Rabu, 20 Jun 2012

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Empat Siasat Bercinta di Rumah Mertua

Posted: 20 Jun 2012 10:07 AM PDT

KETIKA musim liburan tiba, terkadang Anda tak perlu mengajak anak-anak berlibur ke tempat-tempat wisata, karena Anda dan keluarga bisa berlibur di rumah mertua. Selain mendekatkan diri dengan keluarga besar, hal ini juga menjadi ajang temu kangen keluarga.

 
Tapi tahukah Anda, di antara obrolan keluarga, kangen-kangenan dan ramah-tamah antar keluarga, Anda dan suami bisa juga menikmati sensasi bercinta di rumah mertua. Walaupun privacy di rumah orang lain tak sebanyak rumah sendiri, hal inilah yang akan meninggalkan kesan berbeda.

Bukan hal yang mustahil bila Anda dan suami ingin bercinta di rumah mertua. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar dan tidak memalukan. Dengan sedikit kreativitas, Anda bisa menghangatkan kembali gairah antara Anda dan suami, seperti dilansir Ivillage.

Kunci pintu dan pastikan keberadaan anak-anak

Jika Anda sudah memiliki buah hati, tentunya mereka tidak bisa sekamar dengan Anda dan suami. Biasanya, ada kamar yang disediakan khusus untuk mereka. Pastikan anak-anak Anda merasa nyaman sehingga tidak mengganggu rencana Anda. Pastikan juga kamar yang Anda tempati memiliki kunci pintu yang masih bekerja dengan baik. Kepergok bukan hal yang menyenangkan.

Diam adalah emas

Suara rintihan bisa menjadi pembangkit semangat bercinta. Tetapi hal itu tidak bisa Anda lakukan di rumah mertua, apalagi jika kamar yang Anda tempati terletak di samping kamar mertua. Coba sesuatu yang baru, yaitu bercinta tanpa suara. Jangan keluarkan suara sekecil apa pun. Tatap mata pasangan, rasakan sentuhan kulitnya, dan bisa dipastikan Anda dan suami akan menyukai sensasi tanpa suara ini.

Besarkan suara televisi

Jika kamar yang Anda tempati memiliki fasilitas televisi, hal ini bisa menguntungkan Anda. Jika Anda dan suami tak yakin bisa tenang dan diam saat bercinta, Anda bisa membesarkan suara televisi. Putar channel yang sedang memutar film action. Di saat suara televisi cukup berisik, Anda dan suami bisa melakukan aksi yang lain. Percayalah, Anda akan menikmati sensasi ini, seperti agen rahasia yang sedang menjalankan misi rahasia.

Lakukan pagi hari

Seringkali acara kumpul keluarga membuat banyak obrolan panjang hingga malam hari. Anda dan suami bisa jadi sudah sangat lelah dan mengantuk. Jangan menyerah dulu! Pagi hari bisa menjadi jawaban untuk menikmati sensasi bercinta di rumah mertua. Pasang alarm sekira satu jam sebelum matahari terbit (atau bisa lebih awal). Bisa dipastikan, Anda dan suami akan lebih membara karena hormon seks yang dihasilkan pada pagi hari cukup tinggi.
(tty)

Penyebab Infertilitas pada Suami

Posted: 20 Jun 2012 10:02 AM PDT

MASALAH ketidaksuburan atau infertilitas bukan hanya masalah kaum wanita saja. Para pria pun memiliki banyak penyebab yang menjadikannya infertil.

 
"Infertilitas suami paling sering lantaran kualitas air mani yang di bawah standar. Untuk mengetahui apakah air mani sehat atau abnormal, dilakukan semen analysis, yaitu memeriksa air mani segar, untuk menghitung volume, jumlah, berapa yang cacat, berapa yang masih hidup, dan laju pergerakannya. Dari situ akan disimpulkan apakah air mani fertile (subur), subfertile (kurang subur), ataukah steril (tidak subur sama sekali)," tutur Dr. Handrawan Nadesul dalam bukunya Kiat Sehat Pra Nikah.
 
Lebih lanjut Handrawan mengungkapkan bahwa semakin banyak faktor kelemahan dalam air mani ditemukan, semakin sukar sperma membuahi sel telur istri. Penyebabnya bisa oleh kelemahan di dalam buah zakar (testis) sendiri, atau bisa juga oleh karena tiadanya hormon (pusat di otak), yang ikut merangsang pembentukan spermatozoa, adanya penyakit infeksi, atau sumbatan pembuluh balik testis (varikokel).
 
"Jangan dilupakan, kendati air mani tergolong subur, namun jika tidak bisa ereksi (impotensi) tetap saja gagal membuahi. Jadi, ada beda antara jantan dan subur. Pria bisa saja subur, tetapi kalau tidak jantan, percuma saja sebab tidak bisa membuahi. Sebaliknya pria bisa saja jantan, bisa ereksi, dan mampu menyetubuhi istri, namun jika air maninya tak subur, sama gagal membuahinya juga," jelasnya.
 
Dikatakan Handrawan, zaman sekarang kualitas air mani juga banyak dipengaruhi faktor polusi, paparan panas, celana dalam ketat, dan pekerjaan yang mengharuskan duduk berlama-lama.
 
"Jika buah zakar kelewat tersekap di celana yang terlalu ketat dan membuat suhu sekitarnya jadi lebih panas, produksi spermatozoanya akan menurun. Pria bercelana ketat tidak lebih subur dibanding pria bercelana kolor (kakek jaman dulu). Perlu celana dalam cukup berventilasi sehingga testis tidak pengap tersungkup di dalam," ungkap pria yang kini banyak menjadi narasumber di berbagai media kesehatan.
 
Bisa terjadi spermatozoa nol sama sekali (azospermia). Bukan berarti tidak terbentuk spermatozoa atau sel benih sama sekali, melainkan pada kasus demikian spermatozoanya dihancurkan oleh tubuh sendiri. Hal ini tergolong penyakit autoimun di mana tubuh membentuk zat anti dan zat anti yang dibentuknya ini menghancurkan bagian dari tubuhnya sendiri (ginjal, sendi, dan bisa juga spermatozoa). Untuk itu menghancurkan spermatozoanya perlu dijinakkan dengan menghambat pembentukan zat anti yang abnormal tersebut. (ina)
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan