Sabtu, 19 Februari 2011

detikcom

detikcom


Pemerintah Menjamin Tidak Ada Jemaat Ahmadiyah yang Pergi Haji

Posted: 19 Feb 2011 01:21 PM PST

Minggu, 20/02/2011 04:21 WIB
Pemerintah Menjamin Tidak Ada Jemaat Ahmadiyah yang Pergi Haji 
Hery Winarno - detikNews

Jakarta - Larangan dari Pemerintah Arab Saudi bagi seluruh negara di dunia agar tidak mengirimkan jemaat Ahmadiyah ke Tanah Suci juga berlaku bagi Indonesia. Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Agama memastikan tidak ada jemaat Ahmadiyah yang pergi haji ke Mekkah.

"Sama kita pun dilarang, makanya setiap tahunnya Kementerian Agama selalu menjamin kepada pemerintah Saudi kalau dari sekian ribu warga Indonesia yang berhaji tidak ada jemaat Ahmadiyah," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (19/2/2011) malam.

Menurut Ma'ruf, sanksi yang diberikan pemerintah Saudi sangat keras bila dicurigai ada jemaat Ahmadiyah pergi tanah suci. Pemerintah Saudi tidak segan-segan menolak satu pesawat bila dicurigai dalam pesawat tersebut ada jemaat Ahmadiyah.

"Bila ada satu pesawat yang dicurigai ada seorang jemaat Ahmadiyah, bisa-bisa satu pesawat ditolak semua oleh Saudi. Makanya pemerintah memberikan jaminan tidak ada jemaat Ahmadiyah dalam pengiriman jemaah haji ke tanah suci," terang Ma'ruf.

MUI sendiri tetap dengan pendirian seperti negara-negara Islam di dunia yang menyatakan Ahamdiyah menyimpang dari ajaran Islam. Ahmadiyah yang menganggap Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi dinilai menyesatkan.

"Jelas bahwa sikap MUI lewat fatwa-fatwanya, Ahmadiyah itu menyimpang atau sesat. Keyakinan mereka tentang Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi adalah bertentangan dengan akidah Islam," imbuh Ma'ruf.

(her/her)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tawuran Pecah di Johar Baru, Batu dan Petasan Jadi Senjata

Posted: 19 Feb 2011 12:42 PM PST

Minggu, 20/02/2011 03:42 WIB
Tawuran Pecah di Johar Baru, Batu dan Petasan Jadi Senjata 
Hery Winarno - detikNews

Jakarta - Tawuran warga kembali terjadi di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Warga saling serang dengan menggunakan batu dan petasan.

"Iya tadi tawuran lagi, tapi sekarang sudah kondusif karena petugas langsung ke terjun," ujar salah seorang anggota Polsek Johar Baru, Briptu Yasin kepada detikcom, Minggu (20/2/2011).

Tawuran antar warga ini berlangsung sekitar 30 menit. Puluhan warga saling lempar batu dan petasan sehingga membuat suasana di lokasi sangat bising.

"Lempar-lemparan batu dan petasan, jadi berisik. Tadi mulainya sekitar pukul 01.00 WIB, tapi sekarang sudah bubar semua," ujar salah seorang warga, Doni memlalui info pembaca detikcom, pukul 02.34 WIB.

Tawuran antar warga di kawasan Johar Baru bukanlah kali pertama terjadi. Warga di kawasan ini sangat sering terlibat tawuran, dengan kayu, batu, petasan dan botol warga saling serang satu sama lain.

(her/her)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan