Khamis, 19 Mei 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Kios Disegel, Pedagang Pasar Anyar Bogor Ngamuk

Posted: 19 May 2011 11:03 PM PDT

BOGOR- Puluhan pedagang pasar Anyar kota Bogor Jawa Barat mengamuk dengan mendatangi pihak pengelola yang telah menyegel kiosnya selama 19 hari. Akibatnya mereka tidak bisa berjualan. Padahal sebelumnya telah menyerahkan uang muka kepada pihak pengelola.

Jumat (20/5/2011), puluhan pedagang pasar Anyar di blok C dan D, Jumat pagi mendatangi kantor pengelola kios PT Propindo Mulia Utama. Mereka mengamuk meminta kepada kejelasan pihak pengelola setelah sejumlah kiosnya disegel tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Sempat terjadi nyaris adu jotos antara para pegawai pengelola dengan pedagang saat mereka berusaha merangsek masuk. Para pedagang sebelumnya mengaku telah menyetor uang muka sebesar 50 persen. Namun tidak digubris oleh pihak pengelola.

Aksi ini mereda setelah pihak pengelola meminta perwakilan dari para pedagang untuk menyampaikan aspirasinya. Pedagang berharap agar bisa berjualan kembali di kios mereka.

(Endang Gunawan/Global/ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Isu Nazaruddin Rugikan Demokrat

Posted: 19 May 2011 10:47 PM PDT

JAKARTA- Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua mendesak Dewan Kehormatan partai mengeluarkan keputusan hasil klarifikasi terhadap Muhammad Nazaruddin.

Max khawatir, lambannya DK membuat keputusan terkait kader yang terindikasi terlibat perkara suap itu bisa merugikan Partai Demokrat.

"Kalau isu ini terus 'digoreng-goreng', lama-lama ini akan merugikan Demokrat," kata Max di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/5/2011).

Menurut Max, keputusan terhadap Nazaruddin harus berdasarkan verifikasi data dan informasi yang akurat. Sementara untuk proses hukum, Demokrat kembali menegaskan menyerahkan dugaan suap yang diduga melibatkan kader Demokrat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"DK bisa melakukan klarifikasi terhadap para kader yang terlibat.
Meminta mundur, bisa mencopot ada di sana tapi harus ada landasan di sana. Nazar jangan mundur hanya dari berita-berita. Kalau mendengar kabar-kabar dari media, citra partai juga tak bisa dijamin," jelas anggota Komisi I DPR tersebut.

Terkait pernyataan anggota DK, EE Mangindaan, yang menyarankan Nazaruddin mundur, Max menyebut pernyataan itu sifatnya personal. "Enggak perlu katakan sebaiknya, karena dia DK. Kita jangan sampai buat opini, tapi berikan data dan fakta," pungkas Max.
(ugo)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan