Ahad, 27 Februari 2011

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Wali Kota Gorontalo: Nurdin Halid Harus Mundur!

Posted: 27 Feb 2011 05:28 AM PST

Kisruh PSSI

Wali Kota Gorontalo: Nurdin Halid Harus Mundur!

Penulis: Aris Prasetyo | Editor: Glori K. Wadrianto

Minggu, 27 Februari 2011 | 13:28 WIB

GORONTALO, KOMPAS.com — Wali Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea, yang sekaligus Ketua Umum Persigo Gorontalo, mendesak Nurdin Halid tidak mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI.

Menurut Adhan, selama kepemimpinan Nurdin, tidak ada prestasi yang membanggakan di cabang sepak bola dalam negeri. Adhan juga secara terang-terangan mendukung pencalonan George Toisutta sebagai ketua umum PSSI.

"Tidak ada yang luar biasa pada masa kepemimpinan Nurdin Halid. Jika ia masih bertahan, sepak bola dalam negeri tidak akan berubah sama sekali. Sebaiknya Nurdin Halid mundur saja dari PSSI dengan jiwa besar," ujar Adhan di hadapan para wartawan, Minggu (27/2/2011) di Kantor Wali Kota Gorontalo.

Adhan menambahkan, calon yang tepat untuk memimpin PSSI dari kalangan militer, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal George Tosiutta. Ia menilai, dunia sepak bola Indonesia memerlukan kedisiplinan tinggi. Dan, menurut dia, George dinilai sebagai sosok yang tepat untuk hal tersebut.

"Jika Nurdin Halid masih memimpin PSSI, dapat saya pastikan Persigo akan keluar dari Divisi Utama untuk menyeberang ke Liga Primer Indonesia yang digagas Arifin Panigoro," kata Adhan.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ekor Antrean di Merak sampai Km 91

Posted: 27 Feb 2011 04:32 AM PST

Antrean

Ekor Antrean di Merak sampai Km 91

Penulis: Agnes Rita Sulistyawaty | Editor: Erlangga Djumena

Minggu, 27 Februari 2011 | 12:32 WIB

KOMPAS/CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO

Ribuan truk yang hendak menyeberang dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni antre hingga masuk ke ruas tol Tangerang-Merak di Kota Cilegon, Banten, Sabtu (19/2). Terus berulangnya antrean di Merak ini merugikan para sopir truk. Mereka harus kehilangan waktu dan keluar uang tambahan untuk makan dan minum selama mengantre sebelum kendaraannya dapat masuk feri yang sandar di dermaga

TERKAIT:

MERAK, KOMPAS.com — Ekor antrean truk yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni mencapai Kilometer 91 atau 7 kilometer sebelum gerbang tol, Minggu (27/2/2011).

Apabila ditambah panjang antrean di jalan masuk hingga tempat parkir Pelabuhan Merak, panjang antrean truk mencapai 11 kilometer.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono mengatakan, solusi mengurangi antrean adalah menambah trip. "Kami usahakan sepekan ini menambah trip," kata Bambang dalam kunjungan ke Pelabuhan Merak.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen