Selasa, 29 Januari 2013

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Polisi selidiki temuan ganja di Lapas Tebing Tinggi

Posted: 29 Jan 2013 07:44 PM PST

Medan (ANTARA News) - Petugas Kepolisian Resor Tebing Tinggi hingga kini masih menyelidiki temuan satu kilogram ganja di dalam kamar tahanan lembaga pemasyarakatan (Lapas) KLas II B di daerah tersebut.

Humas Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara, Safawi di Medan, Rabu, mengatakan, narapidana (napi) pemilik narkoba itu, masih terus dicari agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka membawa barang terlarang tersebut.

Ganja tidak bertuan itu, menurut dia, diduga pemiliknya adalah warga binaan karena ditemukan, Rabu (23/1) di dalam kamar 8 Blok F Lapas Klas II B Tebing Tinggi.

"Barang yang berbahaya bagi kesehatan manusia itu, ditemukan petugas Lapas di dalam ember yang terbungkus kain putih," kata Safawi.

Dia mengatakan, setelah mengamankan ganja tersebut petugas Lapas langsung melaporkannya ke Polresta Tebing Tinggi.

Petugas kepolisian yang bekerja sama dengan Lapas Klas II B Tebing Tinggi masih mencari siapa pemilik bungkusan ganja tersebut. "Kita tetap memproses pemilik barang itu, karena perbuatan melanggar hukum dan tidak akan dibiarkan," ucap dia.

Lebih lanjut Safawi mengatakan, Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumut sedang gencar-gencarnya melakukan razia narkoba di Lapas maupun di Rutan, agar Lapas dan Rutan terbebas dari peredaran narkoba.

(M034) 

Paulus Firman siap tangani ganda putra Malaysia

Posted: 29 Jan 2013 07:11 PM PST

Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pelatih asal Indonesia, Paulus Firman mengaku siap mengemban tugas melatih ganda putra Malaysia, Koo Kien Keat-Tan Boon Heong, meskipun targetnya cukup berat untuk mencapai final Kejuaraan Dunia di Guangzhou, China pada Agustus.

"Memang ini memberikan tekanan kepada saya tetapi saya lebih suka menganggapnya sebagai tantangan," katanya seperti dikutip beberapa media lokal yang terbit di Kuala Lumpur, Rabu.

Ia percaya, dengan kerja keras dan komitmen sepenuhnya, hasilnya pasti positif.

Sebelumnya, Paulus telah bertemu dengan ketua pelatih tim beregu Malaysia, Tan Kim Her dan pelatih lain terkait tugasnya bersama tim nasional. Hasil pertemuan tersebut, ia diberi tanggung jawab melatih Kien Keat-Boon Heong, selain ganda putra lainnya, Hoon Thien How-Tan Wee Kiong dan Mohd. Lutfi Zaim Abdul Khalid-Tan Wee Gieen.

Mantan pelatih ganda putri Indonesia itu optimistis dapat mempersiapkan Kien Keat-Boon Heong untuk mencapai target yang ditetapkan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) untuk maju ke final Kejuaraan Dunia.

"Kejuaraan Dunia akan berlangsung Agustus yang akan datang dan kita masih mempunyai waktu sekitar enam bulan lagi untuk melakukan persiapan. Untuk saat ini saya tidak bisa memberitahu apa rencana saya," katanya.

"Saya perlu bertemu dengan pemain lebih dulu untuk mengenal kondisi mereka. Apa yang bisa saya katakan, saya akan membuat target untuk Kien Keat-Boon Heong dalam setiap kejuaraan yang mereka ikuti sebelum Kejuaraan Dunia dimulai," katanya.

Ia mengakui, prestasi pasangan ganda putra yang pernah menjadi ganda nomor satu dunia tersebut memang hebat dan teknik permainan mereka bagus.

"Cuma saya tidak tahu apa penyebab kemerosotan prestasi mereka. Saya akan membuat analisis mengenai masalah ini untuk mendapatkan gambaran apa sebenarnya masalah mereka," ujarnya.

Pada 16 Agustus 2012, Presiden BAM Datuk Seri Mohd. Nadzmi Mohd. Salleh menyatakan bahwa induk cabang olah raga bulu tangkis itu setuju mengangkat Paulus sebagai pelatih tim ganda Malaysia dengan kontrak selama dua tahun. Paulus akan memulai tugasnya secara resmi pada Jumat (1/2).

(N004)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan