Isnin, 25 Julai 2011

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Keragaman Budaya dalam HighEnd "The Masterpiece"

Posted: 25 Jul 2011 04:29 AM PDT

Lifestyle » Trend and Fashion » Keragaman Budaya dalam HighEnd "The Masterpiece"
Senin, 25 Juli 2011 - 18:29 wib

Chaerunnisa - Okezone

MAJALAH fashion dan lifestyle HighEnd kembali menghelat "The Masterpiece". Di tahun keempat, HighEnd "The Masterpiece" dimeriahkan 20 desainer terkemuka Tanah Air untuk memamerkan 22 koleksi masterpiece mereka.

"The Masterpiece" merupakan apresiasi majalah HighEnd terhadap industri kreatif di Indonesia, terutama di bidang fesyen dan kesenian. Mengangkat tema "Archipelago", HighEnd menerjemahkan hasil karya ke-20 anak bangsa dengan mengangkat multietnis, multibahasa, multiagama, dan masyarakat, yang menciptakan budaya unik.

"Masterpiece merupakan bentuk apresiasi majalah HighEnd terhadap desainer-desainer lokal untuk karya mereka yang baik. Dan, tidak menutup kemungkinan memperkenalkan desainer-desainer lokal ke kancah internasional dengan mengundang ambassador negara lain," kata Liliana Tanoesodibjo, founder majalah HighEnd saat konferensi pers "The Masterpiece" di Pacific Place Mal, Jakarta, Senin (25/7/2011).

"Lewat 'The Masterpiece', kami ingin para desainer membuat karya masterpiece mereka, hanya satu karya yang mereka anggap paling bagus. Sementara, tema 'Archipelago' terinspirasi dengan banyaknya pulau-pulau di Indonesia di mana untuk tema saat ini diambil dari Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi," sambungnya.

Adapun ke-20 desainer kenamaan Indonesia yang berpartisipasi dalam acara ini, antara lain Adjie Notonegoro, Agnes Budhisurya, Ali Charisma, Anne Avantie, Barli Asmara, Deden Siswanto, Ferry Sunarto, Harry Ibrahim, Lenny Agustin, Luwi Saluadji, Malik Moestaram, Marga Alam, Oka Diputra, Priyo Oktaviano, Rudy Chandra, Rusly Tjohnardi, Sapto Djojokartiko, Sofie, Tex Saverio, dan Wong Hang. Mereka akan meluncurkan koleksi yang mewakili gaun malam, busana pria, dan busana kebaya.

Tak hanya pergelaran busana, "The Masterpiece" tahun ini turut menjadi momen peringatan HUT ke-1 MNC Lifestyle. Dalam perayaan hari jadinya, MNC Lifestyle memberikan awards bagi perempuan yang berprestasi di bidangnya masing-masing.

"Tahun ini cukup berbeda karena digabungkan dengan HUT MNC Lifestyle, kerjasama dengan Museum Rudana," papar Ai  Syarif, Managing Editor dan Fashion Editor majalah HighEnd pada kesempatan yang sama.

"MNC Lifestyle memang masih muda, tapi kami sudah bisa menarik perhatian pemirsa. Dengan isi content salah satunya fesyen, kami selalu men-support desainer. Penonton kita khususnya wanita banyak yang terinspirasi dengan para tokoh-tokoh wanita tersebut, makanya kami memberikan awards kepada para wanita yang telah memberikan inspirasi," tutup Hendry Junifer, perwakilan dari MNC Lifestyle.

"The Masterpiece" akan dihelat di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Senin (25/7) mulai pukul 18.00 WIB. Acara sekaligus menjadi malam pengumpulan dana oleh Museum Rudana, Ubud, Bali, dan dihadiri Miss Indonesia 2011 Astrid Ellena Indriana Yunadi.

(ftr) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

Itang Yunasz Suguhkan Busana ala Timur Tengah

Posted: 25 Jul 2011 04:24 AM PDT

Lifestyle » Trend and Fashion » Itang Yunasz Suguhkan Busana ala Timur Tengah

Sambut Lebaran

Senin, 25 Juli 2011 - 18:24 wib

Dwi Indah Nurcahyani - Okezone

BUSANA muslim selalu mendapatkan minat tinggi menjelang Hari Raya. Tak heran, desainer pun mulai menyuguhkan rancangan menariknya jelang Lebaran. Itang Yunasz adalah salah satu di antaranya.

 
Sentuhan Timur Tengah yang sedang menjadi tren busana muslim belakangan ini mengulik desainer kawakan Itang Yunasz untuk mempersembahkan rancangan cantiknya menjelang Lebaran pada akhir Agustus mendatang.
 
Mengambil tema "East to Middle East", koleksi yang disuguhkan Itang Yunasz lewat label premium sesuai namanya tersebut bersifat ready-to-wear. Menariknya, sajian busana desainer kelahiran 31 Desember 1958 ini lebih bersifat fleksibel dan universal.
 
"Busana saya kali ini ada sekitar 60 koleksi dan bisa digunakan dari sehari-hari hingga pesta," kata Itang pada wartawan usai peragaan busana yang dihelat di Lagoon Lounge, Hotel Sultan, Jakarta, Senin (25/7/2011).
 
Tak heran, pada tampilannya sore itu koleksi yang dibawakan para model memang kental dengan nuansa trendi, segar, dan nyaman namun tetap memenuhi kaidah busana muslim.
 
Model abaya dan kaftan yang lekat dengan nuansa Timur Tengah coba disajikan Itang pada pergelaran yang ditujukan untuk Robby Tumewu tersebut.
 
Tak hanya itu, busana indah yang kental dengan era 70-an seperti boho dress, long skirt, celana bell bottom, scarf, tambalan kain, print paisley serta bahan lainnya pun nampak jelas dalam koleksinya tersebut. Keindahan kreasi Itang kian terlihat semarak dengan sematan ornamentasi batu-batuan, kayu, kristal, serta mutiara yang bertaburan di bagian dada, lengan, hingga kerah baju.
 
Menyoal bahan, pada koleksinya kali ini, Itang banyak bermain dengan washed silk, crepe silk, satin silk, linen, katun, polyester lace, chiffon, dan beludru sehingga tetap memberikan kenyamanan bagi penggunanya.
 
Yang menarik, di akhir peragaan tersebut Itang mempersembahkan koleksi spesial bernama Parsi (sulaman tangan India yang terkenal dengan gradasi warna sulamannya yang dibuat dengan sangat presisi). "Sulaman ini semuanya dikerjakan dengan handmade dan membutuhkan waktu pengerjaan cukup lama," tukasnya.
(tty) Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by Used Car Search.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan