Sabtu, 19 Januari 2013

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Bergambar Kandidat Bupati, Mobil Camat Dirusak

Posted: 18 Jan 2013 11:08 PM PST

BONE- Mobil Camat Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, dirusak orang dikenal karena dipasang gambar salah satu kandidat Bupati Bone. Pelaku yang mengendarai sepeda motor, diduga suruhan salah satu kandidat lain.

Mobil Camat Tellu Siattinge, Andi Kamaluddin, yang parkir di depan rumah di Desa Lanca, Tellu Siattinge, dirusak oleh orang tidak dikenal, Sabtu (19/1/2013) dini hari.

Akibatnya, mobil Toyota Avanza warna merah maron dengan nomor polisi DD 1006 WE, rusak. Kaca belakang mobil pecah dan kaca depan retak.

Diduga perusakan tersebut direncanakan, karena warga menemukan bungkusan plastik hitam yang berisi sebuah batu besar untuk melempari mobil.

Menurut seorang warga, Amir, saat kejadian dia melihat sepeda motor Yamaha Jupiter yang buru-buru meninggalkan tempat kejadian. Namun Amir mengaku tidak mengenal pelaku dan tidak melihat nomor polisi sepeda motor tersebut karena gelap.

Pelaku diduga suruhan pesaing kandidat calon bupati yang didukung Andi. Sebab, menejlang Pemilihan Bupati Bone pada 22 Januari mendatang, suhu politik mulai memanas.

Andi mengatakan, perusakan mobil pribadinya itu terjadi sekira pukul 02.00 Wita. Namun, dia dan keluarga tidak mendengar suara mencurigakan, karena saat kejadian sedang tidur.

Andi baru mengetahui peristiwa tersebut, setelah istrinya akan memakai mobil dan mendapati kaca pecah. Andi membantah jika perusakan mobil itu berkaitan dengan pilkada. Kejadian itu juga sudah dilaporkan kepada aparat Kepolisian.

Kapolsek Tellu Siattinge, AKP Musliadi, membenarkan kasus perusakan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan dan berjanji segera mengungkap pelaku perusakan. 

Siswa Kesurupan, Guru Rampas Kamera Wartawan

Posted: 18 Jan 2013 08:19 PM PST

MELABOH- Sebuah kamera wartawan telivisi swasta dirampas saat meliput kesurupan siswa di Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) Negeri 3 Meulaboh, NAD. Pihak sekolah berkilah, perampasan dilakukan akibat kesalahpahaman.

Perampasan bermula, saat Arif Fahmi, wartawan televisi, meliput kesurupan di ruang kelas tiga. Tiba-tiba seorang guru mengusir dan merampas kameranya, Sabtu (19/1/2013).

Kamera baru diserahkan, setelah Arif mengaku sebagai wartawan yang tengah melakukan peliputan.

Kepala SMK Negeri 3 Meulaboh, Hamidah, membantah telah merampas kamera wartawan. Dia mengatakan pengusiran dan perampasan akibat kesalahpahaman, karena wartawan tersebut tidak meminta izin untuk melakukan peliputan di sekolah. 

Hamidah juga menyampaikan, kesurupan siswa kerap terjadi di sekolah. Menurutnya, seorang siswa yang sering kesurupan karena menderita penyakit tertentu.

Sementara siswa kesurupan dijemput keluarganya dalam kondisi tidak sadar. 

(Ofan Torang/Sindo TV/tbn)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan