Isnin, 21 Mei 2012

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Pengunjung Borobudur lampaui target

Posted: 21 May 2012 06:34 AM PDT

Pengunjung di Candi Borobudur (FOTO ANTARA/Anis Efizudin)

Jumlah pengunjung didominasi wisatawan nusantara yang mencapai 88.685 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 1.826 orang.

Berita Terkait

Magelang (ANTARA News) - Jumlah pengunjung Candi Borobudur selama libur empat hari, 17-20 Mei 2012, mencapai 90.511 wisatawan atau melebihi target yang diharapkan pengelola sebanyak 70.000 orang.

"Pengunjung meningkat hingga 20 persen dibandingkan hari biasa," kata Kepala Unit PT Taman Wisata Candi Borobudur Pujo Suwarno di Magelang, Minggu.

Pengunjung candi terlihat padat, bahkan tempat parkir yang disediakan tidak mampu menanmpung seluruh kendaraan. Para pengunjung terpaksa memarkir kendaraannya di ruas jalan hingga ke sejumlah lokasi parkir yang disediakan oleh warga setempat.

Menurut Pujo, jumlah pengunjung didominasi wisatawan nusantara yang mencapai 88.685 orang, sedangkan wisatawan mancanegara sebanyak 1.826 orang.

Jumlah kunjungan paling banyak pada Sabtu (19/5) mencapai 32.271 orang.
(H018)

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Butet Kertaradjasa pentaskan parodi satir tentang hutan

Posted: 21 May 2012 01:50 AM PDT

Seniman Butet Kartaredjasa (FOTO ANTARA/Fanny Octavianus)

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Seniman Butet Kertaradjasa menampilkan parodi satir yang menyentil komitmen pemerintah dalam melindungi hutan yang dinilai belum optimal.

Pada acara peringatan setahun pelaksanaan moratorium hutan dalam Instruksi Presiden  Nomor 10/2011 yang dimotori oleh Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil untuk Penyelamatan Hutan Indonesia dan Iklim Global itu, Butet berlaga seperti seorang Presiden yang berdialog dengan menteri kehutanan dan berbagai perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

"Itu tadi parodi dimana seluruh jawaban saya adalah kebalikan yang saya inginkan dan berisi sinisme, sarkas terhadap satu kebijakan yang tidak memenuhi impian dari masyarakat yang bergerak di bidang kehutanan," kata Butet usai melakukan parodi, di Pusat Kebudayaan Belanda, Jakarta, Senin.

Dalam parodi tersebut, Butet yang memerankan sosok presiden berdiri di mimbar sebuah panggung didampingi ajudan dan menteri kehutanan. Ia menyuguhkan himbauan secara sarkas dengan celetukannya yang mengundang tawa puluhan audiens.

"Untuk semua masukan dari LSM akan saya tampung. Insya Allah.." salah satu celetukannya dalam parodi.

Dari sudut pandang budaya, Butet menilai bahwa ada tanggung jawab moral untuk menjaga hutan karena hutan merupakan sebuah aset yang dipinjam dari anak cucu generasi mendatang.

"Orang yang meminjam itu kan pakai etika, pakai tata krama. Masa kita meminjam lalu mengembalikannya dalam keadaan hancur lebur," jelas Butet.

Ia menambahkan, "Kalau moratorium selama dua tahun tidak menunjukkan hasil yang baik dalam konteks pembenahan hutan, ya sudah moratorium dibablasin, setengah abad dulu deh."

Instruksi Presiden  Nomor 10/2011 yang diterbitkan pada 20 Mei 2011 berisikan tentang penundaan ijin baru di kawasan hutan primer dan lahan gambut serta penyempurnaan tata kelola hutan dan gambut dan berlaku selama dua tahun.

Namun, koalisi yang terdiri dari 12 LSM yang bergerak dibidang lingkungan dan sosial itu mendesak agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperkuat serta memfokuskan kembali tujuan perlindungan hutan dengan menerapkan moratorium berbasis capaian.

Moratorium berbasis capaian adalah moratorium yang tidak dibatasi oleh waktu tetapi oleh kualitas perbaikan tata kelola hutan yang ingin dicapai.
(M047)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan