ANTARA - Berita Terkini |
Ekspansi lahan beratkan industri sawit Posted: 14 Dec 2012 07:18 PM PST Berita Terkait "Masalah lahan ini memberatkan industri sawit kita di tengah persoalan ketidakjelasan harga," ujarnya saat dihubungi di Jakarta, Sabtu. Ia mengatakan, sebagai perbandingan tahun lalu ekspansi lahan sawit baru dari perusahaan swasta hanya seluas 285.000 hektare (ha). Padahal, dikemukakannya, sekira tujuh tahun lalu perusahaan swasta di Indonesia pernah membukukan rekor pembukaan lahan hingga 600.000 ha dalam setahun. "Selama ini tumpang tindih lahan menjadi masalah yang cukup signifikan," katanya. Dari aktivitas perluasan lahan sawit seluas 500.000 ha per tahun, menurut dia, kini baru 125.000 ha yang dikembangkan. Pemerintah mencanangkan revitalisasi kelapa sawit yang kini lahannya mencapai 9 juta ha, dan sekira 50 persennya atau seluas 4,5 juta ha dikelola petani. Menurut Joko, persoalan lahan menjadi semakin rumit manakala pemerintah memoratorium pembukaan lahan sawit baru selama dua tahun terakhir. Pemerintah menunda pemberian izin pembukaan lahan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2011, jika industri sawit menggunakan hutan alam primer dan lahan gambut yang berada di hutan konservasi, hutan lindung, dan hutan produksi. "Kita tidak bisa mengandalkan peningkatan produktivitas lahan, jika ekspansi terhambat bagaimana mungkin industri sanggup berkembang," katanya. Padahal, ia menyatakan, berdasarkan roadmap pengembangan industri sawit nasional yang dicanangkan pemerintah, ditargetkan pada 2025 produksi minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) bisa mencapai 40 juta ton setahun. Oleh karena itu, Joko menambahkan, lambannya pembukaan lahan baru dikhawatirkan akan mengancam pencapaian target itu. Inpres
10 tahun 2011 mengenai moratorium pembukaan lahan baru di hutan alam
primer dan lahan gambut, antara lain bertujuan menjaga kelestarian
hutan, daya serap karbon sekaligus mengurangi tingkat pemanasan global
yang mempengaruhi perubahan iklim dunia. Editor: Priyambodo RH COPYRIGHT © 2012 Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com |
Rumah Tahfidz Palembang berbagi rahasia Ustad Yusuf Mansur Posted: 14 Dec 2012 06:55 PM PST Palembang (ANTARA News) - Rumah Tahfidz Kiai Marogan di Palembang, Sumatera Selatan, berbagi rahasia mengenai Ustad Yusuf Mansur dengan menerbitkan buku berjudul "Kun The Winner Wa Laa Takun The Loser". Buku setebal 250 halaman itu berisi cerita hari-hari bersama Ustad Yusuf Mansur yang mengasuh Pondok Pesantren Daarul Quran Tangerang, kata penulis buku itu, Ustad Mgs Fauzan Yayan SQ, di Palembang, Sabtu. Menurut Yayan, rahasia Ustad Yusuf Mansur diperoleh dari pengamatan sehari-hari dirinya ketika menjadi staf pengajar di Pondok Pesantren Daarul Quran, dan pengalaman orang dekat, sahabat baik dari kalangan pengusaha, ulama dan juga ada kesaksian dari istri dan anak-anaknya. Selain menghimpun cerita dan pengalaman orang-orang dekat dan yang mengenal ustad kondang itu, menurut dia, isi buku diperkaya dengan hasil investigasi di Kota Palembang, Tangerang, Hongkong hingga Arab Saudi. Buku pertama mengungkap rahasia sukses Ustad Yusuf Mansur berdasarkan cerita orang-orang terdekat dan hasil investigasi hingga ke Arab Saudi, mengarahkan langkah pembaca buku ini untuk mewujudkan "Kun Fa Ya Kun" dalam hidup mereka, kata dia. Dia menjelaskan, buku tersebut rencananya diluncurkan untuk masyarakat umum di Villa Marbella Anyer, Banten, pada 19 Desember 2012 bertepatan dengan hari ulang tahun ke 36 Ustad Yusuf Mansur. Untuk mendapatkan buku tersebut cukup mengeluarkan uang pengganti ongkos cetak sebesar Rp55.000 dengan menghubungi petugas Rumah Tahfidz Kiai Marogan Palembang, ujarnya menambahkan. Editor: Priyambodo RH COPYRIGHT © 2012 Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com |
You are subscribed to email updates from ANTARA News - Berita Terkini To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 |
Tiada ulasan:
Catat Ulasan