Ahad, 27 Februari 2011

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Kue Baroncong Makassar Masuk MURI

Posted: 27 Feb 2011 05:59 AM PST

Makassar (ANTARA News) - Festival kue tradisional, Baroncong, dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Bank Central Asia Makassar di Lapangan Karebosi, Minggu, tercatat dalam rekor baru Museum Rekor-Dunia Indonesia atau MURI.

Pencatatan rekor ke-4.765 MURI ini ditandai dengan penyerahan piagam oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana, kepada penggagas yakni Kantor Cabang Utama BCA Makassar dan Tim Penggerak PKK Kota Makassar, yang mengkoordinir panyajian 29.500 buah kue baroncong.

Sebanyak 58 gerobak penjual baroncong dari 14 kecamatan di Kota Makassar, dikerahkan dalam pemecahan rekor tersebut. Masing-masing kecamatan diwakili empat penjual baroncong binaan Tim PKK setempat.

Hanya dalam waktu sekitar dua jam, kue yang menghabiskan 290 kilo gram (kg) tepung terigu, 174 kg gula pasir dan 850 buah kelapa, ludes diserbu sekitar 6.000 peserta sepeda santai atau "Fun Bike" BCA.

"Setiap gerobak menghasilkan 500 baroncong, dengan bahan lima kg terigu, tiga kg gula pasir, dan 10 buah kelapa," ujar salah seorang pedagang baroncong yang mewakili Kecamatan Wajo, Udin.

Udin yang mengaku melanjutkan usaha keluarga yang sudah berlangsung 40 tahun lalu, pada acara tersebut mengeluarkan modal Rp150 ribu untuk membeli tiga jenis bahan baku baroncong. Sementara keuntungannya juga sekitar Rp150 ribu.

Wali Kota Makassar, Ilham Arif Sirajuddin, mengatakan dalam perkembangan Kota Makassar menuju kota dunia, kearifan lokal tetap harus dipelihara karena memiliki daya tarik tersendiri bagi orang luar.

"Meski Makassar dirancang menjadi kota dunia, tetapi makanan tradisional tidak akan tergantikan," ucapnya.

Sebelumnya, Pemkot Makassar juga berhasil menghidangkan coto makassar, serta pisang epe yang juga tercatat dalam rekor MURI.

Sementara Kepala Kantor BCA Wilayah IV, Gunawan Budi Santoso mengatakan kegiatan pemecahan rekor MURI festival baroncong dan fun bike, merupakan salah satu dukungan BCA terhadap program, Visit Makassar 2011.

BCA sendiri menyiapkan hadiah satu unit rumah, lima unit motor, 50 tabungan tahapan BCA, 10 televisi, dan 10 sepeda.(*)

(T.KR-AAT/Z002)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Museum di AS Gelar Pameran Terbesar Bali

Posted: 27 Feb 2011 04:32 AM PST

New York (ANTARA News) - Museum seni di San Francisco, Amerika Serikat, Asian Art Museum, selama enam bulan akan menggelar pameran seni budaya Bali, yang disebut-sebut sebagai pameran terbesar dan terlama tentang Bali di Amerika.

Menurut keterangan dari Konsulat Jenderal RI di San Francisco yang diterima ANTARA, Sabtu, pameran yang mulai dibuka untuk masyarakat umum pada Jumat (25/2) itu menampilkan koleksi seni milik Asian Art Museum serta koleksi yang khusus dipinjam dari Belanda, antara lain dari Museum Tropen, Amsterdam, dan Rijkmuseum voor Volkenkunde, Leiden.

Karya-karya seni yang ditampilkan juga dipinjam dari berbagai museum di AS, yaitu dari Library of Congress, Washington DC; Museum of Natural History, New York; dan Fowler Museum, Los Angeles.

Selain menampilkan koleksi seni, khusus untuk pameran Bali itu Asian Art Museum juga mengadakan simposium, kegiatan pendidikan untuk anak-anak serta pertunjukan kesenian yang diisi oleh kelompok-kelompok kesenian Bali yang berlokasi di San Francisco dan sekitarnya.

Pameran di Asian Art Museum akan berlangsung 25 Februari hingga pertengahan September 2011.

Acara pembukaan pameran tradisi Bali itu sendiri dimeriahkan dengan penampilan "Purification Dance" oleh kelompok gamelan dan penari Bali Gadung Kasturi --yang beberapa penarinya adalah warga negara Amerika.

Selain itu, kelompok asal Bali, Nyanyian Darma, juga tampil membawakan musik dunia dengan sentuhan Bali yang kental.

Pembukaan rangkaian tersebut dihadiri oleh Direktur Asian Art Museum, Dr. Jay Xu, Konjen RI San Francisco, Asianto Sinambela, serta Ketua Himpunan Museum Bali (Himusba) Nyoman Gunarsa, yang juga datang sebagai utusan resmi Gubernur Bali.

Acara pembukaan juga diisi dengan pembacaan Proklamasi oleh Pejabat Balai Kota San Francisco yang menyatakan tanggal 25 Februari 2011 sebagai Bali Day: Art, Ritual and Performance.

Di situs Asian Art Museum, Jay Xu menyebut pameran "Bali: Art, Ritual, Performance" sebagai pameran terbesar dan terdalam tentang tradisi Bali di seantero Amerika Serikat.(*)

(T.K-TNY/E001)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen