Sindikasi lifestyle.okezone.com

sumber :-

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Ternyata, Model Plus Size Jaga Badan Lebih Ekstra

Posted: 07 Mar 2011 04:22 AM PST

Lifestyle » Trend and Fashion » Ternyata, Model Plus Size Jaga Badan Lebih Ekstra
Senin, 7 Maret 2011 - 19:22 wib

Lastri Marselina - Okezone

JANGAN pernah mengira model plus size bebas merdeka makan apa saja. Sukses di bidang modelling, model plus size Marquita Pring, nyatanya harus bekerja ekstra untuk menjaga agar bobot tubuhnya stabil, tidak mengurus dan menggemuk dari ukuran normalnya 14 agar tidak kehilangan pekerjaan.
 
Marquita, model berusia 20 tahun yang telah sukses berkampanye bersama Levi's, Topshop, Evans, dan Jean Paul Gaultier menjelaskan pentingnya menjaga bobot tubuh untuk klien, dan menjaga pola diet sehat.
 
 "Saya bekerja keras untuk mempertahankan bentuk tubuh saya. Banyak orang mengira dengan menjadi model plus size, kami cenderung bebas dan tidak memiliki kendali atas apa yang kami makan. Ketahuilah, saya menjaga tubuh lebih ketat daripada model langsing lainnya," kata Marquita kepada majalah New York, seperti dilansir Daily Mail, Senin (7/3/2011).
 
"Kami harus menjaga ukuran tubuh dan berhati-hati agar tidak menggemuk terlalu drastis, terutama bagi beberapa klien yang konsisten dan membutuhkan kami di ukuran yang spesifik," sambung Marquita.
 
Mengawali dunia model sejak berusia 15 tahun, Marquita yang membawa nama Ford –sebagai agensi model yang sama dengan model Crystal Renn, menambahkan dirinya tetap dengan diet rendah-gandum untuk mencegah tubuhnya menjadi terlalu gemuk.
"Saya benar-benar makan sehat. Saya mengawali hari saya dengan mengonsumsi oatmeal atau roti dan buah. Salad, ayam, dan ikan adalah sajian yang sudah tentu ada dalam pola diet saya. Tentu saja setiap orang memiliki kegemarannya masing-masing. Bagi saya, cokelat merupakan kenikmatan yang menggoda," tutur Marquita.
 
Marquita pun menjelaskan alasan industri fesyen harus mempekerjakan lebih banyak model berukuran ekstra.
 
"Saya rasa kita harus meninggalkan dulu kalimat 'model plus size'. Saya seorang model, model yang melakukan hal yang sama dengan model berukuran 'normal' lainnya. Saya rasa industri ini membutuhkan lebih banyak wanita berukuran beragam. Mari kita pikirkan, secara ekonomi dan psikologi banyak orang yang lebih tertarik membeli produk dengan ukuran yang lebih beragam. Para desainer pun dapat menghasilkan uang lebih banyak dengan mengeluarkan ukuran busana yang lebih luas, dan setiap wanita akan merasa lebih baik terhadap tubuh mereka ketika menyadari untuk menjadi cantik, mereka tidak perlu ideal seperti orang lain," tutup Marquita.

(tty) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

LVMH Akan Beli Bulgari USD3,4 M

Posted: 07 Mar 2011 03:49 AM PST

Lifestyle » Trend and Fashion » LVMH Akan Beli Bulgari USD3,4 M
Senin, 7 Maret 2011 - 18:49 wib

GRUP perusahaan ritel busana mewah, Moet Hennessy Louis Vuitton SA (LVMH) menyatakan akan mengambil alih kepemilikan perusahaan perhiasan high end Bulgari dengan nilai transaksi hampir USD3,4 miliar.


Menurut keterangan resminya, perusahaan yang terkenal dengan produk tas mewah itu akan membawa Bulgari tetap stabil guna menghadapi tingginya permintaan dari negara-negara emerging market.

"LVMH akan membeli 50,4 persen saham Bulgari atau setara dengan 16,5 juta saham dari total 152 juta saham yang dimiliki keluarga Bulgari," ujar LVMH, seperti dirilis Reuters, Senin (7/3/2011).  

Selain itu, LVMH juga memiliki opsi membeli saham lainnya senilai 12,25 euro per saham, premium hampir 50 persen dari harga penutupan pekan lalu yang hanya 7,5 euro per saham. Hanya saja, kesepakatan itu baru akan dilakukan jika pembelian awal dilaksanakan.  

Bulgari menambahkan, sepakat mengalihkan kepemilikan kepada LVMH karena perusahaan yang dimiliki oleh miliuner Bernard Arnault itu diyakini bisa menjamin masa depan Bulgari. Arnault sendiri menyatakan bahwa kesepakatan tersebut sebagai "sesuatu yang ideal pada semua level".

Sekadar diketahui, LVMH saat ini memiliki sejumlah merek-merek produk fesyen terkenal, seperti Givenchy, Dior, Guerlain, Moet and Chandon, serta Dom Perignon. LVMH juga dikenal sebagai salah satu peritel busana mewah yang konsumennya terdiri atas para sosialita dunia.

Sementara Bulgari sebelumnya menanti cukup lama mencari mitra potensial setelah investasi perusahaan yang dikenal dengan aksesori berlian dan tas mewah itu terhantam krisis saat resesi global 2009 silam.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Bulgari akan menjadi pemegang saham kedua terbesar di LVMH Group. Nantinya, keluarga Bulgari akan menempatkan perwakilannya di dewan direksi LVMH. Salah satunya adalah Chief Executive Francesco Trapani yang akan mengurusi bisnis perhiasan dan jam tangan mewah.

Sebelum mengambil alih Bulgari, akhir tahun lalu LVMH dikabarkan berminat membeli merek tas terkenal lainnya Hermes. Namun Januari lalu, Arnault menyatakan pihaknya tidak lagi tertarik membeli saham Hermes.

(Yanto Kusdiantono/Koran SI/tty) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 ulasan:

Catat Ulasan