Sabtu, 9 Jun 2012

KOMPAS.com - Nasional

KOMPAS.com - Nasional


Inilah Rumah Keluarga Tommy

Posted: 09 Jun 2012 07:39 AM PDT

Suap Pegawai Pajak

Inilah Rumah Keluarga Tommy

Idha Saraswati W Sejati | Marcus Suprihadi | Sabtu, 9 Juni 2012 | 16:38 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com- Rumah keluarga Tommy Hindratno di Jalan Lempung Baru nomer 5-7 Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur tertutup rapat. Sejumlah wartawan yang mendatangi rumah pejabat Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (6/6) lalu itu hanya bisa mengamati rumah dari pintu gerbang.

Di dalam salah satu rumah, tampak seorang lelaki mengenakan kemeja putih. Namun, ia tidak bersedia membukakan pintu bagi wartawan yang mengetuk pintu gerbang.

Seorang pengantar surat dari kantor pos juga harus menunggu lama untuk mengantarkan surat ke penghuni rumah. Sejumlah tetangga mengakui bahwa rumah itu memang ditinggali Tommy dan orangtuanya. Namun, mereka enggan memberikan keterangan lebih jauh.

Rumah keluarga Tommy yang berdiri di atas lahan tak kurang dari 25 meter x 15 meter itu dikelilingi pagar setinggi dua meter dengan gerbang yang digembok. Di lahan itu ada tiga rumah. Rumah bertingkat di bagian samping halaman tampak lebih mewah dibandingkan dua rumah lainnya.

Di halaman rumah tersebut tampak sebuah gazebo yang dinaungi sejumlah pohon. Di sudut halaman lainnya tampak sebuah mobil marcedes warga biru muda, dan dua truk yang diparkir bersebelahan.

Seperti diberitakan, Tommy tertangkap tangan setelah makan siang di Warung Padang, Jalan Lapangan Ros, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2012) silam.

Bersama seorang kerabatnya, ia diduga menerima uang di atas Rp 200 juta. Mereka langsung di bawa ke kantor KPK.

Pendekatan Keamanan Tak Selesaikan Masalah Papua

Posted: 09 Jun 2012 05:50 AM PDT

Pendekatan Keamanan Tak Selesaikan Masalah Papua

| Heru Margianto | Sabtu, 9 Juni 2012 | 19:43 WIB

JAYAPURA, KOMPAS.com - Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, berpandangan, pendekatan keamanan di Papua tidak akan menyelesaikan sejumlah persoalan ataupun konflik yang tengah melanda provinsi paling timur Indonesia itu.
    
"Yah, menurut kami, penyelesaian dengan pendekatakan keamanan itu tidak akan pernah menuntaskan persoalan," kata Mahfud di sela-sela kunjungan kerja rombongan Komisi I DPR RI ke Jayapura, Papua, Sabtu (9/6/2012).
    
Ia menyampaikan, berbagai masukan yang diperoleh Komisi I dalam pertemuan dengan sejumlah pihak di Papua menegaskan harapan yang besar dari masyarakat agar penyelesaian masalah Papua secara menyeluruh dilakukan dengan dialog. Rombongan Komisi I bertemu dengan tokoh agama, perempuan dan LSM di daerah DOK IX Distrik Jayapura Utara, Jumat (8/6/2012) sore kemarin. "Mereka (tokoh agama, adat, LSM dan lain-lain) inginkan penyelesaian politik secara menyeluruh dengan dialog," katanya.

Delegasi Komisi I juga bertemu dengan insan pers di Papua. "Media ingin diberikan kebebasan untuk meliput. Inti permasalahan yang terjadi di Papua jangan ditutupi, tetapi cepat diselesaikan oleh pemerintah," lanjut Mahfudz.
    
Ia mengatakan, di akhir kunjungan rombongan DPR RI selama tiga hari di Kota Jayapura, pihaknya akan segera mendiskusikan, merumuskan, dan menyusun langkah-langkah komunikasi lanjutan dengan pemerintah pusat agar ada suatu penyelesaian untuk Papua.
    
Komisi I DPR RI mengagendakan kunjungan kerja ke Papua untuk merespons dinamika sosial dan keamanan di provinsi itu yang semakin mengkhawatirkan. Rombongan Komisi I antara lain Mahfudz Siddiq, Roy Suryo, Yoris Raweyai, Salim Mengga, Meutya Hafid, Tritamtomo, dan sejumlah staf sekretariat.

 

Tiada ulasan:

Catat Ulasan