Selasa, 24 April 2012

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Mau Masak, Pilih Susu Berwarna atau Susu Putih?

Posted: 24 Apr 2012 01:15 AM PDT

Selasa, 24 April 2012 15:15 wib
Johan Sompotan - Okezone

HAI, Bu Sisca, Saya Gladies (38). Saya ingin mengolah makanan menggunakan susu karena si kecil kerap meminta, tapi saya bingung memilih karena begitu banyak ragam susu.
 
Saya mau tanya, Bu, sebenarnya susu apa yang saya sebaiknya digunakan untuk olahan makanan? Apakah susu cokelat, susu rasa stroberi, atau jenis susu lainnya? Terima kasih jawabannya, Bu Sisca.
 
Gladies-Batam
 
Jawab:
 
Memasak dengan bahan tambahan susu tentu menambah aroma harum menggoda dan cita rasa manis yang nantinya mendominasi makanan. Memang, penggunaan susu dalam olahan makanan bisa dibilang terbatas.
 
Jika ingin membuat puding, es krim, dan kue, Anda bisa memakai susu selain susu putih untuk menghadirkan cita rasa yang lain, pilihan dan porsinya bisa disesuaikan selera dan resep. Sementara bila ingin membuat sup, olahan ikan dan daging, lebih cocok menggunakan susu putih (murni) karena cita rasanya netral.
 
Namun perlu diketahui, susu yang dipakai, apapun jenisnya, harus dalam kondisi matang sempurna. Jadi bila membeli susu segar, didihkan dahulu untuk mematikan bakterinya juga mendapatkan tingkat kekentalan yang diperlukan.
 
Sisca Soewitomo
Pakar Kuliner

  (ftr)

Diduga Terlibat Transaksi Mencurigakan, PAN Bela Kadernya

Posted: 24 Apr 2012 01:14 AM PDT

JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) akan serius membela kadernya, Yasti Soepredjo Mokoagow jika mulai memasuki ranah hukum. Hal ini terkait dengan dugaan transaksi mencurigakan dalam rekening milik anggota DPR dari fraksi PAN tersebut.

"Kalau berkaitan hukum, PAN akan membelanya," kata Wakil Ketua Fraksi PAN, Viva Yoga Mauladi melalui pesan singkatnya kepada wartawan di DPR, Jakarta, Selasa (24/04/2012).

Kendati demikian, Viva yakin bahwa Yasti tidak akan terlibat dengan berbagai kasus pentimpangan tersebut.

"PAN yakin bu Yasti tidak melakukan itu karena hal itu melanggar platform PAN dan melanggar peraturan perundang-undangan," tegasnya.

Keyakinan PAN tersebut muncul karena memang partai benar-benar menjaga moral masing-masing kadernya.

"Itu tidak akan terjadi, karena PAN sangat keras dalam menjaga moral politik dan platform partai," tandasnya.

(amr)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan