Khamis, 22 September 2011

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


DPR Kejar RIM Agar Bangun Data Center di Indonesia

Posted: 22 Sep 2011 01:26 AM PDT

JAKARTA - DPR akan terus mengupayakan agar data center BlackBerry milik Research In Motion (RIM) bisa dibangun di Indonesia, dan bukan di negara lain.

"Kita terus mempertanyakan mengenai data center RIM. Kita tidak ingin agar data center mereka tetap berada di Kanada saja," terang Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, saat ditemui okezone, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Anggota DPR asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menekankan bahwa sudah sepantasnya Indonesia untuk mengikat RIM agar memproduksi produknya di Indonesia. Sehingga ekonomi tanah air mulai nilai tambah.

Sebelumnya pada Kamis 15 September lalu, pihak Kemenkominfo sudah bertemu dengan pihak RIM. Salah satu yang ditekankan adalah agar produsen itu memenuhi 4 poin yang pernah dijanjikan oleh RIM kepada pemerintah, yang diantaranya kemungkinan untuk membangun network aggregator di Indonesia.

"Operator mendesak agar membangun server di Indonesia dengan tujuan untuk melokalisir trafik data domestik di Indonesia, sehingga terjadi penurunan latency, dan terjadi penghematam biaya yang jauh lebih murah," tegas Kepala Humas dan Informasi Gatot S Dewabroto saat itu. (tyo)

Kemauan Anas Diperiksa KPK Patut Diapresiasi

Posted: 22 Sep 2011 01:22 AM PDT

JAKARTA - Keikhlasan Ketua Umum Partai Demokrat datang memenuhi undangan pemeriksaan KPK dalam kasus suap proyek PLTS di Kemenakertrans tanpa di dampingi kuasa hukum, patut diapresiasi. Bahkan dia pun tidak ditemani para koleganya di Partai Demokrat.

Menurut Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional, Teguh Juwarno, biasanya pemeriksaan pejabat senior dan tinggi partai akan mengundang kontroversi dan kemarahan anggota partai. Tak sedikit juga politikus yang akan melakukan apapun untuk menghindari pemeriksaan hukum.

"Sebagai Ketua umum Parpol terbesar, pemenang pemilu. Komitmennya untuk taat pada proses hukum harus diapresiasi," ujar Teguh kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2011).

Hal senada dikatakan oleh Pakar kebijakan publik dari LIPI, Siti Zuhro. Menurut dia sebagai ketua umum partai tebesar dan sekaligus pemenang Pemilu, sudah seharusnya Anas Urbaningrum menunjukkan kepemimpinannya.

Bagi Siti, cara itu bisa ditempuh dengan menunjukkan bahwa kalau memang tak bersalah, dia berani menghadapi permintaan bersaksi di KPK dan menerangkan dengan bukti sehingga bisa menepis tudingan Nazaruddin.

"Kedatangan dia di KPK sangat positif, dia memahami dengan baik desakan publik. Ini akan satu pembelajaran reformasi parpol, bahwa ketum parpol memberi contoh pembelajaran dalam hal partisipasi serta public accountability," jelasnya.

Maka, kata Siti, kedatangan Anas jelas menunjukkan bahwa seorang ketua umum partai tetap harus menghargai hukum. Dalam konteks legal enforcement, Anas secara jelas menunjukkan bahwa hukum bisa menyentuh siapapun.

"Tak ada yang kebal hukum. Menurut saya apa yang dia lakukan cukup elegan dan gentle. Dia memang harus menonjolkan leadership yang elegan," pungkasnya.
(ful)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan