Sabtu, 19 Februari 2011

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Brazil Tangguhkan Kesepakatan Pembelian 36 Pesawat Tempur

Posted: 19 Feb 2011 07:49 PM PST

Brasilia (ANTARA News) - Brazil menangguhkan keputusan yang sudah ditunggu lama mengenai pembelian 36 pesawat tempur multi miliaran dolar hingga tahun depan sebagai upaya mengurangi anggaran belanja yang sangat besar, sebuah surat kabar setempat melaporkan, Sabtu.

Harian terkemuka itu O Estado de Sao Paulo mengutip empat menteri yang tidak disebutkan namanya sebagai mengatakan bahwa presiden baru Dilma Reousseff melihat belum ada iklim akuisisi pada 2011, dan bahwa langkah serupa dapat memangkas 30 miliar dolar dalam anggaran tahun ini akan menjadi suatu yang "tidak konsisten."

Prancis, Swedia dan juga Amerika Serikat tengah berlomba untuk kontrak tersebut, yang mempunyai nilai awal diperkirakan 4 miliar sampai 7 miliar dolar, dengan kemungkinan lebih banyak pesawat di masa depan karena Brazilian Air Force berusaha mencari perubahan armada tempurnya.

Rousseff telah bertemu selama tiga jam dengan Menteri Pertahanan Nelson Jobim pada Selasa lalu membicarakan pembatasan anggaran dan sementara Jobim menyatakan kepada pers bahwa penangguhan kesepakatan itu tidak akan berdampak dengan pengurangan tersebut yang ia katakan di mana "tidak ada anggaran belanja tahun ini" untuk kontrak pesawat tempur.

Jobim juga menyatakan bahwa militer akan pertama kali memilih penawaran bagus dan memulai negosiasi kompleks mengenai berbagai masalah tehnis dan persyaratan kesepakatan, tetapi mengatakan bahwa ia memperkirakan sebuah keputusan tahun ini.

Sumber di kantor kepresidenan dan kementerian pertahanan menyatakan kepada AFP bahwa proses penjualan masih berjalan.

Brazil menuntut alih teknologi tidak terbatas sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, karena negara itu bermaksud menggunakan proyek itu untuk mengembangkan industri penerbangannya dan menjadi "provider" regional.

Pada Januari lalu Menteri Pertahanan Prancis mengatakan bahwa negaranya telah yakin untuk melakukan kontrak tersebut. Awal pekan ini Pentagon percaya bahwa Brazil akan memperoleh suatu "alih teknologi signifikan" melalui pembelian pesawat-pesawat tempur Amerika Serikat dari Boeing, demikian AFP.

(SYS/S004/S026) 2

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Mesir Segera Bebaskan 222 Tahanan Politik

Posted: 19 Feb 2011 05:07 PM PST

Kairo (ANTARA News) - Perdana Menteri Ahmed Shafiq, Sabtu, mengatakan Mesir akan membebaskan lebih dari 200 tahanan politik dan dia menyebutkan hanya beberapa yang ditahan saat revolusi yang berhasil menggulingkan Presiden Hosni Mubarak.

Ia mengatakan, sebagaimana dikutip kantor berita Reuters, bahwa 222 tawanan akan segera dibebaskan sehingga jumlah tahanan politik tersisa sebanyak 487 orang.

Kelompok hak asasi manusia menyebutkan ribuan warga Mesir telah ditahan tanpa tuduhan berdasarkan undang-undang darurat di negara itu dan bahwa banyak dari mereka mungkin akan digolongkan sebagai tahanan politik.

"Perdana Menteri Ahmed Shafiq mengumumkan ada 487 tahanan politik yang tersisa dan bahwa pemerintah akan segera membebaskan 222 orang diantaranya," kata kator berita nasional MENA.

Ia tidak mengatakan kapan mereka dibebaskan.

Shafiq menjelaskan sejumlah orang telah ditahan saat pergolakan rakyat yang dimulai pada 25 Januari  dan bahwa mereka sedang menyelidiki nasib orang-orang yang hilang dalam kekacauan itu, demikian laporan itu menambahkan.

Demonstran dan kelompok hak asasi manusia mengatakan ratusan orang hilang saat demonstrasi, sementara beberapa lainnya ditahan pemerintah.
SYS/S008

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan