Sindikasi news.okezone.com

sumber :-

Sindikasi news.okezone.com


Baru Ada 1 CCTV, Mulai April Tilang Elektronik Berlaku

Posted: 27 Mar 2011 11:29 PM PDT

JAKARTA - Polda Metro Jaya akan memulai sistem tilang elektronik per awal April 2011. Tilang elektronik diyakini akan mampu meningkatkan penegakan hukum bagi pelanggar lalu lintas.
 
Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Royke Lumowa usai menghadiri upacara pembukaan Operasi Simpatik Jaya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (28/3/2011).
 
"Saya rasa kalau besok diberlakukan sudah bisa, tapi biar sepakat kita mulai awal April saja," kata Royke.
 
Namun saat ini alat berupa Circuit Camera Television (CCTV) yang bisa memfoto plat nomor polisi pelanggar lalu lintas baru ada satu yakni di atas pos polisi Sarinah. Hal ini nampaknya masih menjadi kendala. Royke barharap kedepan pemerintah bisa mengucurkan anggaran untuk memperbanyak CCTV.
 
Dia menargetkan ada 300 sampai 400 CCTV yang tersebar di seluruh jalan Ibukota. "Tapi itu kan masalah anggaran ya. Kalau anggarannya ada tentunya bisa, semakin banyak lokasinya itu semakin baik," tegasnya.
 
Apa manfaat tilang elektronik? "Pertama untuk mengatasi kekurangan personil polisi, karena tidak bisa cover seluruh wilayah, kedua paling tidak mengurangi kontak langsung dengan petugas di lapangan, karena nanti lewat semua online," paparnya.
 
Dia menyadari kesadaran masyarakat untuk berlaku disiplin di jalan masih sangat kecil. Masyarakat kadang masih taat peraturan jika melihat ada polisi. Bagi Royke ini bukan masalah untuk awal masyarakat memang tidak sadar jika di lokasi tertentu sudah dipasang CCTV.
 
"Untuk awal tentu sulit, kalau perlu nanti kita buat tulisan "awas ada kamera pemantau" kalau hanya tertib di situ tidak masalah dari pada tidak tertib semua," katanya.
 

(teb)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Kejati Jabar Akhirnya Tahan Bupati Subang

Posted: 27 Mar 2011 11:28 PM PDT

BANDUNG- Bupati Subang Eep Hidayat akhirnya takluk kepada putusan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. Kepala Kejati Jawa Barat (Jabar) Sugiyanto menegaskan, hari ini Eep resmi ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebon Waru.

"Ini penyerahan tahap dua dari penyidik ke penuntut umum (artinya) ditahan. Sebentar lagi (Eep) akan ke Rutan Kebon Waru," terang Sugiyanto, Bandung, Jawa Barat, Senin (28/3/2011).

Menurutnya, hari ini tersangka Eep telah datang dengan tim pengacara tanpa pengerahan massa. "Dan inilah yang kita harapkan sesuai komitmennya," katanya.

Eep ditahan terkait upah pungut 2005 lalu. Seharusnya upah pungut digunakan untuk pembangunan daerah, tapi oleh Eep malah dibagi-bagikan dengan dasar SK Bupati. Akibatnya, negara diduga dirugikan sekira Rp11 hingga 12 miliar.

"Mestinya upah pungut masuk dulu ke APBD dibagi untuk peruntukkan pemungutan pajak itu. Ini kan tidak ada, kerugian negara berdasarkan SK Bupati yang menyalahi kewenangan itu," paparnya.

Dia membantah bahwa ada intimidasi Kejati terhadap Eep. Menurutnya, proses hukum Eep diawali dengan pemanggilan selama tiga kali. Namun selama itu Eep kurang kooperstif malah mengerahkan massa untuk menekan Kejati.

"Jika telah tiga kali pemanggilan, kita layangkan surat penangkapan. Jadi ada dua pilihan, mau ditangkap atau datang baik-baik," jelasnya.

Eep juga menyatakan siap atas proses hukum. Bahkan dia mengaku salah telah mengerahkan massa. "Eep sudah menyatakan siap, akan ikuti proses hukum. Dia menyatakan maaf atas pengerahan massa," Sugianto.

Sementara Eep, mengaku menyesal atas kelakuan pengerahan massanya. "Hari ini saya datang untuk laksanakan proses hukum dengan baik. Kalau selama ini saya dianggap tidak kooperatif, saya mohon maaf ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat," kata Eep saat memasuki mobil tahanan yang akan membawanya ke Rutan Kebon Waru.
(kem)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Tiga Oknum Polisi Terlibat Penculikan Mahasiswa

Posted: 27 Mar 2011 11:11 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Polisi menemukan keterlibatan tiga oknum anggota polisi dalam insiden penculikan seorang mahasiswa. Menurut Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Mahbub, penculikan itu terjadi di Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (26/3) malam. "Sekarang tersangka sudah ditahan di Polsek Penjaringan," katanya di balai Wartawan Polda Metro Jaya.

Oknum polisi yang diringkus adalah anggota Polres Jakarta Timur, AKBP SLR, anggota Brimob, Ajun Brigadir BDS, dan anggota Polsek Pademangan, Bripka S. Tiga orang sipil juga ditengarai terlibat. Mahbub menyebut mereka masing-masing berinsial, JMN, MZ dan MH.

Mereka menculik William Panjaya (20 tahun). Ia tercatat sebagai mahasiwa Universitas Bunda Mulia.

Kejadian itu bermula ketika korban berkunjung ke rumah temannya bernama Peter (22) di sebuah rumah Blok ES 28, Muara Karang, Pluit. Pada pukul 18.00 enam orang penculik datang ke rumah tersebut.

Menurut Mahbub pelaku berpura-pura menuduh korban menggunakan narkoba. Mereka pun membawa Peter dan William ke Nisan B 7124 KI berwarna abu metalik. Namun, akhirnya Peter dilepaskan.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Terancam Dipecat, 3 Polisi Polda Metro Pelaku Penculikan

Posted: 27 Mar 2011 11:07 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tiga anggota Kepolisian Daerah Metropolitan, Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), terancam dikenakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Mereka diduga terlibat dalam penculikan seorang mahasiswa Universitas Budi Mulya (UBM), Liliam Tanjaya dan Peter.

"Ancamannya dipecat, namun kita menunggu proses sidang pidana umum, kemudian menjalani sidang kode etik," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar, melalui Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Mahbub, di Jakarta, Senin.

Ketiga oknum polisi itu, yakni Ajun Komisaris Polisi SLR dari Polres Metro Jakarta Timur, Abrip BDS (Satuan Brimob Polda Metro Jaya) dan Bripka S (Polsek Pademangan).

Mahbub mengatakan, ketiga anggota kepolisian itu, diduga terlibat kasus penculikan Liliam bersama tiga pelaku lainnya, berinisial JMN, MZ dan MH di rumah Peter.

Kejadian berawal saat para pelaku mendatangi rumah Peter dalam aksi penggerebekan narkoba di kawasan Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (26/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku langsung menginterograsi Peter dan Liliam dengan tuduhan mengantongi narkoba.

Kemudian pelaku membawa Liliam dengan menggunakan mobil, sedangkan Peter dilepaskan kembali. Pelaku sempat mengajak Liliam berkeliling menggunakan mobil dan menghubungi orang tua korban meminta tebusan Rp5 juta.

"Orangtua korban sempat mentransfer uang Rp1,5 juta kepada rekening pelaku," ujar Mahbub. Selanjutnya, orang tua Liliam melaporkan dugaan penculikan terhadap anaknya kepada Polsek Metro Penjaringan.

Petugas Polsek Metro Penjaringan menangkap keenam tersangka penculikan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Minggu (27/3) sekitar 23.00 WIB.

Polisi membekuk sindikat penculikan itu, saat bertransaksi dengan orangtua korban di depan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kawasan Benhil.

Mahbub menyebutkan keenam tersangka dijerat Pasal 328 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penculikan dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Republika Online

sumber :-

Republika Online


Tiga Oknum Polisi Terlibat Penculikan Mahasiswa

Posted: 27 Mar 2011 11:11 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, SEMANGGI -- Polisi menemukan keterlibatan tiga oknum anggota polisi dalam insiden penculikan seorang mahasiswa. Menurut Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Mahbub, penculikan itu terjadi di Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (26/3) malam. "Sekarang tersangka sudah ditahan di Polsek Penjaringan," katanya di balai Wartawan Polda Metro Jaya.

Oknum polisi yang diringkus adalah anggota Polres Jakarta Timur, AKBP SLR, anggota Brimob, Ajun Brigadir BDS, dan anggota Polsek Pademangan, Bripka S. Tiga orang sipil juga ditengarai terlibat. Mahbub menyebut mereka masing-masing berinsial, JMN, MZ dan MH.

Mereka menculik William Panjaya (20 tahun). Ia tercatat sebagai mahasiwa Universitas Bunda Mulia.

Kejadian itu bermula ketika korban berkunjung ke rumah temannya bernama Peter (22) di sebuah rumah Blok ES 28, Muara Karang, Pluit. Pada pukul 18.00 enam orang penculik datang ke rumah tersebut.

Menurut Mahbub pelaku berpura-pura menuduh korban menggunakan narkoba. Mereka pun membawa Peter dan William ke Nisan B 7124 KI berwarna abu metalik. Namun, akhirnya Peter dilepaskan.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Terancam Dipecat, 3 Polisi Polda Metro Pelaku Penculikan

Posted: 27 Mar 2011 11:07 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Tiga anggota Kepolisian Daerah Metropolitan, Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), terancam dikenakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Mereka diduga terlibat dalam penculikan seorang mahasiswa Universitas Budi Mulya (UBM), Liliam Tanjaya dan Peter.

"Ancamannya dipecat, namun kita menunggu proses sidang pidana umum, kemudian menjalani sidang kode etik," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar, melalui Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Mahbub, di Jakarta, Senin.

Ketiga oknum polisi itu, yakni Ajun Komisaris Polisi SLR dari Polres Metro Jakarta Timur, Abrip BDS (Satuan Brimob Polda Metro Jaya) dan Bripka S (Polsek Pademangan).

Mahbub mengatakan, ketiga anggota kepolisian itu, diduga terlibat kasus penculikan Liliam bersama tiga pelaku lainnya, berinisial JMN, MZ dan MH di rumah Peter.

Kejadian berawal saat para pelaku mendatangi rumah Peter dalam aksi penggerebekan narkoba di kawasan Muara Karang, Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (26/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Pelaku langsung menginterograsi Peter dan Liliam dengan tuduhan mengantongi narkoba.

Kemudian pelaku membawa Liliam dengan menggunakan mobil, sedangkan Peter dilepaskan kembali. Pelaku sempat mengajak Liliam berkeliling menggunakan mobil dan menghubungi orang tua korban meminta tebusan Rp5 juta.

"Orangtua korban sempat mentransfer uang Rp1,5 juta kepada rekening pelaku," ujar Mahbub. Selanjutnya, orang tua Liliam melaporkan dugaan penculikan terhadap anaknya kepada Polsek Metro Penjaringan.

Petugas Polsek Metro Penjaringan menangkap keenam tersangka penculikan di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Minggu (27/3) sekitar 23.00 WIB.

Polisi membekuk sindikat penculikan itu, saat bertransaksi dengan orangtua korban di depan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) kawasan Benhil.

Mahbub menyebutkan keenam tersangka dijerat Pasal 328 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penculikan dengan ancaman 12 tahun penjara dan Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Mancanegara

sumber :-

ANTARA - Mancanegara


NATO Ambil Alih Komando Operasi Militer di Libya

Posted: 27 Mar 2011 08:52 PM PDT

Moskow (ANTARA News) - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengambil alih komando operasi militer di Libya dari tentara koalisi, menurut laporan sejumlah media dunia.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa memberlakukan wilayah larangan terbang terhadap Libya pada 17 Maret, bersamaan dengan perintah "melakukan hal yang diperlukan" guna melindungi warga sipil dari serangan pasukan Muammar Gaddafi di sejumlah kota yang dikuasai pemberontak.

Menurut RIA Novosti dalam laporannya, 28 utusan negara anggota NATO bertemu pada Minggu untuk menentukan strategi militer terhadap Libya.

Amerika Serikat mengalihkan komando pengawasan wilayah larangan terbang terhadap Libya kepada NATO, sementara pasukan koalisi akan tetap melanjutkan upaya perlindungan terhadap warga sipil dari serangan pasukan Gaddafi.

Operasi militer di Libya, yang diberi nama sandi "Pengembaraan Fajar", sejauh ini telah melibatkan 13 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris dan Prancis.

Negara anggota NATO pada Kamis memutuskan untuk memikul tanggung jawab penegakan wilayah larangan terbang di Libya, namun tidak menyepakati untuk menanggung komando penuh terhadap seluruh operasi militer di negara tersebut.

Sementara itu, para pemimpin dari 27 negara anggota Uni Eropa pada Kamis mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan kesiapan Uni Eropa untuk membantu pembangunan Libya, yang bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa Bangsa, Liga Arab, Uni Afrika, dan sejumlah pihak lainnya.

(KR-PPT/H-AK)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Rakyat Tripoli Makin Sengsara

Posted: 27 Mar 2011 06:46 PM PDT

Seorang warga Libya membawa poster Muammar Gaddafi di sebuah fasilitas angkatan laut yang rusak akibat serangan udara koalisi di bagian timur Tripoli, Selasa (22/3). (FOTO ANTARA/REUTERS/Zohra Bensemra)

Situasi bertambah buruk dan parah. Saya orang yang sederhana. Saya tak tahu mengapa

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Di luar gedung kokoh yang tak mudah ditembus di kompleks Muamar Gadafi, kekurangan bahan bakar dan antrian tanpa ujung menambah suram keadaan di kota yang sudah berpekan-pekan dirongrong konflik.

Pasukan pemberontak bergerak maju dengan cepat ke arah kubu terbesar Gaddafi, dan rakyat biasa di ibukota Libya, Tripoli, tak peduli apa pun pandangan politik mereka, khawatir terhadap apa yang bakal terjadi.

Warga Tripoli hidup di tengah dentuman suara ledakan dan tembakan senjata antipesawat saat serangan udara Barat berlanjut, dan kenyataan baru telah membuat sebagian warga berani menyampaikan kekecewaan mereka secara terbuka.

"Situasi bertambah buruk dan parah. Saya orang yang sederhana. Saya tak tahu mengapa," kata Radwan, pria yang berusia 40-an tahun, saat ia mengantri untuk membeli bahan bakar di satu stasiun pompa bensin di Tripoli tengah.

Di satu stasiun pengisian bahan bakar di Tripoli, ratusan kendaraan membentuk antrian lebih dari satu kilometer pada Ahad (27/3). Pengendara yang sudah kelelahan menunggu selama berjam-jam untuk mengisi tangki kendaraan mereka.

Satu tanda sementara di stasiun pompa bensin lain bertuliskan, "Tak ada bensin hari ini. Cuma Tuhan yang tahu kapan (ada lagi)."

Kebanyakan orang menunggu dengan sabar, sementara mesin kendaraan mereka dimatikan. Sebagian duduk di bawah bayang-bayang pohon besar, sambil merokok. Satu mobil kehabisan bahan bakar di tengah jalan raya pantai, dan sekelompok pejalan kaki membantu pengemudi mendorong kendaraan itu.

Pemandangan serupa di beberapa bagian lain Tripoli dan kota kecil yang berdekatan. Jaringan pasokan kebutuhan pokok telah terganggu oleh berpekan-pekan pertempuran Arus pengungsi ke luar Libya hampir berarti bahwa toko roti tak memiliki tenaga kerja untuk membuat cukup banyak roti.

Libya adalah salah satu pengekspor minyak OPEC dan memiliki pengolahan atau pengilangan sendiri, tapi sektor itu telah sangat terganggu oleh konflik. Banyak prasarana kilang minyaknya telah rusak, dan produksi minyak telah merosot tajam.

Stasiun TV negara telah menjamin rakyat bahwa cadangan bahan bakar mencukupi, tapi seorang pejabat bidang energi mengakui kepada Reuters pekan lalu bahwa Libya perlu mengimpor lebih banyak pasokan untuk mengatasi kekurangan tersebut.

Pasukan pemberontak, yang berusaha menggulingkan Gaddafi dan berbesar hati oleh serangan udara Barat, telah mendesak dengan cepat ke arah Libya barat dalam beberapa hari belakangan. Mereka merebut kembali wilayah yang ditinggalkan oleh militer Gaddafi.

Kemarahan
Tripoli, yang berada di pantai Laut Tengah dan tempat tinggal sebanyak dua juta orang, adalah kota yang dibentengi paling kuat di Libya. Di sana ketidakpuasan tak ditoleransi oleh anggota milisi Gaddafi yang ditakuti.

Meskipun begitu, sebagian warganya sangat jelas kelihatan marah ketika didekati oleh wartawan pada Ahad (27/3).

"Stasiun televisi menyatakan Inggris dan Prancis ingin membawa pergi minyak kami, tapi saya berdiri di sini, saya tak bisa membeli bahan bakar buat mobil saya," kata seorang pria yang antri untuk membeli bensin.

"Mana minyak itu? Minyak apa yang mereka bicarakan?" ia mempertanyakan, sebagaimana dilaporkan wartawan Reuters, Maria Golovnina, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Senin.

Seorang pria lain, Sufiyah, sambil menggosok matanya yang berwarna merah setelah tidak tidur semalaman untuk antri di satu stasiun pompa bensin, menambahkan, "Saya telah menunggu sejak pukul 4 pagi. Tidak ada bensin. Saya sangat capek. Dan ya, saya marah. Banyak orang juga marah."

Kerusuhan juga telah mengganggu pasokan pangan di negara gurun tersebut, yang bergantung atas impor guna menutupi kebutuhan pangan rakyatnya.

Seorang perempuan, Fatima, yang berbaris untuk menerima jatah roti di satu permukiman, mengatakan sangat sulit untuk membeli minyak goreng, gula dan produk olahan lain. Fatima berusia 20-an tahun.

"Sebelum ini, keadaan normal tapi sekarang terjadi kekurangan. Itu dimulai dengan krisis satu bulan lalu, dan akan terus bertambah parah," kata Fatima. Ia mengatakan, menurut dia, harga bahan makanan penting seperti beras dan tepung telah melonjak setidaknya tiga kali lipat.

Ia menyatakan ia cuma diperkenankan membeli satu tas roti buat keluarganya setiap kali ia datang. Toko di Tripoli tampaknya memiliki simpanan yang mencukupi tapi banyak toko sudah tutup.

Harga roti sendiri telah sedikit berubah, kata orang. Kekurangan roti terutama terjadi karena terjadi pengungsian besar-besaran pekerja pendatang.

"Sebelumnya, roti berlimpah, sekarang tak ada. Kami tak punya pekerja sekarang, jadi sulit untuk membuat cukup banyak roti," kata Adil Mohammed Ali, pria muda yang bekerja di pabrik roti.

Ali Salim, pengemudi taksi yang masih muda, mengatakan ia tidak tahu apa yang mesti dharapkan tapi menuduh negara asing sebagai penyebab semua kesulitan itu.

"Saya telah menunggu selama empat jam. Saya harus melakukan ini setiap hari. Saya pengemudi taksi," katanya. "Tak seorang pun mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Besok itu semua dapat berubah. Itu semua disebabkan oleh negara asing yang ikut campur."
(C003/A011)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Internasional

sumber :-

KOMPAS.com - Internasional


Parlemen Rusia Dilarang Pakai Rok Mini

Posted: 28 Mar 2011 03:01 AM PDT

Parlemen Rusia Dilarang Pakai Rok Mini

Penulis: Egidius Patnistik | Editor: Egidius Patnistik

Senin, 28 Maret 2011 | 10:01 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Anggota parlemen Rusia dan para pembantu mereka sebentar lagi harus mengikuti kode etik yang baru yang melarang pemakaian rok mini dan perilaku tidak bijak yang dapat merusak citra parlemen, kata sebuah laporan, Jumat (25/3/2011).

Kode etik itu akan berlaku bagi semua orang yang bekerja di State Duma, parlemen tingkat rendah Rusia, termasuk deputi dan staf mereka, kata harian Moskovsky Komsomolets sebagaimana dikutip The Telegraph, akhir pekan lalu. Kode Etik tersebut merekomendasikan pakaian bergaya bisnis yang formal atau pakaian tradisional. Moskovsky menyindir bahwa kode etik baru itu bisa berarti berakhirnya era rok mini dan blus berpotongan rendah bagi banyak asisten anggota parlemen.

Ketika berbicara kepada satu sama lain, para anggota parlemen yang terhormat itu dituntut untuk menahan diri dari semua "kekasaran" dan "arogansi". Pedoman perilaku itu disusun atas perintah komite antikorupsi presiden. Duma banyak dikecam karena perilaku buruk anggotanya, seperti sering debat kusir dengan suara bising atau malah berkelahi dalam ruang sidang.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Pengungsi Libya "Serbu" Italia

Posted: 28 Mar 2011 01:23 AM PDT

[unable to retrieve full-text content]Perahu yang memuat 350 pengungsi, sebagian di antaranya anak-anak dan wanita, dari Libya tiba di Italia, Sabtu 26/3.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPASentertainment

sumber :-

KOMPASentertainment


Clubbing at X2

Posted: 28 Mar 2011 03:05 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Rabu (30/3) X2 (Plaza Senayan) akan mengadakan acara clubbing bertema Fire Night pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti: * Reynald * Gerry * Arthur * Cello * Yy * Joy * Rowland

Have fun, clubbers...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Indah Dewi Pertiwi Berguru kepada Koreografernya Beyonce

Posted: 28 Mar 2011 02:10 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com -- Menjadi seorang penyanyi mengantarkan Indah Dewi Pertiwi (20) melanglang buana ke sejumlah negara. Dua hal yang berkesan adalah kunjungannya ke Taiwan dan New York beberapa waktu lalu.

"Aku senang. Menjadi penyanyi membuat aku berkesempatan pergi ke negara lain. Waktu ke Taiwan, aku nyanyi di acara yang dihadiri para TKI (tenaga kerja Indonesia) yang kerja di sana," ungkap pelantun lagu "Gejolak Cinta" dan "Baru Aku Tahu Cinta Itu Apa", pekan lalu di Jakarta.

Di New York, Indah berguru pada koreografer Luam Keflezgy yang menangani penyanyi seperti Beyonce, Kanye West, Shontelle, dan Rihanna. Kunjungannya itu terkait rencana pembuatan klip video single kelimanya, "Gerakkan Badanmu", yang akan diluncurkan setelah Lebaran nanti.

"Di sana aku latihan dalam tujuh kali pertemuan dengan Luam. Aku juga mendapat banyak pelajaran, salah satunya soal disiplin waktu. Di sana semua serba keras," katanya.

Tentang pengalamannya itu, gadis asal Bogor, Jawa Barat, ini, mengaku senang sekaligus bangga bisa menimba ilmu dari Luam.

"Apalagi, aku bukan penari. Bisa belajar koreografi dari profesional seperti dia (Luam) jelas senang sekali," tutur Indah yang sedang sibuk mempromosikan single keempatnya, "Hipnotis" dari album Hipnotis. (DOE/BEE)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

ANTARA - Berita Terkini

sumber :-

ANTARA - Berita Terkini


Hati-hati! di Mesuji banyak Motor Tanpa Lampu

Posted: 27 Mar 2011 07:18 PM PDT

Senin, 28 Maret 2011 09:18 WIB | Dilihat 66 Kali

ilustrasi sepeda motor (ANTARA/Lucky.R)

Palembang (ANTARA News) - Berkendara di jalan lintas timur di Sumatera Selatan perlu ekstra waspada. Banyak pengendara sepeda motor melaju tanpa menggunakan lampu pada malam hari.

Pantauan ANTARA hingga Senin, di sepanjang jalan lintas timur Sumatera dari perbatasan wilayah Provinsi Lampung di kawasan Mesuji, Kabupaten Tulangbawang hingga menuju Kota Palembang sepanjang 200-an kilometer (km), kerap ditemui pengguna sepeda motor pada malam hari tanpa menggunakan lampu.

Menurut sejumlah pengemudi bus umum dan angkutan antar jemput penumpang Sumsel-Lampung, keberadaan pengguna sepeda motor tanpa menggunakan lampu di jalan itu sering mereka jumpai pada malam hari.

"Kita bisa kaget dibuatnya, tiba-tiba ada sepeda motor di belakang atau depan tanpa ketahuan karena mereka tidak menggunakan lampu," kata Andri, salah satu sopir angkutan umum antar provinsi itu.

Dia mengaku, beberapa kali nyaris mengalami kecelakaan akibat adanya pengguna sepeda motor tanpa lampu itu pula.

Salah satu sopir travel antar provinsi mengeluhkan keberadaan pengguna sepeda motor yang cenderung ugal-ugalan pada siang hari tanpa dilengkapi plat kendaraan, dan di malam hari banyak sepeda motor beroperasi dan berkeliaran tanpa menggunakan lampu.

Dia menyatakan, beberapa kali terjadi kecelakaan lalu lintas akibat adanya pengguna sepeda motor tanpa menggunakan lampu, sehingga menimbulkan tabrakan dengan sepeda motor lain atau mobil.

Beberapa sopir kendaraan yang biasa melewati jalan itu membenarkan berkali-kali nyaris mengalami celaka akibat ulah pengguna sepeda motor tanpa lampu pada malam hari.

Mereka menyebutkan, pengguna sepeda motor tanpa menggunakan lampu pada malam hari itu banyak berkeliaran di wilayah Mesuji, Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel, hingga ke kawasan jalan di Tanjungraja, Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, dan bahkan di wilayah Kota Palembang.
(B014/K005)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Paralayang Indonesia Berjaya di Serbia

Posted: 27 Mar 2011 06:53 PM PDT

penyerahan medali untuk juara kategori Putri (kiri-kanan) Ifa Kurniawati (Juara 2), Milawati Sirin (Juara 1), dan Lis Andriana (Juara 3). (FASI-paralayang)

Hasil sapu bersih yang dicapai oleh tim Indonesia ini, dilakukan dengan persiapan yang matang, yaitu dengan melakukan pemusatan latihan dengan instruktur dari Slovenia

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) – Atlit Paralayang Putri Indonesia berhasil menyapu bersih juara pertama, kedua, dan ketiga pada Kejuaraan Dunia Paralayang Kategori Ketepatan Mendarat (Paragliding Accuracy World Cup - PGAWC) yang dilaksanakan di Vrsac, Serbia, dari tanggal 25 hingga 27 Maret 2011.

Siaran pers FASI-Paralayang yang diterima ANTARA News menyebutkan, tim Indonesia yang terbagi menjadi dua tim, juga berhasil merebut juara satu (Tim Rajawali) dan juara tiga (Tim Garuda)  untuk kategori beregu secara umum.

Peringkat pertama atlit putri untuk kejuaraan dunia ini adalah Milawati Sirin (nilai 106), Ifa Kurniawati (nilai 616), dan Lis Andriana (nilai 730).

Hasil untuk beregu, Indonesia berhasil menempatkan tim Rajawali pada peringkat pertama dunia, serta tim Garuda pada peringkat ketiga dunia. Tim Rajawali terdiri atas Johny Effendi, Nanang Sunarya, Effendi Nor Ichsan, dan Hening Paradigma. Sedangkan untuk tim Garuda terdiri atas Thomas Widyananto, Wahyu Yudha, Dede Misbah, dan Dede Supratman. Peringkat kedua direbut oleh tim dari Bulgaria.

Juara pertama individual putra diduduki oleh dua orang, yaitu Jaka Gorenc (Slovenia), dan Tomas Lednik (Czech), yang memperoleh nilai sama, yaitu 9. Sedangkan juara ketiga direbut oleh Metodi Metodiev (Bulgaria).

Kejuaraan Dunia Paralayang Kategori Ketepatan Mendarat ini diikuti oleh 104 peserta, yang terdiri dari 14 negara, yaitu Slovenia, Czech Republic, Bulgaria, Hungaria, Indonesia, Romania, Serbia, Lithuania, Montenegro, Macedonia, Slovakia, Slovenia, Croatia, dan Inggris.

Peserta kejuaraan dunia kali ini mencatatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah kejuaraan dunia paralayang selama ini, yaitu 85 atlit putra, dan 19 atlit putri.

"Hasil sapu bersih yang dicapai oleh tim Indonesia ini, dilakukan dengan persiapan yang matang, yaitu dengan melakukan pemusatan latihan dengan instruktur dari Slovenia", ujar Gendon Subandono, Manajer Tim Indonesia.

Tim Indonesia yang diberangkatkan pada kejuaraan dunia ini adalah tim pelatnas SEA Games 2011, yang terdiri dari 18 atlit putra, 8 atlit putri, dan 4 orang tim official.

Kontingen  Indonesia merupakan atlit yang sedang mengikuti proses seleksi tim nasional paralayang Indonesia untuk SEA Games 2011, yang nantinya diharapkan dapat mengulang sukses paralayang Indonesia seperti pada Asean Beach Games I / 2008, yang memberi kontribusi 7 emas dari 23 emas total raihan kontingen Indonesia.
(A038/A038/BRT)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

The Malaysian Insider :: World

sumber :-

The Malaysian Insider :: World


Aided by air strikes Libya’s rebels push west

Posted: 27 Mar 2011 06:19 PM PDT

A rebel fighter walks amid debris at Brega, after forces loyal to Muammar Gaddafi fled westward following coalition air strikes in eastern Libya, March 27, 2011. — Reuters pic

BIN JAWAD, Libya, March 28 — Libya's ramshackle rebel army have pushed west to retake a series of towns from the forces of Muammar Gaddafi as they pulled back under pressure from Western air strikes.

Emboldened by the help of the air strikes, the rebels have rapidly reversed military losses in their five-week insurgency and regained control of all the main oil terminals in eastern Libya, as far as the town of Bin Jawad.

Rebels said today they now had their sights on the coastal town of Sirte, Gaddafi's hometown and an important military base about 150km further along the coast. A Reuters reporter in Sirte heard four blasts last night. It was unclear if they were in the town or its outskirts.

The reporter also saw a convoy of 20 military vehicles including truck-mounted anti-aircraft guns leaving Sirte and moving westwards towards Tripoli, along with dozens of civilian cars carrying families and stuffed with personal belongings.

"We want to go to Sirte today. I don't know if it will happen," said 25-year-old rebel fighter Marjai Agouri as he waited with 100 others outside Bin Jawad with three multiple rocket launchers, six anti-aircraft guns and around a dozen pickup trucks mounted with machineguns.

The advance along Libya's Mediterranean coast by a poorly armed and uncoordinated force of volunteer rebels suggested that Western strikes under a UN no-fly zone were shifting the battlefield dynamics dramatically, in the east at least.

The rebels are now back in control of the main oil terminals in the east — Es Sider, Ras Lanuf, Brega, Zueitina and Tobruk — while Gaddafi appears to be retrenching in the west.

MISRATA FIGHTING

Nearer the capital, Gaddafi's forces fought rebels in the centre of Misrata, Libya's third city, to try to consolidate his grip on western Libya. Misrata is the only western city still in rebel hands and has been sealed off for weeks.

A resident called Saadoun told Reuters by phone that at least eight people were killed and 24 wounded when Gaddafi's forces fired mortar shells while attacking Misrata from the west in a day of fighting.

Pro-Gaddafi snipers were also pinning down rebel forces but late on Sunday night the fighting died down.

A rebel called Mohammed told Reuters by phone that pro-Gaddafi forces controlled "only one small area, a couple of streets" in the western part of the city.

Residents told Reuters they were having to use wells to get water and that medicines were in short supply.

At least six blasts resonated in Tripoli last night, followed by long bursts of anti-aircraft fire by Libyan forces. Libyan television said there had been air strikes on the "civilian and military areas" in the capital.

Libyan state TV broadcast what it said was live footage of Gaddafi in a car in his Tripoli compound where hundreds of supporters waved green flags and chanted slogans. Gaddafi could not be seen in the white car but the TV said he was in it.

Yesterday, Nato agreed to take full command of military operations in Libya after a week of heated negotiations, officials said, as Washington seeks to scale back its role in another Muslim country after operations in Iraq and Afghanistan.

US Defence Secretary Robert Gates said Western air strikes had "eliminated" Gaddafi's ability to move his heavy weapons.

Gates also raised the possibility that Gaddafi's government could splinter and said an international conference in London on Tuesday would discuss political strategies to help bring an end to Gaddafi's 41-year rule.

Libya accused Nato of "terrorising" and killing its people as part of a global plot to humiliate and weaken the North African country.

The government says Western-led air attacks have killed more than 100 civilians, a charge denied by the coalition which says it is protecting civilians from Gadaffi's forces and targeting only military sites to enforce the no-fly zone.

"The terror people live in, the fear, the tension is everywhere. And these are civilians who are being terrorised every day," said Mussa Ibrahim, a Libyan government spokesman.

"We believe the unnecessary continuation of the air strikes is a plan to put the Libyan government in a weak negotiating position. Nato is prepared to kill people, destroy army training camps and army checkpoints and other locations."

Ibrahim acknowledged that rebel forces in the east were advancing westwards but declined to give any details on the retreat of government troops.

He said three Libyan civilian sailors were killed in a coalition air strike on a fishing harbour in the city of Sirte on Saturday. — Reuters  

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nigeria president appeals to Muslim leaders before vote

Posted: 27 Mar 2011 04:58 PM PDT

Nigeria's president Goodluck Jonathan addresses delegates next to vice-president Namadi Sambo (right) during the primaries of the ruling People's Democratic Party in the federal capital Abuja January 13, 2011. — Reuters pic

KADUNA, Nigeria, March 28 — Nigerian President Goodluck Jonathan appealed to Muslim leaders yesterday to help ensure that elections next month, which risk stoking regional rivalries, pass off peacefully.

Africa's most populous nation holds presidential, parliamentary and state governorship elections spread over three weeks in April, all of which are set to be fiercely contested.

Jonathan met with the Sultan of Sokoto, one of Nigeria's most influential Islamic leaders, and other senior figures from the Supreme Council for Islamic Affairs and Muslim umbrella organisation Jamatul Nasir Islam in the northern city of Kaduna.

Nigeria is home to the largest Muslim community in sub-Saharan Africa, accounting for roughly half of the country's 150 million people, as well as to more than 200 ethnicities, most of whom generally live peacefully side by side.

But ethnic and religious rivalries bubble under the surface and the candidacy of Jonathan, a Christian from the southern Niger Delta, has fuelled resentment from some in the north who believe the next president should be a northern Muslim.

Jonathan is running for what would have been the second term of late President Umaru Yar'Adua, a northerner who died last year leaving Jonathan to inherit the country's highest office.

His main rival in the presidential race is former military ruler Muhammadu Buhari, a northerner whose reputation as a devout Muslim and a disciplinarian means he has strong grassroots support in large parts of the north.

"Some members of the political class may be very desperate to win the elections by all means," Jonathan said after the meeting, also attended by the Emir of Kano and Shehu of Borno, the leaders of Nigeria's other two main Muslim dynasties.

"They will create a lot of problems and the only people who can counsel us are religious leaders and our traditional rulers ... I am requesting for you to continue to impress on all Nigerians the need for peaceful coexistence," Jonathan said.

Some diplomats and political analysts fear protests in parts of the north if, as widely expected, Jonathan wins the April 9 presidential election, particularly if the polls are deemed to have been anything other than free or fair.

Nigeria also holds parliamentary elections a week before the presidential vote and governorship elections in its 36 states a week later.

VIOLENCE A CONCERN

The Sultan of Sokoto, Muhammad Sa'adu Abubakar, commended Jonathan for reaching out to Muslim and traditional leaders and said he was "on the right path." But he also voiced concern about violence around the country as the elections approach.

More than 200 people have died in sectarian clashes since late December around Jos in the Middle Belt, which lies between the Muslim north and largely Christian south.

Although not all of violence is directly election-related, the tensions are rooted in rivalry over political and economic power and have been exacerbated in the run-up to the polls.

Buhari's team accused the police of killing four supporters during a rally in Jos last week, while the security forces found bomb-making equipment at a house in the city.

There has also been a spate of political killings in Maiduguri, the capital of Borno state in the northeast, which have been blamed on radical Islamist sect Boko Haram, although many analysts believe the group's name is being used as a front.

Gunmen shot dead a youth leader from the opposition All Nigeria People's Party on Sunday, the latest killing blamed on the sect. The party's candidate in forthcoming governorship elections was gunned down in January.

There has also been unrest in the oil-producing Niger Delta.

Local reports said four people were killed in rioting between supporters of the ruling People's Democratic Party (PDP) and the opposition Action Congress of Nigeria (ACN) in the southeastern state of Akwa Ibom last week. Jonathan said on Sunday 500 vehicles and a school had been burned in the unrest.

The ACN's candidate for the Akwa Ibom governorship, James Akpanudoedehe, was charged with treason on Friday for alleged involvement in the violence. The ACN accused the government of "intimidation" and called for his release.

Three people were killed by an explosive device thrown from a car at a PDP rally in Suleja, just outside Abuja, on March 3, three months after a car bomb exploded in the capital. — Reuters 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Berita Harian: Dunia

sumber :-

Berita Harian: Dunia


Paras radiasi naik mendadak

Posted: 27 Mar 2011 12:30 PM PDT

Dunia

Peningkatan 10 juta kali lebih tinggi berbanding paras biasa

TOKYO: Pegawai di Jepun semalam melaporkan peningkatan besar mendadak kadar radiasi iaitu 10 juta kali lebih tinggi berbanding paras biasa dalam air di salah satu reaktor di loji nuklear di Fukushima Daiichi yang bocor selepas dilanda gempa bumi dan tsunami 11 Mac lalu.

Jurucakap pengendali loji Tokyo Electric Power Co (TEPCO), Takashi Kurita berkata, udara di loji itu diukur pada kadar, 1,000 milisievert sejam, empat kali ganda paras 250 milisievert yang disahkan selamat oleh kerajaan. Berita mengenai peningkatan mendadak paras radiasi di Unit 2 tersebar ketika jurutera TEPCO bertungkus-lumus mengepam air tercemar dari dua lagi reaktor bermasalah di loji Fukushima Daiichi, 220 kilometer ke timur laut Tokyo.

"Bacaan di loji itu terlalu tinggi, menyebabkan pekerja mengukurnya, melarikan diri sebelum mengambil bacaan kedua," katanya.

Beliau berkata, pekerja sedang berusaha keras mengeluarkan air tercemar itu dan mencari tempat selamat untuk menyimpannya.

Dua pam baru akan dibawa masuk untuk mempercepatkan kerja mengepam air, berikutan setakat ini hanya satu pam digunakan.
Agensi Keselamatan Nuklear dan Industri Jepun kelmarin memberi amaran paras radiasi di unit terbabit semakin meningkat dan usaha mengepam air di loji itu perlu diberi keutamaan.

Paras radiasi yang tinggi dalam air di loji nombor 3, menimbulkan kecurigaan kebocoran mungkin disebabkan rekahan. Dua pekerja kini dirawat di hospital selepas dipercayai cedera kerana meranduk air tercemar itu.

Ketua Setiausaha Kabinet, Yukio Edano, berkata sumber kebocoran belum dapat dipastikan, tetapi air dengan sisa radioaktif itu 'hampir pasti' merembes dari teras reaktor.

Penemuan air dengan sisa radioaktif di dalam satu atau lebih unit daripada enam kompleks reaktor itu dianggap kekecewaan besar dalam misi segera untuk memulihkan sistem penyejuk sokongan supaya boleh berfungsi semula, selepas lebih dua minggu terjejas akibat gempa bumi dan tsunami.

Gempa bumi dengan kekuatan 9 skala Richter melanda wilayah timur laut Jepun 11 Mac lalu, mencetuskan tsunami dan melumpuhkan operasi di loji nuklear Fukshima Daiichi.

Ia juga semakin menyukarkan usaha mencari dan menyelamat mangsa gempa yang mengorbankan lebih 10,000 nyawa selain menyebabkan ratusan ribu penduduk kehilangan kediaman.

Sejak gempa bumi dan tsunami melanda, pekerja di loji berkenaan terus bertungkus-lumus menyejuk loji yang terlalu panas, ketika sisa radioaktif mula mencemari makanan, air laut malah bekalan air paip hingga sejauh Tokyo. – AP


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Doktor pakar didakwa kenakan caj RM63.37 juta

Posted: 27 Mar 2011 12:29 PM PDT

Dunia

Dr Susan Lim

Dr Susan Lim

SINGAPURA: Seorang doktor pakar terkenal kini disiasat pihak berkuasa perubatan di republik ini apabila didakwa mengenakan bayaran 'melampau' berjumlah S$26 juta (RM63.37 juta) ke atas seorang anggota kerabat diraja Brunei yang menghidap barah payu dara, hanya untuk tempoh rawatan selama lima bulan.

Dr Susan Lim, 55, pakar bedah pertama berjaya melakukan pemindahan hati di Asia, didakwa mengenakan bayaran itu ke atas sepupu dan adik ipar Sultan Brunei, Pengiran Anak Hajah Damit ketika merawat beliau dari Januari hingga Jun 2007.

Penasihat Kanan yang mewakili Majlis Perubatan Singapura (SMC), Alvin Yeo, ketika mengemukakan satu dokumen di Mahkamah Tinggi Singapura minggu lalu menyatakan jumlah bil dikenakan bagi tempoh 2004 dan 2007 ialah sebanyak S$40 juta (RM95.95 juta) tidak termasuk tuntutan bayaran perkhidmatan bagi tempoh tiga tahun sebelum itu. Laman web berita Asiaone melaporkan, Dr Lim merawat Hajah Damit dari 2001 hingga beliau meninggal dunia pada Ogos 2007.

Dokumen berkenaan menunjukkan pada hari perkhidmatan dijalankan sepanjang tempoh itu, Dr Lim mengenakan bayaran didakwa antara S$29,600 hingga S$660,000 (RM71,000 hingga RM1.58 juta) sehari. – Agensi


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

KOMPAS.com - Nasional

sumber :-

KOMPAS.com - Nasional


PBNU Desak Pemerintah Jadi Penengah

Posted: 27 Mar 2011 01:35 PM PDT

Kemelut Libya

PBNU Desak Pemerintah Jadi Penengah

Penulis: Aloysius Budi Kurniawan | Editor: Erlangga Djumena

Minggu, 27 Maret 2011 | 20:35 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengutuk keras serangan Amerika Serikat beserta sekutunya ke Libya. Agar kemelut politik di Libya berakhir, PBNU mendesak Pemerintah Indonesia turut berperan sebagai penengah, baik melalui Organisasi Konferansi Islam maupun kelompok negara Gerakan Non Blok.

"Kami telah mengirimkan surat ke pemerintah agar segera berperan sebagai penengah, baik melalui Organisasi Konferansi Islam (OKI) maupun melalui kelompok negara Gerakan Non Blok," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj, Minggu (27/3/2011) di sela Rapat Pleno PBNU di Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta.

Menurut Said, selama ini Amerika Serikat selalu menekankan pentingnya penghormatan kedaulatan dan kebebasan. Namun, cara-cara yang dilakukan Amerika Serikat serta sekutunya di NATO justru biadab dan melanggar kemanusiaan.

"Mereka (Amerika Serikat dan sekutunya) banyak mengajari kita tentang demokrasi dan kedaulatan negara. Lalu, mengapa mereka turut campur dalam urusan politik di Libya," ucapnya.

Said menegaskan, persoalan dalam negeri di Libya biarlah menjadi urusan mereka. Namun, peran Indonesia sebagai penengah dalam memberikan imbauan dan masukan bisa dilakukan.  

"Mengapa Amerika Serikat harus ikut campur urusan dalam negeri? Sikap Amerika Serikat selalu seperti itu, seperti kasus di Afganistan dan Irak. Sama seperti di Libya, di Afganistan dan Irak banyak minyak sehingga Amerika Serikat langsung turut campur, sementara di Somalia dan Yaman yang tak ada apa-apa ditinggalkan begitu saja," paparnya.

Tak obral peluru

Terlepas dari sikap Amerika Serikat dan sekutunya, PBNU juga berharap agar Presiden Libya Moammar Khadafy tidak mengobral peluru dan lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya. Sebab, cara-cara kekerasan justru akan semakin menyengsarakan masyarakat dan mengakibatkan situasi sosial politik Libya semakin tak kondusif.

Karena itu, salah satu rekomendasi yang diputuskan dalam Rapat Pleno PBNU di Yogyakarta adalah kutukan terhadap aksi-aksi kekerasan di Libya, baik yang dilakukan Amerika Serikat dan sekutunya maupun pemerintah terhadap rakyatnya. 

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Kewenangan Pengawasan Negara Jangan Represif

Posted: 27 Mar 2011 12:59 PM PDT

Kebebasan Berekspresi

Kewenangan Pengawasan Negara Jangan Represif

Penulis: Aloysius Budi Kurniawan | Editor: Erlangga Djumena

Minggu, 27 Maret 2011 | 19:59 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Pada dasarnya, negara berhak melakukan pengawasan terhadap setiap warga negara. Namun, hal tersebut jangan menjadi kewenangan represif yang terlampau membatasi dan melanggar hak asasi.

Demikian diungkapkan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD saat menanggapi rencana Badan Inteligen Negara (BIN) mengawasi sarana jejaring sosial seperti twitter dan facebook, Minggu (27/3/2011) di Yogyakarta .

"Kalau orang (warga negara) sembarangan tidak ada yang mengawasi juga repot, negara ini tidak boleh menjadi negara liar. Pengawasan bisa dilakukan, tapi jangan sampai membatasi dan melanggar kebebasan seperti yang diatur Undang-Undang Dasar," kata Mahfud.

Menurut Mahfud, pada prinsipnya, melakukan pemantauan dan penyadapan terhadap rahasia pribadi sebenarnya dilarang Undang-Undang Dasar. Namun, kewenangan pengawasan melalui pemantauan dan penyadapan bisa diberikan apabila diatur sebuah undang-undang.

Hal wajar

Menanggapi hal serupa, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring di Yogyakarta mengatakan, pengawasan terhadap jejaring sosial baik twitter maupun facebook merupakan hal wajar. Itu (pengawasan) sah-sah saja. "Negara-negara lain sudah menerapkan Open Source Intelligent di mana pengawasan negara dilakukan pada sumber-sumber terbuka baik media maupun internet termasuk twitter maupun facebook," ujarnya.

Meski demikian, menurut Tifatul, BIN perlu melakukan klasifikasi terkait data-data yang diawasi, apakah bersifat membahayakan atau tidak. Karena itu, BIN harus melakukan klasifikasi, validasi, dan analisa terhadap data-data yang diperoleh .

"Kami sudah berbicara dengan BIN terkait hal ini. Menguatnya wacana pengawasan jejaring sosial ini sebenarnya berkaitan dengan adanya Rancangan Undang-Undang Inteligen Negara yang kini sedang dibahas DPR. Yang jelas, tak ada kebijakan penutupan jejaring sosial baik twitter maupun facebook," kata Tifatul. 

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS