Jumaat, 31 Disember 2010

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Sentuhan Foke Buat Pasukan Kuning Tegar

Posted: 31 Dec 2010 11:00 PM PST

JAKARTA - Tak ada pesta dan hari libur bagi pasukan kuning di tahun baru. Yang ada hanyalah sampah menumpuk yang harus segera dibersihkan. Begitulah rutinitas tahunan yang mereka hadapi.

Ketika kemeriahan malam tahun baru usai, para petugas kebersihan ini mulai menampakkan diri. Dinginnya udara dini hari seolah menjadi teman setia yang mendampingi.

Irah, salah seorang petugas kebersihan di Monas, mengaku mulai bekerja membersihkan sampah sisa pesta kembang api tahun baru sejak pukul 01.00 dini hari dan baru selesai Sabtu, pukul 12.00 WIB.

"Sampah banyak banget, sampai tidak kelihatan jalan aspal, tertutup sampah semua," ujar Irah kepada okezone di Jakarta, (1/1/2011).

Tugas membersihkan sampah memang cukup berat, terlebih sampah sisa pesta tahun baru lebih banyak ketimbang hari-hari biasa. "Kalau lagi seperti ini (tahun baru) rasanya mau pingsan, ini agak mendingan dibantu mobil sapu, kalau tidak pasti lebih capek lagi," ungkap Utet, rekan Irah.

Utet mengaku walaupun lelah dengan pekerjaan saat tahun baru ini, dia tetap bangga. Pasalnya Gubernur Fauzi Bowo saat apel kemarin mengapresiasi atas kinerja mereka. "Kalau tidak ada kalian, saya tidak tahu Jakarta akan seperti apa, saya bangga dengan kalian," ujar Utet menirukan ucapan Fauzi Bowo saat apel di Monas.

Aisyah (58), mengutarakan kesehariannya membersihkan kawasan monas. Banyak yang dia sesalkan dengan ulah para pedagang yang berjualan di areal Monas. Mereka dengan seenaknya membuang sampah bungkus kopi dan mie instan.

"Paling kesel kalau pedagang yang jualan buangnya sembarangan, ditinggal pergi begitu saja. Tidak pernah menghargai kerja kami dari subuh sampai ketemu pagi lagi, apalagi kan ini tahun baru, kami lembur," keluh wanita asal Palembang itu.(ful)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Selama 2010, 36 Ribu Kejahatan Terjadi di Sumut

Posted: 31 Dec 2010 10:29 PM PST

MEDAN - Kasus kejahatan yang terjadi di Sumatera Utara meningkat drastis selama 2010. Berdasarkan data dari Polda Sumut, sebanyak 36 ribu kasus kejahatan terjadi sepanjang 2010. Jumlah ini meningkat sekitar 13 persen, dibandingkan dengan 2009 yang hanya sekira 22 ribu.
 
"Tingginya angka kejahatan tersebut membuktikan aparat penegak hukum, terutama Polri sudah mulai menunjukkan kinerjanya dengan baik. Karena, catatan itu merupakan penyelesaian kasus kejahatan di wilayah hukum Polda Sumut selama 2010 yang terbilang lumayan," jelas kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno belum lama ini.
 
Menurut Oegroseno, peningkatan kasus ini didominasi kejahatan konvensional. Yakni, pencurian kendaraan bermotor naik 53,8 persen dibanding 2009, kasus perjudian naik 32,7 persen, dan pencurian dengan pemberatan yang juga naik 11,9 persen menjadi 3.670 kasus.
 
Sedangkan untuk kejahatan khusus, yakni ilegal logging sebanyak 89 kasus dengan 181 tersangka, dan kasus korupsi sebanyak 13 kasus yang berhasil diusut. Dari dua kasus korupsi ini telah ditetapkan tersangkanya dengan total kerugian negara sebesar Rp5,5 miliar. Selanjutnya, kasus narkoba sebanyak 89 kasus dengan 131 tersangka.
 
Ditambahkannya, dari semua kasus tersebut, perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus 2010 serta penyerangan Mapolsekta Hamparan Perak pada 22 September 2010 lalu menjadi kasus terbesar. Kemudian, diikuti oleh kasus perompakan di perairan Sumut, penemuan ladang ganja seluas 7,2 hektar di Mandailing Natal dan kasus penyelundupan sabu-sabu seberat 1,4 kg.
 
Sementara itu, dari total kasus kejahatan tersebut terjadi paling banyak di wilayah Polresta Medan. Kemudian, disusul oleh Polres Labuhan Batu, Polres Asahan, Polres Langkat dan Polres Deli Serdang.
 
Pengelompokan wilayah rawan kejahatan ini berdasarkan tingginya jumlah penduduk. Namun, Oegroseno tidak merinci jumlah kasus yang terjadi di masing-masing daerah.
(teb)

Full Feed Generated by GetFullRSS.com, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan