba, istri di atas kap mobil pun tidak ia pedulikan. Lelaki asal Manteca, California, Los Angeles, itu pun akhirnya ditahan polisi lantaran ngebut dengan kecepatan 160 km per jam sejauh 64 km, sementara sang istri bertengger di atas kap mobil dan akhirnya selamat.

Sang istri memanjat atap mobil karena berniat menghentikan Christopher Carroll (36), suaminya, Sabtu (5/3/2011) pagi itu, agar tidak berkendara dalam keadaan "tinggi" dalam pengaruh narkoba jenis methamphetamine, tutur polisi Manteca, Rex Osborn. Polisi tidak mengidentifikasi nama perempuan yang berusia 30-an itu lantaran dia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga.

Sang istri baru jatuh terguling dari atap mobil setelah Carroll memperlambat mobilnya di Pleasanton. Tak hanya diseret atas tuduhan kekerasan rumah tangga, Carroll pun akan diadili karena tuduhan percobaan pembunuhan atas istrinya. Meski demikian, Carroll tak diadili atas penggunaan narkobanya.... (Reuters/sha)

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPASentertainment

sumber :-

KOMPASentertainment


Serba Putih di Equinox!

Posted: 07 Mar 2011 02:20 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Kamis (10/3) Equinox (Plaza Senayan) akan mengadakan acara clubbing bertema Pure in White pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti:

Rich Melon V Babul Cun MC VQ Cashman Dimaz Agung Goeslan

Just be there or be squared...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Wah... Ada Trouble Maker di X2!

Posted: 07 Mar 2011 12:34 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Rabu (8/3) X2 (Plaza Senayan) akan mengadakan acara clubbing bertema Trouble Maker pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti:

Bunny and the Cat DJ Ali vs DJ Bone vs DJ Bhokero MC Riri VJ Alter Ego Reynald Cello Yy

See you there, clubbers...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Mancanegara

sumber :-

ANTARA - Mancanegara


Edano Sementara Merangkap Sebagai Menlu Jepang

Posted: 06 Mar 2011 08:36 PM PST

Tokyo (ANTARA News)- Kepala Sekretaris Jepang, Yukio Edano, sementara akan merangkap menjadi menteri luar negeri setelah Seiji Maehara, Minggu mengundurkan diri berkaitan dengan sumbangan politik ilegal, kata Kyodo News Senin.

Maehara mengumumkan pengunduran dirinya pada Ahad, di tengah meningkatnya seruan agar dia mundur karena menerima sumbangan secara ilegal dari seorang pendukung warga Korea Selatan, sebagaimana dikutip dari Xinhua-OANA.

Maehara menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri selama pembicaraan dengan Perdana Menteri Naoto Kan di kantor perdana menteri, dan menolak permintaan Kan untuk tetap menjabat pada posnya.

Politisi 48 tahun itu diperkirakan mungkin sebagai pengganti Kan sebagai ketua Partai Demokratik Jepang (DPJ), posisi yang dianggap akan disetujui jika partainya tetap berkuasa, dan pengunduran dirinya akan banyak dipandang sebagai pukulan serius bagi pemerintah partai yang berkuasa DPJ.

Pada Jumat, Maehara mengakui pada pertemuan komite anggaran majelis tinggi bahwa ia menerima sumbangan 50.000 yen (610 dolar AS) dari seorang wanita Korea Selatan penduduk kota Yamashina, di Prefektur Kyoto, padahal Hukum Pengawasan Dana Politik melarang politisi menerima sumbangan dari orang asing atau badan asing.

Partai oposisi utama Partai Demokrat Liberal (LDP), bagaimanapun, juga menyatakan bahwa pihaknya telah menerima sumbangan ilegal sedikitnya 200.000 yen (2.440 dolar AS) selama empat tahun terakhir.

Sehari sebelumnya, Seiji Maehara di Tokyo pada Minggu mengumumkan pengunduran dirinya di tengah semakin banyaknya seruan kepadanya untuk melakukan tindakan itu, karena secara ilegal telah menerima sumbangan dari pendukung seorang Korea Selatan.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Peretas China Masuk ke Dokumen Rahasia Militer Korsel

Posted: 06 Mar 2011 08:09 PM PST

Seoul (ANTARA News) - Peretas komputer China Juni lalu berhasil masuk ke dokumen militer rahasia Korea Selatan berisi rencana pembelian pesawat mata-mata dari Amerika Serikat, kata anggota parlemen Korsel.

Peretas tersebut mengakses informasi dari komputer kementerian pertahanan mengenai rencana untuk membeli pesawat Global Hawk tanpa awak, kata anggota parlemen dari kubu oposisi Partai Demokratik, Shin Hak-Yong sekaligus anggota komite pertahanan parlemen, sebagaimana dikutip dari AFP.

"Seorang pejabat pemerintah melaporkan insiden tersebut kepada saya... pemerintah belum membicarakan masalah ini dengan China dan masih memperdebatkan bagaimana mengatasi hal tersebut," kata juru bicara Shin mengutuip pernyataan anggota parlemen itu untuk mengonfirmasi komentar Shin dalam koran Chosun Ilbo edisi Senin.

Seoul tahun lalu mengalokasikan 40,4 juta dolar AS untuk membeli pesawat mata-mata pasca dugaan bahwa Korea Utara menyerang kapal perang Korsel yang menewaskan 46 tentara Angkatan Laut pada Maret 2010.

Ketegangan lintas batas meningkat setelah Pyongyang menyerang pulau perbatasan yang menewaskan empat warga Korsel termasuk dua warga sipil pada November.

Pesawat tersebut dapat memantau hingga jarak 200 kilometer sebelah utara dari perbatasan kedua Korea.

Menurut koran Chosun, Jepang juga diperkirakan membeli pesawat mata-mata tanpa awak yang membuat khawatir China yang takut negara tetangganya itu dapat mengamati wilayahnya.

Anggota partai berkuasa Korsel, Partai Nasional Besar, Lee Sung-Hun mengutip laporan pemerintah mengatakan bahwa ada 8.183 dari 21.899 usaha untuk meretas sistem komputer pemerintah Korsel tahun lalu dilakukan dari China.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: World

sumber :-

The Malaysian Insider :: World


Knives and petrol bombs return to Cairo streets

Posted: 06 Mar 2011 06:28 PM PST

Protesters stand before soldiers in front of the state security headquarters in downtown Cairo yesterday, March 6, 2011. — Reuters pic

CAIRO, March 7 — Men in plainclothes armed with swords and petrol bombs attacked protesters in Cairo last night during a demonstration demanding reform of security services with a reputation for brutality, witnesses said.

Dozens of men wielding knives and machetes and hurling bricks and petrol bombs confronted protesters at the headquarters of Egypt's state security, a force whose abuses fuelled an uprising that toppled Hosni Mubarak, they said.

It appeared to be the first time armed men in plainclothes had deployed in force against reform activists in central Cairo since Mubarak was forced to step down and hand power to the military, which has charted a course to democratic elections.

The scenes evoked attacks on protesters in Tahrir Square by men claiming loyalty to Mubarak during the 18-day uprising that led to his downfall. Since then, activists have pressed demands for deeper reform, including a major shake-up of the police.

Egyptian soldiers, on the streets since the start of the uprising, fired into the air for several minutes to disperse the protesters. As they ran, the protesters were confronted by men they described as thugs.

The state news agency said the demonstrators were trying to break into the building.

A branch of the Interior Ministry, critics of the state security apparatus say it functions as a domestic spy agency.

Its networks penetrated deep into society, monitoring citizens and tapping phone lines. Emergency laws give its officers wide powers to act against government opponents.

In the last two days, protesters have broken into 11 offices belonging to the state security apparatus across the country, seizing documents which they feared would be destroyed by officers to cover up abuses perpetrated by the force.

"The army started firing in the air to disperse us," said Mohammed Fahmy. "We tried to run away but we were met by 200 thugs in plainclothes carrying sharp weapons on the other side," he said, putting the number of protesters at 2,000.

Fahmy said there were 15 injuries, none of them serious.

The military council which has ruled Egypt since Mubarak stepped down warned against publication of documents taken from state security offices and urged their return.

Redeploying the police force, which largely disintegrated in the early days of the uprising, and building public confidence in the internal security forces is one of the main challenges confronting a new government unveiled yesterday. New ministers of the interior, foreign affairs and justice were announced in a reshuffle that met some of the demands of reformists in a purge of officials chosen by Mubarak.

Nabil Elaraby, a former International Court of Justice judge, was named minister of foreign affairs, replacing Ahmed Aboul Gheit, the face of Mubarak's foreign policy since 2004 and the most prominent minister to hang on this long.

The reshuffle marks the latest reforms enacted by the ruling military council, which has appeared ever more responsive to the demands of groups that rose up against Mubarak.

The Supreme Council of the Armed Forces last week appointed a prime minister with the backing of youth protest groups to replace Ahmed Shafiq, whom Mubarak appointed to the post in his last weeks in power. The new Cabinet will require the approval of the council headed by Field Marshal Mohamed Hussein Tantawi.

The council has charted a course towards parliamentary and presidential elections within six months so it can hand power back to a civilian, elected government.

Essam Sharaf, the new premier, met new ministers yesterday.

"This goes a long way in satisfying the demands of the revolutionary groups," Mustapha Kamal al-Sayyid, a political scientist told Reuters, talking about the reshuffle.

Elaraby was Egypt's former permanent representative at the United Nations. He is remembered for expressing reservations about the Camp David peace treaty with Israel which he helped to negotiate, Sayyid said.

He was also a member of the independent council of "Wise Men" which formed after the eruption of the uprising against Mubarak to urge his administration to make reforms.

The military council hopes the new government will find acceptance among Egyptians and restore confidence that will allow the economy to start moving again.

Mansour el-Essawy, the new interior minister, vowed to work to improve the image of the police force.

"I have spoken of the need to shrink the role of the state security apparatus, so that it is only focussed on fighting terrorism," the state news agency quoted him as saying.

Essawy had not been associated with State Security in his former role as a senior Interior Ministry official, Sayyid said.

Neither was he seen as part of the inner circle of Habib al-Adli, who held the post for 13 years until Mubarak removed him from his job at the start of the protests against his rule. Adli is on trial, charged with money laundering.

"Essawy is known for fighting corruption," Sayyid said. — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Saudi Arabia detains Shi’ites as clerics ban protests

Posted: 06 Mar 2011 05:17 PM PST

Saudi Shi'ite cleric Tawfiq al-Amir (centre) performs prayers after he was released in Al-Ahsa, March 6, 2011. — Reuters pic

DUBAI, March 7 — Saudi security forces have detained at least 22 minority Shi'ites who protested last week against discrimination, activists said yesterday, as the kingdom tried to keep the wave of Arab unrest outside its borders.

Saudi Shi'ites have staged small demonstrations in the Eastern Province, which holds much of the oil wealth of the world's top crude exporter.

The province is near Bahrain, the scene of protests in recent weeks by majority Shi'ites against their Sunni rulers.

"Twenty-two were arrested on Thursday plus four on Friday," said rights activist Ibrahim al-Mugaiteeb, who heads the independent Saudi-based Human Rights First Society. "This was all in Qatif." He later said one had been freed.

Mugaiteeb said the interior ministry had released Shi'ite cleric Tawfiq al-Amer, arrested last week.

A Shi'ite activist in the province's main town of Qatif, who did not want to be named, also said he knew of 22 arrests. Interior Ministry officials could not be reached for comment.

Protests started in the area of Qatif and neighbouring Awwamiya and spread to the town of Hofuf on Friday. The demands were mainly for the release of prisoners demonstrators say are held without trial.

Saudi Shi'ites complain they struggle to get government jobs and benefits given to other citizens.

The government of Saudi Arabia, an absolute monarchy without an elected parliament that usually does not tolerate public dissent, denies the charges.

Scholars forbid protests

The kingdom's Council of Senior Clerics issued a statement yesterday backing an interior ministry warning on Saturday that said demonstrations violated Islamic law. They also said signing reform petitions "violates what God ordered".

The authorities are used to Shi'ites taking to the streets in their communities but fear protests catching on in major cities such as Riyadh and Jeddah.

"Reform and advice should not be via demonstrations and ways that provoke strife and division, this is what the religious scholars of this country in the past and now have forbidden and warned against," said the statement carried by state media.

Democracy activists say peaceful protests are their right.

"We are really worried by the detentions and harassment that people who take part in protests are facing," a statement by 15 rights activists said yesterday.

"These practices conflict with the right of peaceful association that the kingdom committed to . . . at the UN Human Rights Council."

The activists said wives and other relatives of men detained since a 1996 attack on US military in Khobar were ejected from the office of the local governor, Prince Mohammed bin Fahd, on Saturday when they tried to petition for their release.

"They met first on Wednesday with an official and he promised they would have a meeting with the governor. But when they went, he declined to meet and security guards intervened," the Shi'ite activist said.

The Shi'ite website Rasid said they were verbally abused, as an official told them they were lucky the detainees had not been executed. The women started chanting "freedom, freedom".

The unrest has toppled regimes in Egypt and Tunisia and has spread to Saudi neighbours Yemen, Bahrain, Jordan and Oman.

More than 17,000 people backed a call on Facebook to hold two demonstrations in Saudi Arabia this month, the first one on Friday.

A loose alliance of liberals, moderate Islamists and Shi'ites have petitioned King Abdullah to allow elections in the kingdom.

Last month, Abdullah returned to Riyadh after a three-month medical absence and announced UD$37 billion (RM112 billion) in benefits for citizens in an apparent bid to curb dissent. — Reuters

 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Utusan Online - Luar Negara

sumber :-

Utusan Online - Luar Negara


Lagi pertempuran di Libya

Posted:

Lagi pertempuran di Libya

Lagi pertempuran di Libya

RAS LANOUF, Libya 6 Mac - Helikopter tentera prokerajaan melepaskan tembakan ke arah tentera pemberontak yang bergerak menuju ibu negara ini di sepanjang kawasan pesisir pantai Mediterranean, menyaksikan kedua-dua pihak terlibat dalam beberapa pertempuran tegang.

Pertempuran dilapor berlaku di dua bandar yang terletak sejauh 30 kilometer setiap satu iaitu Ras Lanouf dan Bin Jawad di barat Libya.

Menurut doktor, pertempuran di Bin Jawad mengakibatkan dua maut sementara 30 yang lain dilaporkan cedera.

Pemberita Associated Press di tempat kejadian melaporkan, penyokong pemimpin Libya, Muammar Gaddafi berjaya menawan semula Bin Jawad, kira-kira 160 kilometer di timur Sirte yang juga kubu kuat pemimpin tersebut.

Pemberita turut menyaksikan serangan udara oleh helikopter yang disasarkan ke arah tentera pemberontak serta serangan bertubi-tubi di jalan raya.

Sementara itu di Tripoli, beribu-ribu penyokong Muammar Gaddafi berhimpun di jalan-jalan di Tripoli yang juga kubu kuat pemimpin itu, sambil mengibarkan bendera dan melepaskan tembakan ke udara bagi meraikan kejayaan mereka menawan kembali dua bandar yang sebelum ini dikuasai pemberontak.

Pihak berkuasa Libya berkata, bunyi tembakan senjata berat yang tidak biasa didengar itu bermula kira-kira pukul 5.30 pagi waktu tempatan bagi meraikan kejayaan tentera kerajaan menawan semula pelabuhan minyak Ras Lanouf di tengah Libya dan bandar Misrata di barat negara ini.

Penduduk di kedua-dua bandar itu bagaimanapun memberitahu, kumpulan pembangkang masih mengawal bandar tersebut.

Seramai 2,000 orang berhimpun di jalan-jalan Tripoli hari ini dan beratus-ratus lagi melalui jalan raya berhadapan kem tentera Bab al-Aziziya iaitu tempat Gaddafi tinggal sambil mengibarkan bendera, bersorak dan melepaskan tembakan ke udara.

Bunyi tembakan awal pagi itu kedengaran di Tripoli ketika konflik di Libya semakin meruncing, sekali gus memberi isyarat tentang kemungkinan pertempuran ganas terus berlaku dan berpanjangan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan dan boleh mengheret negara ini ke kancah perang saudara. - AFP

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Gaddafi mahu PBB, AU siasat pergolakan Libya

Posted:

Gaddafi mahu PBB, AU siasat pergolakan Libya

Gaddafi mahu PBB, AU siasat pergolakan Libya


Muammar Gaddafi


PARIS 6 Mac - Pemimpin Libya, Muammar Gaddafi mahu Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) atau Kesatuan Afrika (AU) menjalankan siasatan mengenai kekacauan yang menggegarkan Libya dan berjanji penyiasat akan diberi kebebasan penuh.

Gaddafi dalam wawancara yang disiarkan hari ini membuat tuntutan pertama seumpamanya sejak meletus protes ganas menentang rejim beliau.

Beliau turut memberi amaran kekacauan tersebut boleh mendatangkan bencana bagi Eropah.

"Pertama sekali, saya mahu sebuah suruhanjaya siasatan PBB atau AU datang ke Libya.

"Kami akan membenarkan panel itu menjalankan tugas tanpa halangan," katanya kepada akhbar Perancis, Le Journal du Dimanche.

Beliau memberi sokongan kepada Perancis untuk 'menyelaraskan dan mengetuai' badan siasatan itu.

Sebelum ini anak Gaddafi, Seif al-Islam juga pernah menggesa supaya siasatan dalaman yang bebas dilancarkan mengenai kekacauan itu.

Gaddafi berkata, pemberontakan yang menimbulkan cabaran terbesar terhadap pemerintahannya akan membawa kesan meluas terhadap Eropah, yang telah bergelut untuk menyekat kemasukan pendatang tanpa izin terutamanya dari Afrika Utara dan Asia.

"Beribu-ribu penduduk dari Libya akan membanjiri Eropah dan tidak ada siapa yang akan menghalang mereka," ujar beliau.

Pemimpin veteran itu mengulangi dakwaannya, pemberontakan menentang rejimnya didalangi oleh rangkaian al-Qaeda.

"Kamu menghadapi suatu jihad dari Mediterranean, Osama bin Laden akan berkuasa di Afrika Utara dan Osama akan menunggu di pintu pagar kamu," katanya. - AFP

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Berita Terkini

sumber :-

ANTARA - Berita Terkini


Menkeu Pimpin Patroli BC d Perairan Batam

Posted: 06 Mar 2011 07:08 PM PST

Menteri Keuangan Agus Martowardojo. (ANTARA)

Berita Terkait

Video

Batam (ANTARA News) - Menteri Keuangan Agus Martowardojo meninjau Pelabuhan kargo Batu Ampar Batam, sekaligus memimpin patroli di sekitar perairan pelabuhan, Senin.

"Kita prihatin dengan adanya oknum yang merampas barang yang sudah berhasil ditangkap tapi kita yakinkan ini tidak akan terulang," kata Menkeu usai memimpin patroli menggunakan Kapal Patroli BC-30001.

Ia menyebutkan, pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan instansi penegak hukum lain dalam penanganan tindak melawan hukum.

Menkeu mengapreasiasi langkah BC Batam yang sudah memperbaiki kapal Patroli BC-7004 yang dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Menumpang Kapal Patroli BC-30001, Menkeu mengelilingi perairan sekitar Batam selama 30 menit. Ikut juga dalam patroli itu Kapal Patroli BC-20002.

Pejabat Kemenkeu ikut patroli itu adalah Dirjen Bea Cukai Thomas Sugijata dan Dirjen Pajak Fuad Rachmany, serta Kepala KPU BC Batam, Septia Atma. Setelah patroli, Menkeu melakukan kunjungan ke KPU Batam.

Sebelumnya pada 12/2 sekelompok orang merebut paksa kapal sitaan aparat Bea dan Cukai Batam, KM Muara Jaya serta KM Surya Indah yang diduga memuat minuman beralkohol dari Terminal Kargo Pelabuhan Batu Ampar dan Perairan Tanjung Sengkuang.

"Kami tidak bisa mempertahankan kapal demi keamanan. Kedua kapal dikuasai massa," kata Kepala bidang KPP Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam Suryana.

Sekitar 500 orang menyerbu Kapal Patroli milik BC untuk membebaskan KM Muara Jaya yang ditahan BC. Suryana mengatakan massa datang menumpang tiga truk dan puluhan sepeda motor sambil membawa bom molotov, senjata api, parang serta batu.

Sebanyak 21 orang aparat BC yang mengamankan kapal sitaan akhirnya mundur demi keamanan petugas dan berbagai aset perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar Perairan Batu Ampar.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Rupiah Senin Pagi di Level 8.700

Posted: 06 Mar 2011 07:00 PM PST

RUPIAH MENGUAT. (ANTARA/PRASETYO UTOMO)

Kendati rupiah saat ini mempunyai tren penguatan, hal ini belum dapat dijadikan tolak ukur bahwa ekonomi di Indonesia stabil

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Pergerakkan mata uang rupiah pada Senin pagi bergerak stabil terhadap pergerakkan mata uang dolar AS yang masih berada dalam level Rp8.700.

Kurs mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot antarbank Jakarta pada Senin berada di posisi Rp8.787 atau menguat tipis 3 poin dibanding sebelumnya yang sebesar Rp8.790.

Pengamat pasar uang David Ferdinandus di Jakarta, Senin mengatakan, penguatan mata uang lokal didorong oleh Bank Indonesia untuk membantu mengendalikan inflasi.

"Penguatan Rupiah ini untuk mengendalikan inflasi, makanya BI menjaga rupiah untuk berada tetap di level 8.700," katanya.

Ia menambahkan, tetapnya BI rate di level 6,75 persen memberikan ruang bagi penguatan rupiah sebagai komitmen kuat Bank Indonesia untuk pengendalian inflasi.

Ia melihat penguatan mata uang rupiah sejauh ini belum terlalu mempengaruhi daya saing Indonesia dari sisi nilai tukar, karena pada saat yang sama di beberapa negara kawasan Asia juga mengalami penguatan nilai tukar dan bahkan dengan tingkat yang lebih besar.

"Kendati rupiah saat ini mempunyai tren penguatan, hal ini belum dapat dijadikan tolak ukur bahwa ekonomi di Indonesia stabil," katanya.

Namun, lanjut dia, fundamental ekonomi global yang membaik berdampak terhadap perekonomian Indonesia yang juga akan positif ke depannya didukung jalur ekspor yang akhir-akhir ini meningkat.

"Begitu pula dengan impor yang meningkat karena masih tingginya permintaan dalam negeri," katanya.

David menambahkan, aliran dana asing yang kembali masuk ke dalam negeri (capital inflow) seiring dengan fundamental ekonomi dalam negeri mencerminkan persepsi asing yang positif terhadap pertumbuhan fundamental ekonomi Indonesia.

"Fundamental ekonomi Indonesia pada 2011 diprediksi melebihi pertumbuhan 2010 dapat memberi sentimen positif pada pergerakkan rupiah," kata dia.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Dunia

sumber :-

Berita Harian: Dunia


Penentang mara ke kampung Gaddafi

Posted: 06 Mar 2011 07:03 AM PST

Dunia

PENENTANG  Gaddafi di Ras Lanuf memeriksa peralatan perang sebelum meneruskan kemaraan.

PENENTANG Gaddafi di Ras Lanuf memeriksa peralatan perang sebelum meneruskan kemaraan.

Penyokong pemimpin Libya pula percaya askar kerajaan tawan semula beberapa bandar

RAS LANUF: Pesawat perang Libya melancarkan serangan udara manakala pasukan keselamatan yang setia dengan pemimpin Muammar Gaddafi bertempur sengit dengan pemberontak ketika mereka semakin menghampiri Sirte, kampung halaman pemimpin itu serta turut mara ke ibu negara, Tripoli.

Anggota penentang mula bergerak keluar dari kawasan timur yang dikuasai pemberontak akhir minggu lalu sebelum menghala ke Tripoli.

Di dalam perjalanan, mereka menawan dua bandar pelabuhan minyak utama iaitu Brega dan Ras Lanuf. Tetapi, ia tidak menghalang pemberontak terus menghala ke kawasan barat sekalipun mereka diserang dari udara dan darat. Wartawan agensi berita yang berada di tempat kejadian melaporkan, penyokong setia Gaddafi berjaya menawan semula bandar Bin Jawad, kira-kira 160 kilometer ke timur Sirte yang juga kubu kuat pemimpin itu.

Pemberontakan yang bermula 15 Februari lalu dicetuskan daripada tunjuk perasaan di Tunisia dan Mesir kini semakin menghampiri perang saudara yang mungkin berpanjangan, dengan pemberontak cuba menggulingkan rejim Gaddafi yang sudah berkuasa selama 41 tahun.

Pada masa sama, tentera kerajaan sekali lagi melancarkan serangan balas di bandar barat Tripoli, Brega dan Zawiyah, yang menyaksikan pertempuran jalanan.
Di Tripoli yang mempunyai dua juta penduduk dan dikuasai Gaddafi, penghuninya dikejutkan dengan bunyi tembakan senjata api bertalu-talu sebelum subuh yang berlarutan hingga sekurang-kurangnya dua jam.
Punca tembakan tidak begitu jelas walaupun pihak berkuasa Libya berkata ia bertujuan menyambut kejayaan penyokong Gaddafi merampas semula bandar Ras Lanuf berhampiran dengan bandar Misrata.

Bagaimanapun, wartawan Associated Press (AP) berkata, pemberontak masih menguasai Ras Lanuf, manakala penduduk Misrata turut menegaskan bahawa bandaraya itu kekal di tangan pemberontak.

Menjelang pagi, beribu-ribu penyokong Gaddafi membanjiri dataran utama Tripoli untuk mengadakan perhimpunan, sambil mengibarkan bendera hijau dan melepaskan tembakan ke udara sambil menjulang sepanduk menyokong rejim itu.

Beratus-ratus orang memandu kenderaan di kem tentera Bab al-Aziziya, tempat tinggal Gaddafi sambil mengibarkan bendera dan bersorak gembira.

Kumpulan lelaki bersenjata berpakaian preman yang berdiri di pintu pagar juga melepaskan tembakan. Bagaimanapun, tidak diketahui di mana Gaddafi berada ketika itu. – AP


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Pesawat Israel bom bandar Gaza 4 kali

Posted: 06 Mar 2011 07:02 AM PST

Dunia

Zionis dakwa militan Palestin lancar roket

BANDARAYA GAZA: Pesawat perang Israel melancarkan empat serangan udara terhadap bandar raya Gaza lewat kelmarin, kata saksi dan anggota perkhidmatan keselamatan selepas satu roket dilancarkan dari Semenanjung Gaza dan mengenai kawasan selatan negara Yahudi itu.

"Dalam serangan yang dilakukan, sebuah pesawat F-16 Israel melepaskan peluru berpandu pada satu sasaran di daerah Zeitoun di bandar raya terbabit, tetapi tiada kematian dilaporkan," kata sumber.

Tiga daripada serbuan menyasarkan pangkalan Briged Ezzedine Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas yang mengawal Semenanjung Gaza. Serangan berkenaan menyebabkan kerosakan besar kedua-dua sasaran dan kediaman berjiran. Dua lagi serangan menyasarkan kawasan selatan dan utara kota itu. Satu kenyataan tentera Israel pula hanya mengakui melancarkan tiga serangan udara.

Dua serangan menyasarkan 'sasaran pengganas' di tengah Semenanjung Gaza dalam apa yang dirujuk kepada kawasan militan Hamas.

Manakala serangan yang ketiga adalah ke atas sebuah terowong yang digunakan bagi melakukan serbuan bersenjata di wilayah Israel dengan ia dianggap operasi mengatur semula kedudukan tentera di sepanjang sempadan dengan Semenanjung Gaza, kata kenyataan terbabit.

Tentera Israel berkata, serangan berkenaan berlaku selepas satu roket yang dilancarkan pada Sabtu lalu dari Semenanjung Gaza, memasuki kawasan selatan Israel.
"Pagi ini sebuah roket dibedil dari Gaza jatuh ke sektor barat Negev (padang pasir di selatan Israel) tanpa menyebabkan kecederaan atau kerosakan," kata jurucakap tentera.

Ahad lalu, kereta kebal Israel melepaskan bedilan terhadap sekumpulan militan di bandar raya Gaza membunuh seorang penduduk Palestin selepas serangan roket dan mortar terhadap Israel menyebabkan rejim Zionis bertindak balas. – AFP


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Nasional

sumber :-

KOMPAS.com - Nasional


Ical: Golkar Kenyang akan Kekuasaan

Posted: 06 Mar 2011 02:23 PM PST

ERROR: The requested URL could not be retrieved

While trying to retrieve the URL: http://nasional.kompas.com/read/xml/2011/03/06/22234337/Ical.Golkar.Kenyang.akan.Kekuasaan

The following error was encountered:

  • Unable to forward this request at this time.

This request could not be forwarded to the origin server or to any parent caches. The most likely cause for this error is that:

  • The cache administrator does not allow this cache to make direct connections to origin servers, and
  • All configured parent caches are currently unreachable.

Your cache administrator is boi.


Generated Sun, 06 Mar 2011 21:28:45 GMT by mp-ws-27 (squid/2.6.STABLE6)
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ulil: PKS Bisa "Out"

Posted: 06 Mar 2011 01:11 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Isu perombakan kabinet pasca-pengambilan keputusan atas usulan hak angket pajak semakin santer terdengar. Dikabarkan, dua partai, yakni Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan dikeluarkan dari koalisi karena selalu berseberangan   dengan Partai Demokrat mengenai sikap politik dalam pengambilan keputusan hak angket pajak.

Di antara dua partai tersebut, menurut fungsionaris DPP Demokrat, Ulil Abshar- Abdalla, PKS paling besar kemungkinannya untuk didepak dari koalisi. Sementara  Golkar masih akan menunggu kepastian masuk atau tidaknya PDI-P ke dalam koalisi. "Kalau menurut saya yang urgent itu PKS, setelah itu mencarikan pengganti Golkar," katanya ketika menghadiri Konferensi Pers "Persiapan Rekonsiliasi dan Rekonstruksi Bangsa dan Negara" di Kantor Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK), Jakarta, Minggu (6/3/2011).

Ulil menganggap, kehadiran PKS dalam koalisi dinilai kurang menyokong upaya-upaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menindak permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pemerintahan.

Hal tersebut, menurut dia, dapat mengganggu citra Presiden Yudhoyono membangun pemerintahan yang harusnya pro Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila. Mengenai siapa yang akan menggantikan PKS dalam koalisi, menurut Ulil, peluang tersebut dimiliki oleh Partai Gerindra. "Gerindra kemungkinan besar akan ditampung. Karena jika tidak ada pengganti yang seimbang dengan keluarnya PKS, akan berbahaya," tuturnya.

Sementara itu, nasib Golkar akan tergantung masuk tidaknya PDI-P ke dalam koalisi. Menurut Ulil, saat ini peluang masuk tidaknya PDI-P menggantikan Golkar dalam koalisi adalah 50-50. "Sekarang ini masih 50-50 kalau melihat berapa persen potensi PDI-P masuk ke dalam koalisi. Tapi, kalau PDI-P dapat ditarik ke dalam koalisi, sudah pasti Golkar semua out," ujarnya.

Namun, jika PDI-P tidak masuk ke dalam koalisi, menurut dia, reshuffle akan tetap dijalankan. "Golkar akan tetap di dalam, kemudian PKS out, dan sangat besar kemungkinannya Gerindra akan ditarik ke dalam koalisi," ucapnya.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS