Khamis, 13 Disember 2012

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Ahok : keputusan soal dana MRT tergantung Jokowi

Posted: 13 Dec 2012 08:00 AM PST

 Jakarta (ANTARA News) -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengemukakan Guberur Jokowi Widodo atau biasa disebut Jokowi belum memutuskan ada-tidaknya anggaran mass rapid transportation (MRT) dalam APBD 2013.

"Itu yang kami belum tahu, kalau pak Gubernur minta dimasukin ya kami masukin, kalau pak Gubernur bilang tidak ya tidak kami masukkan," kata Ahok.

Dia memperkirakan APBD 2013 akan disahkan lebih lambat dari waktu yang ditentukan.

Menurut dia, jika pembahasan di tingkat DPRD bisa berjalan lancar serta teratur, APBD 2013 sudah bisa disahkan pada bulan Januari 2013.

Hingga kini RAPBD masih dalam tahap penyusunan di pemerintah provinsi DKI.  Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menyerahkan RAPBD ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta pada 14 Desember 2012. "Rencana besok untuk dibahas. Nanti kan diserahkan tanggal 14 lah, Jumat," katanya.

Kemunduran ini, menurutnya akan juga memundurkan program yang sudah dirancang untuk tahun 2013. "Pasti terlambat," katanya. 

(dny)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Dua warga Banjarbaru meninggal akibat DBD

Posted: 13 Dec 2012 07:30 AM PST

Ilustrasi - seorang petugas melakukan pengasapan (fogging). (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

Ada dua warga yang meninggal akibat demam berdarah, satu orang meninggal bulan Februari dan satu lagi pada November 2012,"

Berita Terkait

Banjarbaru (ANTARA News) - Dua warga Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan meninggal akibat menderita penyakit Demam Berdarah Dengue dan ratusan lainnya dinyatakan positif terserang penyakit mematikan itu.

"Ada dua warga yang meninggal akibat demam berdarah, satu orang meninggal bulan Februari dan satu lagi pada November 2012," ujar Kabid Penanggulangan Masalah Kesehatan Dinkes Banjarbaru Amir Rizal, Kamis.

Ia mengatakan, sepanjang tahun 2012 sejak Januari hingga pertengahan Desember sebanyak 170 orang lainnya dinyatakan positif terserang DBD dan sempat menjalani perawatan di puskesmas maupun rumah sakit.

Menurut dia, pihaknya sudah melakukan pengasapan (fogging) fokus untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty (AA) dewasa yang membawa virus penyakit demam berdarah.

"Fogging fokus dilakukan pada kawasan yang diketahui terdapat penderita demam berdarah namun langkah itu hanya mematikan nyamuk dewasa sedangkan jentiknya masih hidup," katanya.

Dijelaskan, langkah yang dinilai efektif mencegah perkembangbiakan nyamuk AA adalah melakukan gerakan 3 M yakni menutup, menguras dan mengubur barang-barang yang bisa menimbulkan genangan air.

"Gerakan 3 M efektif mencegah perkembangbiakan nyamuk AA karena menghilangkan genangan air yang menjadi tempat bersarang dan berkembangnya nyamuk sehingga tidak sampai besar dan dewasa," ujarnya.

Dikatakan, selain fogging fokus, pihaknya juga memberdayakan peran aktif masyarakat yang dijadikan kader pemantau jentik nyamuk yang dibentuk pada setiap kelurahan dan melaporkan hasilnya secara berkala.

Laporan itu dijadikan dasar untuk mengambil tindakan pencegahan perkembangbiakan nyamuk pada satu kawasan sehingga anggota masyarakat terhindari dari gigitan nyamuk yang bisa menyebabkan penyakit DBD itu.

"Selain memberdayakan peran aktiff masyarakat, kami juga menjadikan anak usia sekolah sebagai kader yang disebut juru pemantau jentik sehingga keberadaan jentik nyamuk bisa terdeteksi," kata dia.

Sementara itu dokter spesialis anak RSUD Banjarbaru Indra W Himawan mengatakan, kasus serangan DBD mengalami peningkatan terutama di masa peralihan musim dari kemarau ke musim hujan seperti yang berlangsung sekarang.

"Menjelang masa peralihan musim memang biasa terjadi peningkatan kasus DBD sehingga kami mengimbau setiap masyarakat waspada, salah satunya menggalakkan gerakan 3 M," katanya.

(KR-SYO/N001)

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan