Selasa, 1 Mac 2011

detikcom

detikcom


16 Jenderal Polisi Dimutasi, Komjen Fajar Prihantoro Jadi Irwasum

Posted: 01 Mar 2011 11:03 AM PST

Rabu, 02/03/2011 02:03 WIB
16 Jenderal Polisi Dimutasi, Komjen Fajar Prihantoro Jadi Irwasum 
E Mei Amelia R - detikNews

Jakarta - Mabes Polri melakukan mutasi jabatan secara besar-besaran. Dalam mutasi kali ini, 16 perwira tinggi berpangkat jenderal bintang tiga hingga bintang satu dimutasi.

Dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor STR/171/III/2011 tanggal 1 Maret 2011 yang ditandatangani Wakapolri baru Komjen Nanan Soekarna, ada 16 jenderal polisi yang dimutasi. 16 Jenderal yang dimutasi itu adalah sebagai berikut:

Komjen Fajar Prihantoro yang semula menjabat Kabaharkam Polri diangkat sebagai Irwasum Polri menggantikan Komjen Nanan Soekarna. Posisi Fajar di Kabahrkam digantikan oleh Komjen Imam Sudjarwo yang semula menjabat sebagai Kalemdikpol.

Jabatan Kalemdikpol digantikan oleh Irjen Oegroseno yang sebelumnya menjabat Kapolda Sumatera Utara. Sementara posisi Oegroseno kini diduduki oleh Irjen Wisnu Amat Sastro yang semula menjabat sebagai Sahlijemen Kapolri.

Posisi Wisnu di sebagai Staf Ahli digantikan oleh Irjen Sunaryono yang sebelumnya di Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol. Jabatan Wisnu di posisi lama itu digantikan oleh Irjen Dikdik Mulyana Arief Mansur yang semula menjabat sebagai Wakabareskrim.

Jabatan Wakabareskrim digantikan oleh Irjen Mathius Salempang yang semula Kapolda Kalimantan Timur. Sedangkan Kapolda Kalimantan Timur kini dijabat oleh Irjen Bambang Widaryatmo yang semula di Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol.

Brigjen Budiono yang semula menjabat sebagai Kepala Pusat Laboratorium Forensik Polri dimutasikan menjadi Perwira Tinggi (Pati) Polri dalam rangka pensiun. Kapuslabfor Polri kini dijabat oleh Brigjen Andayono yang semula menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat.

Sedangkan jabatan Kapolda Sumatera Barat kini diduduki oleh Brigjen Wahyu Indra Pramugari yang semula menjabat Irwil V Itwasum Polri. Posisi Indra kini diisi oleh Kombes Achmad Sukri Pasaribu yang semula menjabat Irnidjemen SDM I Itwil II Itwasum Polri.

Irjen Adang Rochjana yang menjabat sebagai Korsahli Kapolri dimutasikan sebagai Pati Polri dalam rangka pensiun. Sebagai penggantinya di Korsahli Kapolri adalah Irjen Badrodin Haiti yang semyka menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur.

Pengganti Badrodin sebagai Kapolda Jatim adalah Irjen Untung Suharsono Radjab yang semula di Widyaiswara Utama Sespim Polri Lemdikpol. Kemudian Brigjen Adjie Rustam Ramdja yang semula menjabat sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Dalops Sops Polri diangkat dalam jabatan baru Widyaiswara Utama Sespim Polri.

Selanjutnya, Irjen Didiek Sutomo Triwidodo yang semula menjabat sebagai Deputi Bidang Sistem Nasional Sekjen Wantannas diangkat dalam jabatan baru sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Ops Sops Polri.
(mei/mad)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Rumah Anggota TNI AD di Bogor Dirampok

Posted: 01 Mar 2011 10:43 AM PST

Rabu, 02/03/2011 01:43 WIB
Rumah Anggota TNI AD di Bogor Dirampok 
E Mei Amelia R - detikNews

Bogor - Kawanan perampok bersenjata api menyatroni rumah milik seorang perwira TNI AD di Jl Intan No 19, Kompleks Dosen IPB II, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Selasa (1/3) pagi. Pelaku berhasil menggasak sejumlah perhiasan dan barang berharga lainnya.

Kapolresta Bogor AKBP Slamet Nugroho Wibowo mengatakan, pelaku berjumlah lima orang. "Pelaku diduga membawa senjata api," kata Wibowo kepada detikcom, Selasa (1/3/2011) malam.

Wibowo mengatakan, pelaku mendatangi rumah tersebut sekitar pukul 05.45 WIB. Saat itu, perwira TNI AD itu baru saja berangkat kerja.

Beberapa saat setelah dia pergi, pelaku datang. "Pintu rumah dalam keadaan tidak terkunci," katanya.

Susi Ratnawati, istri perwira TNI yang berada di rumah saat itu kumpul bersama kedua orangtuanya di ruang tengah. Dia lalu dikejutkan dengan kedatang para pelaku yang mengacungkan senjata api di depan pintu.

"Pelaku kemudian mengikat korban," katanya.

Setelah itu, pelaku juga mengikat tangan kedua orangtua Susi dan adiknya. Mereka berempat lalu dimasukkan ke dalam kamar mandi.

Usai menguasai korban, pelaku kemudian membawa barang-barang berharga di rumah itu. Pelaku berhasil membawa kabur 5 handphone, sejumlah perhiasan emas, jam tangan dan sejumlah uang tunai.

"Tidak ada korban jiwa dalam perampokan itu," katanya.

Setelah membawa kabur harta korban, pelaku kemudian melarikan diri. Sementara itu, Susi yang sudah mengetahui kepergian pelaku, melepaskan ikatan tangannya dan berlari ke luar rumah.

"Dia lalu meminta pertolongan warga," katanya.

Terkait peristiwa itu, Kapolres menyatakan jika pihaknya akan meningkatkan patroli di perumahan penduduk. Selain itu, warga juga diimbau untuk menghidupkan kembali pengamanan swakarsa.

"Siskamling kalau bisa setiap malam bergantian untuk patroli," kata dia.

Perampokan di Kota Bogor akhir-akhir ini marak. Senin (28/2) lalu, perampokan bersenjata api terjadi di rumah pengusaha. Pemilik rumah mengalami luka terserempet peluru dari senjata pelaku di bagian pinggangnya.

(mei/mad)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Nuniek di nuniek[at]detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.526).

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan