Ahad, 27 Februari 2011

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Drumer "Padi" Ditangkap Polisi Sedang Konsumsi Sabu

Posted: 27 Feb 2011 06:26 AM PST

Jakarta (ANTARA News) - Drumer grup band Padi Surendro Prasetyo atau Yoyo tertangkap tangan saat mengonsumsi narkotika jenis sabu di apartemen Sudirman Park Tower B, lantai 40 ruang BA, Jakarta Selatan, pada Minggu dinihari.

Kepala Unit 2 Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri Komisaris Besar Siswandi mengatakan, selain menangkap Yoyo, polisi juga menyita setengah gram sabu dan seperangkat alat isapnya.

Siswandi juga menyatakan bahwa Yoyo juga mengaku sudah mengonsumsi sabu dalam lima bulan belakangan.

Selain itu, Siswandi menyatakan bahwa Yoyo juga merupakan salah satu dari 12 artis incaran polisi atas dugaan mengonsumsi sabu.

Saat diperiksa, Yoyo mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seseorang diduga pengedar setiap akhir pekan, yang jatidirinya belum diketahui, tambah Siswandi.

Hingga kini, Yoyo masih diperiksa di unit Narkoba Bareskrim Polri, namun belum diketahui dengan siapa ia memakai sabu tersebut.(*)

(T.A050/B002)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

PKS Kirim Tim Penegak Disiplin ke Gorontalo

Posted: 27 Feb 2011 06:22 AM PST

Jakarta (ANTARA News) - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengirimkan tim Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) ke Gorontalo guna menyelediki kebenaran pemberitaan mengenai salah seorang anggota DPRD Kota Gorontalo dari PKS tertangkap saat berjudi.

Berdasarkan siaran pers yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu, "Berita itu perlu kita selidiki sejauhmana kebenarannya, karena kami baru mendengarnya dari media," kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq usai Sidang Majelis Syuro PKS di Sleman, Yogyakarta, Minggu (27/2).

Menurutnya, hasil penyelidikan yang dilakukan oleh BPDO nantinya akan dilaporkan kepada DPP untuk kemudian diambil langkah-langkah yang dianggap perlu.

Mengenai langkah apa yang akan diambil, Luthfi menyatakan, hal itu sangat bergantung pada hasil penyelidikan tim BPDO.

Tim BPDO sendiri diperintahkan untuk segera berangkat ke Gorontalo begitu mendengar pemberitaan tersebut.

"Diharapkan dalam waktu satu dua hari ini, DPP sudah mendapatkan laporan dari tim BPDO terkait dengan kasus tersebut," jelas Luthfi .

Sebelumnya diberitakan bahwa anggota DPRD Gorontalo dari PKS berinisial DD tertangkap basah bersama delapan orang lainnya berada di rumah warga yang dijadikan lokasi judi di Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Jumat (25/2).

Selain menangkap para pelaku, polisi mengamankan barang bukti uang senilai Rp800 ribu dan satu pak kartu domino dari lokasi kejadian. (*)

(Tz.A050/E001)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen