Ahad, 25 September 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Pelaku Sempat Titipkan Tas Berisi Buku Jihad di Wanet

Posted: 25 Sep 2011 02:13 AM PDT

SOLO - Pelaku diduga sudah mengincar lokasi yang akan diledakkan sehari sebelum kejadian, yakni Sabtu 24 September kemarin.

Dugaan itu disampaikan Sunu, penjaga Warnet 'Solo Net' yang berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Widuran, Solo. Lokasi warnetnya hanya sekira 300 meter dari Gereja Bethel Injil Semesta (GBIS) Kepunton.

"Pelaku sempat menitipkan tas di tempat saya kemarin. Hari ini (sebelum peledakan) tadi baru diambil lagi," ujar Sunu, Minggu (25/9/2011).

Sunu mengaku sempat memeriksa sebagian isi tas dan mendapati buku-buku tentang jihad. Namun dia tidak menemukan identitas pelaku.

"Ada juga sapu tangan kaos tangan." Sambungnya.

Sebelum melancarkan aksinya, lanjut Sunu, pelaku terlihat berjalan-jalan di lokasi. Namun dia mengaku sama sekali tidak curiga bahwa pelaku akan meledakkan dirinya di gereja.

"Tadi sempat jalan-jalan di sini, seperti ada yang dicari," ungkapnya sambil memastikan pelaku bukan warga sekitar karena tidak ada yang mengenalinya.

(Bramantyo/Sindoradio/ton)

Polisi Dalami Jenis Bom yang Meledak di Solo

Posted: 25 Sep 2011 01:54 AM PDT

JAKARTA - Polisi hingga kini belum dapat menyimpulkan jenis bom yang meledak di Gereja Bethel Injil Semesta (GBIS), Jalan Arif Rahman Hakim, Solo, Jawa Tengah, siang tadi.

"Tim Gegana Polri, Polda Jateng, sedang bekerja untuk menentukan bom yang diperiksa low exposive atau high explosive. Termasuk bahan-bahan yang digunakan itu sedang dikumpulkan," ujar Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Jihartono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (25/9/2011).

Dikatakan Jihartono, tim gabungan masih bekerja keras di lapangan untuk melakukan pengumpulan barang bukti hingga sore ini.

"Sampai sejauh ini, polisi masih melakukan proses identifikasi," tutupnya.

Ledakan terjadi pada Minggu siang pukul 10.55 WIB. Pelaku yang diduga membawa dan meledakkan bom tewas di lokasi. Sementara setidaknya 20 korban luka dibawa ke RS dr Oen dan RS dr Moewardi.

Korban menderita luka akibat serpihan bom yang masuk atau menggores tubuh. Salah seorang di antaranya menderita luka parah dengan serpihan bom di dalam tubuh.

(ton)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan