Khamis, 18 Oktober 2012

Sindikasi celebrity.okezone.com

Sindikasi celebrity.okezone.com


Cheryl Cole Terima Permintaan Maaf Wanita yang Dihamili Suaminya

Posted: 18 Oct 2012 08:05 AM PDT

Kamis, 18 Oktober 2012 22:05 wib
Elang Riki Yanuar - Okezone

LONDON- Buku biografi Cheryl Cole masih terus menjadi ulasan sejumlah media di Inggris. Isi yang paling menarik perhatian tentu saja seputar skandal perselingkuhan yang dilakukan suami Cheryl saat itu, Ashley Cole.

Di buku itu Cheryl menjelaskan bagaimana terpukulnya dia ketika mendengar suaminya berselingkuh dengan banyak wanita. Saking terpukulnya, Cheryl selalu menangis dan mengurung diri di kamar.

Buku yang ditulis Cheryl itupun menggugah perasaan Aimee Walton. Aimee merupakan salah satu yang menjadi selingkuhan pemain sepakbola asal klub Chelsea itu. Sebagai sesama wanita, Aimee sepertinya mengerti perasaan Cheryl kala itu. Dia pun meminta maaf kepada Cheryl atas perbuatannya dulu.

Aimee menuliskan permintaan maaf itu ke dalam sebuah surat terbuka. Selain berisi permintaan maaf, Aimee membuka kembali skandal yang sempat menghebohkan itu. Dia mengungkapkan pernah dua kali menjalani tes kehamilan. Hasilnya, Aimee positif hamil.

"Aku tahu ini mungkin sangat berat untukmu membacanya, tapi aku mengambil alat tes kehamilan. Dia (Ashley) menolak untuk menggunakan kondom. Aku tidak pernah mengatakan kepada siapa pun sebelumnya. Tapi hasil tes pertama dinyatakan hamil," tulis Aimee seperti dikutip Mirror, Kamis (18/10/2012).

"Aku pergi ke dokter dua setengah pekan kemudian dan melakukan tes lainnya. Hasilnya juga positif tapi agak samar-samar," tandasnya.

Wanita yang berprofesi sebagai penata rambut ini coba membela diri setelah kejadian itu. Menurut Aimee, andai saja perselingkuhannya dengan Ashley tidak dibongkar, Cheryl tentu tidak tahu jika suaminya seorang mata keranjang. Cheryl kemudian memutuskan bercerai dengan Ashley.

"Jika aku tidak melakukan apa yang aku perbuat, Anda bisa saja masih menikah dengan Ashley, tidak tahu seperti apa dia sebenarnya," pungkasnya.

(rik)

Nikahi Marsha Timothy, Vino G Bastian Belum Mau Bicara

Posted: 18 Oct 2012 07:14 AM PDT

Kamis, 18 Oktober 2012 21:14 wib
Edi Hidayat - Okezone

JAKARTA- Kabar pernikahan Vino G Bastian dengan Marsha Timothy masih terkesan ditutup-tutupi. Vino dan Marsha belum pernah membicarakan kabar bahagia mereka itu.

Beberapa hari jelang pernikahannya, Vino menggelar pengajian di kediamannya di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Namun, usai pengajian di pagi hari, kediaman vino langsung tertutup rapat hingga menjelang sore.

Begitu juga di malam hari. Pantauan Okezone, dua buah mobil sempat memasuki kediaman Vino. Kedua mobil tersebut keluar lagi berbarengan dengan kaca gelap tertutup rapat.

Tidak hanya itu, para tetangga Vino pun seolah bungkam dan memilih menghindar dari para awak media. Vino dan Marsha akan menikah pada 20 Oktober 2012 di Jakarta.

(rik)

detikcom

detikcom


Tak Punya Tokoh, Partai Islam Sulit Berkembang

Posted: 18 Oct 2012 01:03 PM PDT

Jumat, 19/10/2012 03:03 WIB

Danu Damarjati - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta Minimnya figur membuat partai Islam kesulitan berkembang. Padahal partai membutuhkan tokoh agar tetap mendapat dukungan masyarakat.

"Yang penting partai Islam harus punya tokoh, harus punya kemampuan mobilisasi massa terutama media," kata pengamat politik Saiful Mujani di Jakarta, Kamis (18/10/2012) malam.

Menurutnya partai Islam saat ini kekurangan tokoh termasuk untuk menghadapi pemilu presiden 2014. "Representasi orang Islam yang ada dulu Gus Dur, kedua mungkin Amin Rais. Masalahnya Amin dikotakkan dalam kelompok Islam tertentu. Jadi harus ada tokoh representasi Islam tapi juga bisa sangat luas diterima oleh berbagai kalangan," sambungnya.

Menghadapi Pilpres 2014, partai sebut Mujani harus segera menyosialisasikan calonnya. Di sini, peran media massa menjadi sangat penting. "Asal ada upaya tokoh tertentu dan bekerja dibantu disosialisasikan secara masif," tuturnya.

Untuk Pilpres 2014, Mujani menyebut sejumlah tokoh mulai banyak dibicarakan menjadi kandidat capres.

"Misalnya Surya Paloh karena dia punya partai baru atau Pak Hatta Rajasa. Tapi yang betul-betul baru adalah Pak Mahfud Md, bagaimanapun dia dekat dengan PKB dan pernah jadi anggota DPR," ujar dia.

(fdn/edo)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Sponsored Link

Gara-gara Sengketa Lahan, Ponakan Tega Bunuh Pamannya

Posted: 18 Oct 2012 12:22 PM PDT

Jumat, 19/10/2012 02:22 WIB

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta Gara-gara sengketa lahan seluas 10 are atau 1.000 m2, seorang pria di Bontonompo, Kabupaten Gowa, seorang pria nekat membunuh pamannya. Pelaku berinisial DN langsung melarikan diri usai menebas leher pamannya.

Korban bernama Abbas Daeng Sija (56) tewas akibat tebasan di bagian leher dan punggungnya. Dalam aksinya, DN rekannya berinisial YT.

Kejadian terjadi ketika pelaku dan korban dipertemukan oleh aparat Desa Katangka. Pelaku protes dengan keputusan yang memenangkan pamannya, dalam perselisihan lahan.

Keluarga korban lainnya yang tidak terima dengan tindakan pembunuhan, langsung membakar rumah dan sepeda motor yang ditinggalkan pelaku.

Kasat Sabhara Polres Gowa, AKP M Yusuf menuturkan, kasus pembunuhan ini diakibatkan sengketa lahan antara paman dan keponakan.

"Usai memarangi pamannya, pelaku langsung kabur. Sedangkan rumahnya dibakar oleh keluarga korban lainnya, yang tidak terima dengan tindakan DN, hingga saat ini pelaku dalam kejaran petugas," ujar Yusuf.

Untuk mengantisipasi bentrokan susulan, aparat Polres Gowa melakukan penjagaan di sekitar lokasi kejadian.

(mna/fdn)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Sponsored Link

KOMPAS.com - Nasional

KOMPAS.com - Nasional


Pelimpahan Perkara Simulator Disebut Tanpa Dasar Hukum

Posted: 18 Oct 2012 11:09 AM PDT

Dugaan Korupsi Simulator Polri

Pelimpahan Perkara Simulator Disebut Tanpa Dasar Hukum

Penulis : Sabrina Asril | Jumat, 19 Oktober 2012 | 01:00 WIB

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, bersama Mensesneg Sudi Silalahi (kiri), dan Menko Polhukam Djoko Suyanto (tengah), menyampaikan konferensi persnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/10/2012). Dalam kesempatan tersebut Presiden menegaskan bahwa penanganan kasus Simulator SIM di Korlantas Mabes Polri, yang melibatkan Irjen (Pol) Djoko Susilo, sepenuhnya ditangani KPK, penanganan kasus penyidik KPK, Novel Baswedan, dan rencana revisi UU KPK, ditangguhkan karena waktunya tidak tepat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim pengacara para tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator di Korps Lalu Lintas Polri protes terhadap pelimpahan kewenangan penyidikan perkara simulator dari Bareskrim Polri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Pelimpahan penyidikan itu dinilai tanpa landasan hukum atau hanya atas instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan desakan publik.

"Tidak ada dasar hukumnya mengenai pelimpahan itu. Apalagi ini kan menyangkut pengalihan penanganan tersangka. Itu bisa-bisanya KPK saja agar semua tersangka dilimpahkan ke KPK. Ironis negeri ini," kata pengacara Budi Susanto, Rufinus Hutahuruk saat dihubungi, Kamis (18/10/2012) malam.

Menurut Rufinus, pidato Presiden pada 8 Oktober lalu hanyalah sebuah pendapat untuk mengakhiri perseteruan antara KPK dengan Polri. Namun, menurut dia, pendapat itu tidak serta merta bisa dijadikan dasar penyidik untuk melimpahkan kasus ke KPK. Karena itu, dirinya dan pengacara tersangka lain meminta bantuan Komisi III DPR untuk mengatasi masalah itu.

Rufinus dan Juniver Girsang pengacara tersangka Inspektur Djoko Susilo bertemu dengan beberapa anggota Komisi III seperti Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar), Trimedya Panjaitan (Fraksi PDI Perjuangan), Syarifudin Sudding (Fraksi Partai Hanura), Ahmad Yani (Fraksi PPP), dan Baharudin Nasori (Fraksi PKB) siang tadi. Menurut dia, dalam pertemuan itu Sudding langsung menghubungi Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Nanan Soekarna. Saat itu, Suding bertanya apakah kasus simulator ini sudah dilimpahkan ke KPK atau belum.

"Pak Nanan jangan limpahkan wewenang ke KPK karena tidak ada dasar hukum yang kuat," ucap Rufinus menirukan ucapan Sudding. Perkara itu sampai sekarang belum dilimpahkan ke KPK.

Seperti diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Polri menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus simulator kepada KPK. Awalnya terjadi sengketa kewenangan penyidikan setelah KPK dan Polri sama-sama menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Akhirnya, KPK dan Polri sepakat menangani bersama-sama kasus itu. KPK akan menangani kasus yang melibatkan golongan penyelenggara negara dan pihak swasta. Kasus ini melibatkan empat tersangka, yaitu mantan Kepala Korlantas Inspektur Jenderal Djoko Susilo, mantan Wakil Kepala Korlantas Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, serta dua rekanan pengadaan, yakni Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Soekotjo Bambang.

Adapun Polri hanya akan menangani kasus yang tidak melibatkan penyelenggara negara. Kasus ini melibatkan dua tersangka, yaitu Kepala Primer Koperasi Polisi Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan selaku panitia lelang proyek simulator dan Bendahara Korlantas Komisaris Legimo. Semula Polri juga menangani kasus dengan tersangka Didik Purnomo, Budi Susanto, dan Soekotjo Bambang. Hingga saat ini, proses pelimpahan masih dibicarakan dengan berbagai pihak.

Tolak Dilimpahkan ke KPK, Pengacara Tersangka Minta Bantuan Komisi III

Posted: 18 Oct 2012 10:38 AM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim penasihat hukum dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator di Korps Lalu Lintas Polri, yakni Inspektur Jenderal Djoko Susilo dan Budi Susanto meminta perlindungan hukum kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat. Mereka menolak jika penanganan kasus simulator diserahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

"Tujuan kedatangan kami ke DPR adalah untuk meminta perlindungan hukum dan HAM terhadap klien-klien kami yang haknya sudah tercabut dengan adanya pelimpahan kasus simulator dari Polri ke KPK," kata Rufinus Hutahuruk, pengacara Budi ketika dihubungi, Kamis (18/10/2012) malam.

Rudianus mengatakan, permintaan itu disampaikan ketika bertemu dengan beberapa anggota Komisi III seperti Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar), Trimedya Panjaitan (Fraksi PDI Perjuangan), Syarifudin Sudding (Fraksi Partai Hanura), Ahmad Yani (Fraksi PPP), dan Baharudin Nasori (Fraksi PKB) siang tadi. Dalam pertemuan itu, menurut Rufianus, Juniver Girsang selaku pengacara Djoko juga turut hadir. Kepada wartawan, Juniver mengaku tak hadir.

Rufinus menjelaskan, pengacara para tersangka kasus simolator sudah melakukan berbagai upaya sebelum ke DPR. Menurut dia, pihaknya sudah mengirimkan surat penolakan keras kepada Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo dan Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman terkait pelimpahan penyidikan kasus simulator ke KPK. Selain itu, tim pengacara juga sudah sempat meminta fatwa ke Mahkamah Agung (MA) untuk mengetahui siapa yang berwenang menangani. Namun, permintaan itu ditolak MA.

"Pelimpahan wewenang ini berakibat langsung terhadap hak-hak terhadap Budi Susanto. Ini kan melanggar hukum dan HAM. Padahal setiap orang kedudukannya sama dalam hukum," kata Rufinus.

Seperti diberitakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan Polri menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus simulator kepada KPK. Awalnya terjadi sengketa kewenangan penyidikan setelah KPK dan Polri sama-sama menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Akhirnya, KPK dan Polri sepakat menangani bersama-sama kasus itu. KPK akan menangani kasus yang melibatkan golongan penyelenggara negara dan pihak swasta. Kasus ini melibatkan empat tersangka, yaitu mantan Kepala Korlantas Inspektur Jenderal Djoko Susilo, mantan Wakil Kepala Korlantas Brigadir Jenderal (Pol) Didik Purnomo, serta dua rekanan pengadaan, yakni Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto dan Direktur Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia Soekotjo Bambang.

Adapun Polri hanya akan menangani kasus yang tidak melibatkan penyelenggara negara. Kasus ini melibatkan dua tersangka, yaitu Kepala Primer Koperasi Polisi Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan selaku panitia lelang proyek simulator dan Bendahara Korlantas Komisaris Legimo. Semula Polri juga menangani kasus dengan tersangka Didik Purnomo, Budi Susanto, dan Soekotjo Bambang. Namun, hingga saat ini proses pelimpahan penyidikan belum dirampungkan.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Polisi Vs KPK
Dugaan Korupsi Korlantas Polri

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Lelah Bercinta? Coba Posisi Seks Ini

Posted: 18 Oct 2012 10:17 AM PDT

BEBERAPA posisi seks memang membutuhkan banyak tenaga. Bila Anda sedang kehabisan energi atau ingin merasakan seks tanpa butuh banyak effort, cobalah beberapa posisi seks ini.

 
Bercinta sudah menjadi salah satu kebutuhan dasar manusia. Sayangnya, kesibukan di luar rumah kerap kali membuat pasangan kekurangan tenaga. Seks pun menjadi daftar aktivitas yang dikesampingkan.


Nah, bila Anda masih ingin merasakan kenikmatan bercinta, pilihlah posisi yang tidak membutuhkan banyak tenaga. Berikut ini beberapa di antaranya.


Posisi spooning
 
Bila Anda sedang lelah dan ingin merasakan seks, cobalah posisi seks ini. Anda hanya perlu berbaring, sementara sang pria berada di samping. Pria perlu berada sedikit ke atas hingga dapat melakukan penetrasi. Posisi seperti ini memungkinkan untuk stimulasi payudara juga karena pria berada di belakang wanita.


Posisi linguine
 
Ini merupakan posisi yang ideal bagi pasangan yang lelah. Yang Anda butuhkan hanyalah stamina untuk berlutut, sementara wanita akan berbaring dengan sisi depan menghadap ke ranjang. Gunakan bantal di bawah kepala Anda untuk dukungan ekstra. Sementara pria akan duduk berlutut di belakang wanita.
 
Penetrasi pun dilakukan seperti posisi doggy style. Wanita juga akan menikmati posisi linguine karena memungkinkan penetrasi lebih dalam dan sedikit akses ke g-spot, seperti dikutip Idiva.
(uky)

Nonton Video Porno, Pria Atasi Ejakulasi Dini?

Posted: 18 Oct 2012 08:41 AM PDT

HAL ini mungkin akan menjadi berita paling mengembirakan bagi para pria, kenapa? Pasalnya, mereka mempunyai alasan logis bisa terus menonton video porno karena bisa menyembuhkan ejakulasi dini.

 
Para ahli seksualitas telah membuktikan bagi pria yang gemar menonton film atau video porno dapat membantu mengurangi ejakulasi di tubuh mereka. Sin Chew Daily melaporkan, ada seorang pria yang telah didiagnosa mengalami prostatitis pergi ke rumah sakit di Guizhou, China, untuk melakukan perawatan.
 
Setelah berkonsultasi pada dokter, justru dia disarankan untuk menonton video porno. Dr. Lin Fa Cai, urologist dari Singapura mengatakan, kemungkinan rumah sakit menginginkan pria tersebut untuk masturbasi saat menonton film tersebut agar dapat mengeluarkan sperma yang tidak sehat. Demikian yang dilaporkan The Star Online.
 
Dr Yang Zhi Jian dari klinik kesehatan pria di Singapura mengatakan, menonton film porno bahkan bisa membantu pasien meningkatkan kehidupan seks mereka dengan belajar keterampilan baru. Lain lagi dengan pakar seks, Dr Yu Wei Siang mengatakan, metode ini bisa merangsang produktivitas hormon pria.
 
Lantas, bagaimana menurut Anda? Benarkah penelitian yang dihasilkan oleh para dokter tersebut?
(tty)

ANTARA - Hiburan

ANTARA - Hiburan


Dan adu barongsai tingkat internasional pun mulai

Posted: 18 Oct 2012 08:38 AM PDT

Manggar (ANTARA News) - Belitung Timur menggelar turnamen barongsai internasional untuk pertama kalinya, tahun ini. 

Bupati Belitung Timur Basuri Tjahaja Purnama mengatakan, pada 2011, Belitung Timur menyelenggarakan turnamen barongsai nasional yang ditonton antusiastis oleh para penonton. Berangkat dari sukses itu, ruang lingkup turnamen itu diperbesar menjadi tingkat internasional.

"Mungkin ini baru Asia, kalau nanti bisa mendunia," kata dia saat jumpa pers Turnamen Barongsai Internasional Belitung Timur 2012, Kamis sore.

Dia mengatakan, turnamen internasional itu adalah salah satu cara dalam mempromosikan pariwisata Belitung Timur kepada dunia.

Turnamen ini sendiri  diikuti oleh tim dari Indonesia, Malaysia, Singapura, China, Hong Kong, dan Macau, sedangkan perlombaan akan dimulai pada 19 Oktober.

"Tahun depan kita harap bukan cuma barongsai internasional, kita juga akan create (ciptakan) lagi (perhelatan) internasional yang lain," kata Basuri.

Basuri berjanti bahwa Belitung Timur akan membuat acara rutin setiap bulan sepanjang tahun demi menarik wisatawan dan meyakinkan investor bahwa investasi di Belitung Timur tidak akan rugi.

"Kita ingin dari Januari sampai Desember, itu acara-acara secara teratur sudah bisa diketahui oleh seluruh masyarakat dunia sehingga mereka sudah bisa menjadwalkan," katanya.

(nan)

J.K. Rowling bincangkan novel barunya

Posted: 18 Oct 2012 08:30 AM PDT

New York (ANTARA News) - Saat mempromosikan novel dewasa terbarunya, The Casual Vacancy, J.K. Rowling merasa aneh dengan fenomena yang diciptakan novel dewasa erotis paling terkenal saat ini, 50 Shades of Grey. Namun, menurut Rowling kedua novel tersebut sangat berbeda.

"Ada perbedaan antara keduanya, pada buku ini orang-orang melakukan hubungan seks, tapi tidak ada yang menikmatinya," kata Rowling mengomentari bukunya sendiri.

Rowling lebih memilih menyebut novel anyarnya sebagai novel dewasa dan menekankan bahwa dia tak ingin pembacanya bingung dan berpikir dia telah berpindah dari dunia magis Hogwarts milik Harry Potter ke aliran buku erotis nan liar milik E.L.James.

The Casual Vacancy berlatar di sebuah desa kecil di Inggris di mana topik-topik dewasa seperti seks remaja, kecanduan obat-obatan terlarang dan kekerasan dibahas luas. Novel ini berhasil masuk deretan buku terlaris di beberapa negara, walaupun memperoleh resensi yang baik dan buruk sejak dirilis pada September.

Ketika ditanyai umur berapa yang pantas untuk bisa membaca novel terbarunya tersebut, Rowling berkata, "Secara personal saya menganjurkan umur 14 atau 15 tahun untuk membaca buku ini." Namun tidak untuk mereka yang dibawah 14 atau 15 tahun.

Selain itu, Rowling juga mendorong para orangtua untuk lebih terbuka dan tidak takut terhadap pilihan bacaan anak. Rowling tidak setuju orangtua yang melarang anaknya membaca jenis buku tertentu.

"Jika Anda berkata kepada seseorang, hal-hal yang Anda imajinasikan salah, berbahaya, dan buruk, saya pikir itu ibarat Anda langsung menuduh anak Anda salah, berbahaya, dan buruk. Diskusikanlah, rasakan bersama. Begitulah caranya," kata Rowling seperti dikutip Reuters.

"Tentu saja hal ini tidak berarti anak-anak bisa membaca The Casual Vacancy. Tidak pantas," pungkas Rowling.

(feb)

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Kasal pimpin sertijab tujuh jabatan strategis Mabesal

Posted: 18 Oct 2012 08:16 AM PDT

Jakarta (ANTARA News) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno memimpin upacara Serah Terima Tugas dan Jabatan tujuh jabatan strategis di jajaran Markas Besar TNI Angkatan Laut, di Gedung Utama Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis.

Ketujuh jabatan yang diserahterimakan yaitu Kepala Dinas Hidro Oceanografi Angkatan Laut (Kadishidros) dari Laksma TNI Toto Permanto kepada Laksma TNI Aan Kurnia, Kepala Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika Angkatan Laut (Kadiskomlekal) dari Laksma TNI Didik Wahyudi kepada Laksma TNI Yuhastihar, Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksma TNI Asep Burhanudin kepada Laksma TNI Supartono.

Selain itu, jabatan Kepala Dinas Material Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Kadissenlekal) dari Laksma TNI Supartono kepada Kolonel Laut (E) Bambang Sugeng, Kepala Dinas Fasilitas dan Pangkalan Angkatan Laut dari Laksma TNI Suyitno kepada Kolonel Laut (T) Lefrand Alanus Tuelah, Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Laut (Kadislitbangal) dari Laksma TNI Yuhastihar kepada Laksma TNI Irawan H Subekti, dan jabatan Kepala Dinas Psikologi Angkatan Laut (Kadispsial) dari Laksma TNI Aswad kepada Laksma TNI FX Agus Susilo.

Kasal mengatakan, jabatan yang telah diserahterimakan adalah jabatan-jabatan yang sangat penting di tingkat Mabes karena merupakan pelaksana pusat yang menyelenggarakan fungsi serta pembinaan sesuai bidang masing-masing, serta berperan langsung terhadap proses pembinaan TNI AL.

Oleh karena itu, dengan adanya dinamika roda organisasi yang semakin dinamis, serta peningkatan profesionalitas prajurit, maka TNI AL melalui proses seleksi yang ketat, terhormat, serta dapat dipertanggungjawabkan (Wanjakti), telah menunjuk perwira-perwira terbaik untuk menduduki jabatan strategis tersebut, meneruskan tongkat estafet kinerja para pejabat terdahulu yang juga merupakan perwira terbaik dan memiliki kredibilitas yang membanggakan.

"Kami patut berbangga bahwa selama ini upaya-upaya yang dilaksanakan telah berhasil meningkatkan kualitas kinerja organisasi, khususnya di satker-satker yang baru saja diserahterimakan," katanya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Staf Angakatan Laut Laksamana Madya TNI Marsetio, para Asisten Kasal, para Pangkotama TNI AL, serta para Kepala Dinas di jajaran Mabesal Jakarta.
(S037/S024)

KNPI dorong capres dari kalangan pemuda

Posted: 18 Oct 2012 08:14 AM PDT

Taufan EN Rotorasiko (ANTARA)

Kami siap memajukan nama dari tokoh muda untuk capres,"

Berita Terkait

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan E N Rotorasiko mengatakan, pihaknya mendorong agar tokoh pemuda bisa mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu Presiden 2014 mendatang.

"Kami siap memajukan nama dari tokoh muda untuk capres," kata Taufan dalam diskusi publik Kaukus Muda Indonesia (KMI) dengan tema `Tekad Kaum Muda Dalam Mewujudkan Perubahan di Indonesia` di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis.

Taufan menjelaskan ada tiga syarat bagi tokoh muda agar dapat bersaing dengan tokoh lainnya pada Pilpres 2014 mendatang, yakni memiliki karakter yang baik, cinta tanah air, dan mandiri.

"Saat ini karakter itu seakan-akan hal yang murah sekali, mudah dibeli dengan harga yang sangat kecil. Nah, ini salah. Harusnya karakter tidak bisa dibeli dengan apa pun juga. Ini yang ingin kita kembalikan," katanya.

Pada bagian lain Taufan mengatakan, KNPI juga mendorong anggotanya yang berminat maju sebagai calon anggota legislatif untuk membekali diri sebaik mungkin sehingga bisa berbuat banyak jika nantinya terpilih.

"Banyak anggota KNPI dari lintas partai yang berambisi jadi caleg pada Pemilu 2014. Jika tidak memiliki strategi implementasi yang baik, maka saya khawatir bukan melakukan perubahan terhadap legislatif, tetapi malah membuat kemunduran," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya Sugiarto mengatakan, sebaiknya kriteria untuk calon presiden 2014 berasal dari angkatan tahun 70-an.

"Kami memimpikan untuk 2014 adalah Presiden RI generasi yang lahir di tahun 50-an awal atau angkatan 70-an. Demikian pula dengan menteri-menterinya," kata Bima.

Selain itu, Bima juga berpendapat bahwa partai politik yang menduduki parlemen idealnya hanya enam saja.

"Kami lihat parlemen sebaiknya cukup enam parpol, dua parpol Islam dan empat parpol nasionalis," imbuhnya.

Selain itu, sebaiknya anggota DPR yang duduk di dalam parlemen mempunyai tujuan hanya bekerja untuk rakyat, bukan sekedar tidur dan memikirkan mobil mewah.

"Anggota-anggota DPR bukan orang-orang yang tidur di parlemen. tapi bekerja di parlemen. Mereka juga tidak akan menggunakan mobil mewah yang diparkir di basemen," ujarnya.
(S037/S024)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Kosmo Online - Dunia

Kosmo Online - Dunia


Kapal ke Gaza singgah di Greece

Posted:

Kapal ke Gaza singgah di Greece

BEBERAPA aktivis Palestin dari Greece menaiki kapal SV Estelle yang berlabuh dekat Pulau Crete semalam.


ATHENS - Sebuah kapal yang membawa aktivis pro-Palestin untuk menceroboh sekatan Gaza mengambil para penumpang di selatan Greece semalam.

Sebelum ini Israel menghalang kapal asing membawa bantuan ke Gaza. Kapal SV Estelle yang berlepas dari Sweden dan meninggalkan Naples di Itali pada 6 Oktober lalu itu singgah di Pulau Crete yang terletak di perairan antarabangsa pada Selasa lalu.

Kapal yang sarat dengan bekalan makanan dan penumpang itu kemudiannya meneruskan pelayaran dengan membawa lima wakil rakyat dari beberapa buah negara.

Wakil rakyat itu dari Sweden, Sepanyol, Greece dan Norway.

Selain itu, turut berada di atas kapal itu ialah 30 ekor burung merpati yang akan dibebaskan sebaik sahaja kapal itu tiba di Gaza.

Kapal itu dijangka sampai di Gaza pada Sabtu ini.

Sebelum ini, cubaan pertama pada Mei 2010 oleh kapal Freedom Flotilla yang ingin memasuki kawasan halangan pihak Israel berakhir tragedi apabila sembilan warga Turki terbunuh dalam misi tersebut.

Cubaan kedua pada pertengahan 2011 turut gagal apabila kapal yang belayar dari Athens dipintas pihak berkuasa Greece.

Pada November tahun lalu, tentera laut Israel berjaya mematahkan cubaan dua warga Ireland dan Kanada yang membawa 27 penumpang dan kru kapal untuk melepasi sekatan perairan antarabangsa di luar Gaza. - AFP

Helikopter tentera Syria ditembak jatuh di Idlib

Posted:

Helikopter tentera Syria ditembak jatuh di Idlib

KOMBINASI gambar menunjukkan sebuah helikopter tentera ditembak jatuh oleh kumpulan penentang di wilayah Idlib semalam.


DAMSYIK - Para penentang Presiden Bashar Al-Assad menembak jatuh sebuah helikopter dalam satu pertempuran sengit ketika pihak tentera berusaha untuk menawan sebuah bandar di Syria semalam.

Helikopter itu ditembak jatuh di wilayah Idlib.

Kejadian itu berlaku semasa Utusan Khas Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB), Lakhdar Brahimi memberi amaran bahawa konflik yang berlaku di Syria boleh merebak menjadi semakin serius.

Beberapa pertempuran masih tercetus di Damsyik dan Aleppo walaupun Brahimi meminta gencatan senjata dilaksanakan antara pihak penentang dengan tentera Presiden Bashar Al-Assad bagi menghormati kedatangan Hari Raya Aidiladha.

"Saya berharap pihak pemerintah Syria dan puak penentang bersenjata dapat memberikan reaksi positif untuk melakukan gencatan senjata dan berhenti daripada melakukan kekejaman ketika sambutan hari raya," katanya.

Menurut Brahimi, beliau tidak mahu pergolakan di Syria berterusan seperti Lebanon yang mengambil masa selama 19 bulan bagi mengakhiri tragedi pertumpahan darah.

"Krisis ini tidak boleh dibiarkan berterusan berlaku di Syria," katanya kepada media di Beirut.

Konflik tersebut yang bermula pada Mac 2011 di Syria itu telah meragut lebih 30,000 orang.

Para penentang tersebut mahu Bashar meletakkan jawatan kerana beliau gagal melaksanakan pembaharuan politik dan kebebasan bersuara.

Ketegangan juga semakin meningkat antara Damsyik dan Ankara apabila lima warga Turki terbunuh dalam bedilan meriam tentera Syria pada 3 Oktober lalu. - Agensi

Lelaki 96 tahun jadi bapa tertua di dunia

Posted:

Lelaki 96 tahun jadi bapa tertua di dunia

LAMAN YouTube semalam menunjukkan Raghav dan isterinya mendukung kedua-dua anak mereka.


HARYANA, India - Seorang lelaki berusia 96 tahun menjadi bapa paling tua di dunia selepas isterinya yang telah dikahwininya selama 17 tahun melahirkan anak kedua mereka pada awal bulan ini, lapor portal berita Indian Today semalam.

Lelaki itu, Ramajit Raghav dan isterinya, Shakuntala, 54, tidak pernah dikurniakan cahaya mata untuk tempoh 15 tahun pertama perkahwinan mereka.

Pasangan yang bertemu jodoh di sebuah perkampungan Kharkhosa di daerah Sonepat itu menerima kehadiran cahaya mata sulung lelaki dua tahun lalu.

Bagaimanapun, anak kedua mereka, Ranjit dilahirkan 5 Oktober lalu.

"Tuhan mungkin mahukan kami memiliki lagi anak. Saya sangat gembira," katanya yang juga seorang petani.

Raghav yang berasal dari Azamgarh berhijrah ke Sonepat 20 tahun yang lalu bagi mendapat pekerjaan.

Dia merupakan bekas ahli gusti ketika zaman mudanya.

Raghav memecahkan rekod sebagai bapa tertua di dunia buat kali pertama pada 2007.

Petani tersebut menewaskan rekod yang dipegang oleh lelaki dari Rajasthan, Nanu Ram Jogi yang berusia 90 tahun apabila memperoleh anaknya yang ke-21.

Raghav kini memecahkan rekodnya sendiri apabila dia memperoleh anak keduanya.

Menurut petani tersebut, dia mahu kedua-dua anaknya menjadi pegawai tinggi pentadbiran.

Akhbar dalam talian MailOnline melaporkan, Raghav mengamalkan diet dengan meminum susu, memakan buah badam dan mentega.

Petani itu berkata, jiran-jirannya berasa cemburu kerana dia berjaya memperoleh dua anak yang sihat.

Raghav berkata, jiran-jirannya kerap bertanya rahsia kesihatan dirinya.

Lelaki tersebut berkata, dia mengambil berat tentang isterinya dan memenuhi keperluannya.

"Dia seorang wanita yang amat gembira," katanya.

Ketika Shakuntala melahirkan anaknya di sebuah hospital di sini, petani tersebut diketawakan oleh doktor-doktor kerana dia menyatakan bayi itu ialah anaknya.

Shakuntala menyatakan dia amat sayang suaminya itu.

"Saya menyayanginya walaupun dia kadangkala menjerit ke arah saya," katanya.

Menurut portal berita International Business Times, dia tidak mahu anak lagi selepas memperoleh dua cahaya mata. - Agensi

KOMPAS.com - Regional

KOMPAS.com - Regional


Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Briptu Andi Sapa

Posted: 18 Oct 2012 09:07 AM PDT

Tembakan Salvo Iringi Pemakaman Briptu Andi Sapa

Penulis : Kontributor Tana Luwu, Husain | Kamis, 18 Oktober 2012 | 16:07 WIB

LUWU, KOMPAS.com - Ratusan warga di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, memadati lokasi pemakaman jenazah Briptu Andi Sapa, salah satu personel polisi Poso yang ditemukan tewas dengan kondisi menganaskan di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Kamis (18/10/2012).

Tembakan salvo meletus sesaat sebelum jenazah Briptu Andi Sapa dimasukkan ke liang lahat di lokasi pekuburan Islam yang jaraknya berkisar satu kilometer dari rumah korban di Dusun Poppoko, Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Sulawesi Selatan.

Dari pantauan Kompas.com, saat berlangsungnya prosesi pemakaman secara militer, kerabat dan keluarga korban tak kuasa menahan tangis. Bahkan beberapa orang keluarga korban histeris dan jatuh pingsan saat jenazah almarhum Andi akan dimasukkan ke liang lahat.

Sementara orangtua almarhum, Gabbu dan Subaedah tampak shock menerima kenyataan pahit yang menimpa putranya, Andi Sapa. Bahkan Subaedah harus dievakuasi karena jatuh pingsan.

Sebelum pelepasan jenazah, di pagi harinya rumah duka yang berada di kompleks Pasar Ponrakka, Dusun Poppoko itu dipadati ratusan warga yang datang untuk menyampaikan rasa belasungkawa.

Membeludaknya warga yang datang pada Kamis pagi tadi, membuat prosesi serah terima jenazah dari pihak keluarga ke instansi kepolisian sempat tertunda beberapa jam.

Briptu Andi Sappa yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di lokasi dekat pelatihan teroris Poso, Sulawesi Selatan. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak. Menurut kerabatnya, almarhum Briptu Andi dikenal sebagai sosok pendiam dan baik.

Telkomsel Kawal Kualitas Jaringan di Ruteng

Posted: 18 Oct 2012 08:56 AM PDT

Telekomunikasi

Telkomsel Kawal Kualitas Jaringan di Ruteng

Penulis : Ayu Sulistyowati | Kamis, 18 Oktober 2012 | 15:56 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com- PT Telkomsel menguji kualitas jaringan saat berlangsungnya rangkaian perayaan 100 tahun Gereja Katolik Manggarai yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono di Ruteng, Kamis (18/10/2012) hingga Jumat (19/10/2012).

Hal itu dilakukan untuk menjamin kelancaran komunikasi pelanggan di Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, dan Ruteng di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Head of ICT Network Management Telkomsel Regional Bali Nusra Ganot Sunoto mengatakan, uji kualitas jaringan merupakan kegiatan quality assurance untuk menjaminkan kenyamanan berkomunikasi bagi seluruh pelanggan dan masyarakat yang terlibat dalam aktivitas kepresidenan di Labuan Bajo dan Ruteng.

Menurut dia, momen ini menjadi kesempatan baik untuk meningkatkan layanan berkualitas.

Pada drive test di Labuan Bajo dan Ruteng, Telkomsel mengukur kekuatan sinyal 2G dan 3G serta kualitas layanan data. Hasilnya memperlihatkan kekuatan sinyal Telkomsel secara umum sangat baik, dengan angka rata-rata Reception Level (RxL) dan Received Signal Code Power (RSCP) -85 dBm atau setara 3-4 bar sinyal di ponsel.

Performansi layanan data secara umum juga baik, di mana kecepatan download dengan menggunakan jaringan 3G rata-rata mencapai 1 Mbps.

Telkomsel telah menggelar lebih dari 100 base transceiver station (BTS) termasuk 10 Node B (BTS 3G) untuk melayani kebutuhan komunikasi masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai. Untuk memaksimalkan penggunaan layanan data, Telkomsel telah melipatgandakan kapasitas jaringan 3 Node B yang berlokasi di Ruteng.

Editor :

Marcus Suprihadi

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Kafe Bunga Tanggal 25

Posted: 18 Oct 2012 12:14 AM PDT

UNDANGAN itu sungguh mirip pizza. Sangat menggoda. Simak saja suara perempuan yang meneleponku siang itu. Empuk sekali.
 
"Kenalin, saya Alia. Saya panitia penyelenggara Pekan Bahasa yang akan diadakan bulan depan oleh fakultas saya, Fakultas Sastra. Seperti biasa, salah satu agendanya adalah bedah novel. Jika Anda tidak keberatan, kami bermaksud mendiskusikan novel Anda, Sang Penulis. Dan jika jadwal Anda masih kosong pada tanggal 25 bulan depan, kami harap Anda bersedia mengisinya dengan menjadi pembicara dalam acara kami ini."
 
Hmm, permintaan izin yang sungguh-sungguh ramah, batinku. Disertai undangan yang santun pula! Sehingga agak keterluan jika aku tidak berterimakasih terlebih dahulu. "Tapi ngomong-ngomong, sebagai apa saya diundang?" gurauku di tengah rasa bangga sekaligus gugup.
 
"Maaf?" "Panitia mengundang saya sebagai apa; sebagai penulis atau pembaca novel itu. Kaidah anak sastra 'kan begini, ketika sebuah karya selesai ditulis, otomatis pengarangnya mati. Kalau begitu, saya bukan lagi penulis novel itu, kan?"
 
Di seberang, Alia tertawa. Gurih sekali. Segurih keju mozarella yang ditabur di atas senampan pizza. "Bagaimana kalau saya mengundang Anda sebagai Roni saja?"
 
Kali ini aku yang tertawa. Roni adalah tokoh utama dalam novel yang kutulis. "Tapi Roni tak pernah benar-benar jadi penulis lho! Tidak ada satu cerpen pun yang selesai dibuatnya meski dia ke sana-kemari mengaku cerpenis. Jadi bersiap-siaplah kecewa mengundang cerpenis gadungan ke acara Pekan Bahasa!"
 
Tawa Alia berderai-derai lagi. Seperti gerimis yang jatuh kecil-kecil pada hari pertama aku menggarap "novel" itu. Sumpah mati, kala itu aku tidak menyangka jika kelak apa yang kutulis mewujud jadi karya sastra bernama novel. Karena aku bukan novelis. Bukan pula cerpenis. Menjadi sastrawan tidak pernah masuk dalam daftar cita-citaku. Buku-buku sastra hanya satu-dua yang pernah kubaca. Itu pun lebih disebabkan propaganda seseorang. Roni, nama orang itu, cinta setengah mati pada dunia sastra. Dialah yang rajin menganjurkanku membaca karya-karya yang menurutnya bagus dan pantas diberi predikat "edan tenan".
 
"Coba deh baca buku ini! Kamu pasti suka, pasti terkaget-kaget, pasti terguncang-guncang," katanya suatu ketika sambil mengacung-acungkan buku kumpulan cerpen Iblis Tidak Pernah Mati. Gayanya mengingatkanku pada masa kecil, pada tingkah Bapak jika sedang mengiming-imingi coklat asal aku mau tidur siang.
 
"Kamu mungkin akan bertanya-tanya: kok bisa ya nulis cerita kayak gini? Istimewa sekali. Gila. Edan. Saking edannya, jangan-jangan, nanti kamu malah ingin jadi cerpenis juga!"
 
Aku masih ingat betapa aku bergegas menyambut buku itu. Bukan karena termakan promosinya. Bukan karena terpikat omongannya yang sarat majas hiperbola. Aku justru tidak suka caranya beriklan. Kurasa dia tidak berbakat jadi salesman. Rayuannya kurang "maut". Tidak meyakinkan. Terlalu tergesa-gesa. Jadi, sebelum mulutnya tambah berbuih-buih, kuputuskan untuk menyerobot buku itu.
 
Seharian aku membaca buku yang Roni jamin akan membuatku terguncang-guncang itu. Dan, okay, dalam beberapa hal, Roni mungkin benar. Aku memang terpukau dengan kecerdikan si penulis meracik kenyataan dengan imajinasi, mengaduk fakta dalam fiksi hingga terhidang ramuan yang menyegarkan. Aku memang terguncang-guncang waktu harus membayangkan alangkah pedihnya menjadi warga keturunan Tionghoa di saat kerusuhan Mei 1998 meletus di negeri ini. Alangkah sakitnya menjadi Clara, perempuan yang oleh sejumlah orang dianggap pantas dipukuli, dibakar mobilnya, bahkan diperkosa, semata-mata karena dia keturunan China!
 
Namun, itu tidak serta-merta membuatku tertarik untuk ikut-ikutan mengarang cerpen seperti yang Roni perkirakan. Bagiku, puisi, prosa, atau sastra secara umum tetaplah sebuah dunia yang gelap nan asing, dan karenanya enggan kugeluti. Satu-satunya hal yang selalu menggelitik untuk terus kukuntit justru tentang Roni. Tentang minatnya pada dunia sastra. Tentang nafsu mengarangnya yang luar biasa. Juga tentang cita-citanya yang (ternyata) memang cuma satu: menjadi penulis!
 
Kalau ditanya kenapa ingin begitu, kurang lebih jawabannya begini. "Aku tidak mau kelak jadi pegawai. Mau pegawai negeri atau swasta, sama saja. Sama tidak enaknya. Bayangkan! Betapa bosannya berangkat pagi pulang malam, mengerjakan tugas yang itu-itu saja. Otak kita bisa jadi tong kosong kalau terus-terusan mengurusi hal-hal rutin yang tidak penting bagi kualitas kemanusiaan kita. Aku lebih suka kerjaan yang fleksibel, yang bikin kita mikir, yang bisa dilakukan kapan aja, sambil tiduran, sambil nongkrong di balkon."
 
Maka jangan heran jika obrolan-obrolannya melulu soal tulis-menulis, soal sastra. Kalau siang ini dia bicara panjang lebar mengenai Seratus Tahun Kesunyian, malam nanti mungkin giliran Saman. Kalau Minggu pagi dia berulang-ulang memuji cerpen Danarto yang baru dibacanya di sebuah koran nasional, boleh jadi sorenya dia datang ke tempatku sambil membawa halaman koran lain yang memuat cerpen Eka Kurniawan.
 
"Edan tenan! Dahsyat benar cerpen ini! Coba lihat!" begitu puja-puji yang biasa dia lontarkan. "Kalau cerpen kamu yang dimuat di situ, baru aku bilang edan tenan," itulah komentar yang biasa meluncur dari mulutku. Dan, inilah kalimat yang biasa dia timpalkan. "Minggu depan, kamu bakalan lihat cerpenku nongol di situ. Tunggu saja."
 
Tapi rupanya, menunggu cerpen Roni dimuat di koran sama saja dengan menunggu Godot yang tak datang-datang. Karena kenyatannya, dia tidak pernah berhasil menulis satu cerpen pun! Semuanya gagal di tengah jalan. Pretel-pretel. Serupa motor kehabisan bensin. Seperti mobil terendam banjir. Tulisan-tulisannya selalu mogok kehabisan energi penciptaan. Ada yang hanya tersusun tiga paragraf. Ada yang hanya tertulis separuh gagasan. Bahkan tidak sedikit yang cuma berisi judul ditambah satu baris pertama!
 
Aih-aih, ada apa sebenarnya dengan Roni? "Inilah celakanya kalau jadi penyair duluan sebelum menulis cerpen," ujarnya membela diri setiap kali kutertawakan.
"Oya?"
 
"Begini, jauh-jauh hari sebelum jatuh cinta pada cerpen, aku sudah terbiasa menulis puisi. Berbeda dengan prosa, puisi itu 'kan harus padat. Hemat. Pelit kata-kata. Sebisa mungkin menghindar dari ungkapan-ungkapan yang biasa, sekaligus tertib ber-aa-ii."
"Ber-aa-ii?"
 
"Berima, maksudku. Mengandung unsur bunyi. Nah, mindset kepenyairan inilah yang selalu menggangguku. Setiap kali mulai menulis, baru selesai satu paragraf, aku sudah gatal untuk mengeditnya. Terkadang cuma untuk memastikan, sudah cantik apa belum bahasanya. Sudah indah apa belum kedengarannya. Begitu seterusnya."
 
Ya, begitulah seterusnya! Dari hari ke hari, Roni berpusing dengan proses kreatifnya yang tak rampung-rampung. Padahal telah dicobanya segala cara. Mulai dari yang bersifat teknis sampai non-teknis. Mulai dari membaca lebih banyak lagi buku-buku cerita, berpartisipasi aktif dalam komunitas-komunitas sastra, berkunjung ke rumah-rumah sastrawan, sampai mondar-mandir bawa laptop ke kafe-kafe layaknya penulis-penulis masa kini. Untuk menebalkan motivasinya, ia bahkan bernazar untuk tidak menikah sebelum novelnya terbit! Tapi tetap saja tak terlahir apa-apa dari laptop-nya itu. Jangankan novel, cerpen yang cuma sebanyak enam halaman, pun tidak!
 
Berjuta kenangan tentang Roni itulah yang terus-menerus bergentayangan dalam pikiranku. Lalu lama-lama menjelma jadi hantu. Hantu yang tak bosan-bosan menggodaku untuk duduk berminggu-minggu di depan komputer, menulis cerita perihal Roni.
 
Awalnya kupikir, apa yang kutulis itu cuma semacam kesaksian. Atau paling banter, biografi seorang (calon) penulis yang malang. Tapi tiba-tiba kawan-kawan bilang, ini novel! Tiba-tiba ada yang berinisiatif menerbitkan. Tiba-tiba sudah jadi buku. Dan, tiba-tiba aku diundang Alia untuk jadi pembicara di acara Pekan Bahasa.
 
Sebuah undangan yang, seperti kubilang sejak awal, sungguh mirip pizza. Sangat menggoda. Bukan semata-mata karena (hhmm, yummy!) bisa dijadikan ajang promosi demi "menarik" lebih banyak royalti. Bukan semata-mata karena jumlah honornya yang lumayan menggiurkan. Melainkan juga karena acara ini bakal diselenggarakan di kota di mana aku dan Roni pernah tinggal, di mana seluruh ide novelku berawal.
 
Nah! Itulah sebabnya, ketika Alia menanyakan kesediaanku menghadiri acaranya itu, aku cuma bisa bilang, "Saya tidak punya alasan untuk menolaknya." "Terima kasih. Sampai jumpa tanggal 25."
♦♦♦


TANGGAL 25. Aku tiba di terminal kota menjelang magrib. Angin dingin segera menyergap. Dasar pegunungan! Tidak bosan-bosan bikin orang menggigil. Atas saran Alia, aku langsung menuju hotel yang sudah dipesankannya atas namaku. Tak lama kemudian, ia muncul mengajakku makan.
 
"Saya ingin mengajak Anda makan di tempat spesial."
"Oya? Di mana?"
"Maaf, kejutan selalu muncul belakangan."
 
Aha, nakal juga anak ini rupanya! Dan terasa semakin nakal saja ketika ternyata, "tempat spesial" yang dimaksudnya adalah Kafe Bunga. Kafe yang kuceritakan berulang-ulang dalam novelku sebagai tempat di mana aku dan Roni biasa minum kopi sembari menulis meski—ya, lagi-lagi—tulisannya tak jadi-jadi.
 
"Masih kenal tempat ini?"
Aku tersenyum. "Terima kasih kejutannya."
"Anda pesan apa? Double Bitter?"
 
Aku tersenyum untuk kesekian kali. Double Bitter yang ia maksud pastilah kopi superpahit yang biasa dipesan Roni di kafe ini dan kucantumkan agak sering dalam novelku. Agaknya gadis ini benar-benar pembaca yang khusyuk. Setiap detil ia pahami, ia selidiki, ia cocokkan dengan lingkungan sekitar. Dan lihatlah, betapa ia amat sumringah melihatku senyum-senyum dihajar kenangan!
 
Namun senyumku mendadak tercekat begitu melihat seseorang di pojok ruangan. Duduk sendirian. Cuma berteman secangkir minuman. Roni? Si penulis malang itu? Aku ingin membantah. Agar suasananya tidak senostalgik film-film drama. Tapi semakin kutatap semakin kupandang, kenyataan bahwa laki-laki itu adalah Roni semakin tak terbantahkan. Muka tirus. Hidung bangir. Rambut keriting. Tidak salah lagi, itu dia!
 
Seketika aku merasakan diriku terbelah jadi dua. Kaki kananku ingin sekali beranjak menemuinya. Tapi kaki kiriku mati-matian menahannya. Meja di pojok kafe itu… Ah! Kenapa tidak pernah mudah melumat kekecewaan? Kenapa selalu susah melupakan apa-apa yang pernah dikatakannya di meja di pojok kafe itu?
 
"Aku capek menjawab pertanyaanmu yang itu-itu saja," ujarnya waktu itu dengan wajah beku dan senyum kaku. Pandangan matanya mengarah entah ke mana. Yang pasti bukan ke arahku, perempuan yang saat itu, hampir dua tahun dipacarinya.
 
"Aku kan sudah bilang, aku baru akan menikah kalau novelku sudah terbit. Titik. Jadi kenapa kamu masih menanyakan kapan kita tunangan sementara kamu sendiri tahu novelku baru bab satu!"
 
Aku menggeram. Ingin menampar. Ingin menerjang. "Kamu bilang bab satu sejak lima bulan lalu!" "Kamu pikir mudah menulis novel?"
 
"Kamu pikir mudah pacaran dengan orang tidak jelas macam kamu? Sampai kapan aku harus menunggu? Aku sudah 27. Sudah sarjana sejak tiga tahun lalu. Wajar dong kalau ibuku bolak-balik tanya kapan aku menikah. Aku orang kampung, Ron! Ingat itu! Umur 20 saja sudah dibilang perawan tua."
 
"Bilang saja kamu belum dapat laki-laki yang pas."
"Celakanya, ibuku sudah tahu aku serius sama kamu."
"Tapi sialnya, novelku belum selesai juga."
"Maumu aku menunggu sampai novelmu selesai, padahal bab satu saja baru tiga halaman!"
"Itu kalau kamu mau."
"Kalau tidak?"
 
Aku tidak pernah bisa menceritakan kelanjutan jawabannya. Bahkan hingga sekarang. Jawaban itu masih menggantung di ujung lidahku, tanpa pernah terceritakan pada siapa pun. Yang bisa kuceritakan padamu hanyalah bahwa usai mendapat jawaban itu, aku bergegas pergi. Bukan semata-mata dari kafe ini. Lebih dari itu: dari kota ini!
 
Banyak hal yang berkaitan dengan Roni yang berhasil kubuang, memang. Kartu ponselku kugunting jadi dua sepulang dari kafe malam itu juga. Sehingga ia tidak punya lagi akses untuk menghubungiku. Buku-buku yang dihadiahkannya padaku kuhibahkan ke teman-teman. Dan, harapanku yang membubung tinggi untuk menikah dengannya telah kusingkirkan jauh-jauh sejak malam itu juga.
 
Tinggal satu hal yang tak bisa kubuang: kenangan. Semakin keras usahaku menyingkirkan semakin kuat ia mencengkeram. Maka ketika aku benar-benar sadar bahwa mustahil mengelabui ingatan, kulumat saja kenangan-kenangan itu. Kukunyah pelan-pelan. Sari-sarinya kutulis diam-diam. Sampai mewujud jadi novel. Novel yang mengantarkanku kembali ke kota ini. Ke kafe ini. Ke reuni ini.
 
Reuni? Ah, tidak! Tidak akan pernah ada reuni antara aku dan Roni. Meski terkadang aku ingin. Meski mungkin ia mau. Meski sebetulnya aku selalu terobsesi untuk menunjukkan padanya bahwa aku bisa menulis novel seperti yang ia perjuangkan, seperti yang ia cita-citakan. Meski sebenarnya aku ingin bertanya: sudah selesaikah novelmu, Ron?
 
"Mbak Shinta," tiba-tiba Alia mengetuk meja. "Anda pesan apa?"
"Kita balik ke hotel saja."


Oleh Hammad Riyadi
 
Penulis lahir di Situbondo, 7 September 1980. Mulai belajar menulis sejak duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah, Gulukguluk Sumenep (Madura). Pada 1998, salah satu cerpennya menjuarai lomba menulis cerpen tingkat SLTA se-Madura. Beberapa tulisannya yang lain pernah dimuat di Horison, Santri, MPA, Banjarmasin Post. Saat ini bekerja sebagai buruh pabrik sepatu di Mojokerto, Jawa Timur.


(Bagi Anda yang memiliki cerita pendek dan bersedia dipublikasikan, silakan kirim ke alamat email: news@okezone.com)  

(//ful)

Mubarok: Mulut Ruhut Mulut Sinetron

Posted: 18 Oct 2012 12:00 AM PDT

JAKARTA- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok mengungkapkan, wacana tentang penggulingan Anas Urbaningrum dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat hanyalah omong kosong. Mubarok mengatakan posisi Anas Urbaningrum hingga saat ini masih aman.

Sebelumnya, Ketua Divisi Kominfo DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul mengatakan Partai Demokrat  akan segera mengadakan Kongres Luar Biasa (KLB) untuk mencopot Anas.  Ruhut menambahkan, SBY sudah melakukan pembahasan dan menyiapkan pengganti Anas, jika terbukti menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait hal itu, Mubarok mengungkapkan pernyataan tersebut sangatlah tidak benar. "Mulut Ruhut itu mulut sinetron, sinetron politik," kata ahmad Mubarok kepada okezone, Kamis (18/10/2012).

Mubarok meyakini Anas akan tetap menjadi Ketua Umum Demokrat. "Tidak ada itu KLB," katanya
 
Selain itu Mubarok yakin Anas  tidak terlibat dalam kasus korupsi yang sering dituduhkan kepada mantan Ketua PB HMI itu. "Dari kasus Wisma Atlet dia juga disebut, tapi mana buktinya, dari dulu dia disebut-sebut, tapi, ternyata tidak, " katanya.

(ugo)

Harian Metro: Global

Harian Metro: Global


Ramjeet bapa luar biasa

Posted: 17 Oct 2012 03:50 PM PDT

KHARKHODA (India): Seorang petani menjadi bapa paling tua di dunia, sekali gus memadamkan rekod yang diciptanya dua tahun lalu.

Ramjeet Raghav, 96, berada di sisi isterinya, Shakuntala, ketika wanita terbabit melahirkan anak kedua mereka, Ranjeet, seberat kira-kira dua kilogram, bulan lalu.


Bekas ahli gusti itu mencipta rekod dunia pada 2010 apabila Shakuntala dikatakan berusia 60 tahun melahirkan anak sulung mereka, Vikramjeet.

Tahun lalu, Ramjeet berkata, menjadi bapa amat memenatkan dan dia tidak bercadang mendapatkan anak kedua walaupun sebelum itu mengakui mengadakan hubungan seks tiga kali setiap malam dengan isterinya. Namun, semalam, Ramjeet berkata, dia berasa amat bertuah dikurniakan anak kedua.


"Ia memang mencabar tetapi saya tetap gembira," katanya. Keluarga itu tinggal di sebuah pondok dua bilik di Kharkhoda.


Hasil pekerjaannya sebagai petani, Ramjeet memperoleh pendapatan kira-kira RM200 sebulan. Ramjeet mendakwa amalannya memakan susu, mentega dan badam membantunya menjadi awet muda.

"Saya sangat berkemampuan mendapatkan lebih ramai anak," katanya.


Namun, kata Ramjeet, dia meminta isterinya mengambil langkah perlu bagi menghalang kehamilan.

"Saya mahu anak-anak saya bersekolah dan berjaya.


"Jika ada anak lagi, saya tak berkemampuan membiayai mereka," katanya. - TS

Artikel ini disiarkan pada : 2012/10/18


Penerima wajah kini boleh berus gigi, bercukur

Posted: 17 Oct 2012 03:48 PM PDT

ANNAPOLIS: Tujuh bulan selepas menjalani pembedahan, wajah baru Richard Lee Norris dipamerkan kepada umum, lengkap dengan muka, gigi, lidah dan dagunya, semalam.

Norris, 37, adalah pesakit pemindahan wajah paling meluas pernah dijalankan setakat ini.


Dia mengalami kecederaan parah akibat kemalangan membabitkan senjata api pada 1997.

Selama 15 tahun, Norris terpaksa menyembunyikan wajahnya di sebalik topeng dan keluar dari rumahnya di Hillsville, Virginia, ketika malam.


Selepas menjalani pembedahan 36 jam di Pusat Perubatan Universiti Maryland tujuh bulan lalu, Norris kini mampu merasai wajah sendiri, selain dapat memberus gigi serta bercukur. Deria menghidunya juga pulih walaupun ia terjejas selepas dia menembak mukanya pada 1997.


Insiden itu menyebabkan Norris hilang hidung, bibir dan hampir semua kemampuan menggerakkan mulutnya. - DM

Artikel ini disiarkan pada : 2012/10/18