Isnin, 25 Jun 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Perempuan Ini Terpaksa Bepergian Ditemani Mayat

Posted: 25 Jun 2012 06:10 AM PDT

STOCKHOLM - Kenyamanan sangat dibutuhkan ketika kita menempuh perjalanan yang cukup jauh. Namun, seorang perempuan asal Swedia justru merasakan hal sebaliknya, ia terpaksa duduk disamping jenazah selama berjam-jam dalam sebuah penerbangan.

Perempuan asal Swedia itu mengaku, insiden itu berawal ketika seorang pria yang duduk disebelahnya tiba-tiba saja mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Pria itu mengalami kejang-kejang sebelum maskapai Kenya Airlines lepas landas dari Amsterdam, Belanda, menuju Tanzania," ujar Lena Pettersson, yang dikutip UPI, Senin, (25/6/2012).

Setelah pesawat berada di udara, pria itu pun diketahui meninggal dunia. Pettersson pun dengan terpaksa harus duduk disebelah pria yang sudah tidak bernyawa itu selama penerbangan berlangsung.

"Tentu saja itu bukan kejadian yang menyenangkan. Namun Saya hanya tidak ingin menimbulkan keributan," ujar Pettersson.

Namun, setelah kejadian tidak menyenangkan yang dialaminya selama beberapa jam tersebut Pettersson pun menuntut biaya ganti rugi kepada maskapai Kenya Airlines. Meski butuh waktu selama beberapa bulan untuk mendapatkan haknya, akhirnya maskapai penerbangan itu bersedia membayar USD713 atau sekira Rp6.7 juta (Rp9.473 per USD).(rhs)

Masa Terhina, Malaysia Layangkan Protes ke RI

Posted: 25 Jun 2012 05:05 AM PDT

KUALA LUMPUR - Kementerian Luar Negeri Malaysia memanggil kuasa usaha sementara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur. Pemanggilan ini dilakukan untuk menyampaikan protes dari Pemerintah Malaysia kepada Indonesia.


"Kerajaan Malaysia sama sekali tidak dapat menerima tindakan-tindakan kekerasan terhadap kepentingan Malaysia di Indonesia dan komentar-komentar provokatif terhadap Malaysia yang telah dilakukan oleh beberapa pihak di Indonesia kebelakangan ini," pernyataan Menteri Luar Negeri Anifah Aman dalam website Kemlu Malaysia, Senin (26/5/2012).


Kemlu Malaysia juga mengatakan bahwa Menlu Malaysia Anifah Aman telah berusaha menghubungi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa yang saat ini masih dalam perjalanan dinas. Aman sepertinya menginginkan penjelasan langsung mengenai permasalahan ini.


"Kuasa usaha sementara KBRI di Kuala Lumpur menjelaskan bahwa Pemerintah Indonesia memandang serius masalah ini. Khususnya dengan insiden yang diarahkan kepada pihak Malaysia," lanjut pernyataan tersebut.


Menurut keterangan Kemlu Malaysia, kuasa usaha KBRI di Malaysia mengatakan, komentar-komentar yang dikeluarkan oleh beberapa anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) dalam sebuah acara televisi pekan lalu, tidak mewakili sikap pemerintah ataupun anggota DPR Indonesia. 

(faj)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan