LIVERPOOL – Sejak hasil akhir musim lalu hingga matchday ketujuh akhir pekan kemarin, Everton tak pernah menghuni peringkat lebih rendah dari klub sekotanya, Liverpool. Tapi entah mengapa, Everton tak juga bisa mendominasi derby Merseyside di antara mereka.
Duel dua tim kota pelabuhan ini akan kembali terhampar di Goodison Park, besok malam. Dari delapan pertemuan terakhir, The Toffess hanya mampu dua kali menang atas Liverpool. Everton kerap inferior di bawah bayang-bayang The Kop, kendati mereka selalu finis lebih baik di klasemen akhir Premier League.
"Tahun lalu kami gagal mengalahkan Liverpool, tapi kami merampungkan liga di atas mereka. Raihan tiga poin memang sangat penting, tapi itu itu takkan berarti sampai akhir musim, sampai posisi di liga ditentukan," ujar arsitek Everton, David Moyes.
"Anda bisa memenangkan partai ini jika punya kemauan. Tahun lalu kami gagal tapi merampungkan kompetisi lebih baik dari mereka. Jadi, ada banyak versi dan sudut pandang dalam melihat kondisi ini," lanjutnya, seperti dilansir Soccerway, Sabtu (27/10/2012).
Minggu malam mendatang, akan jadi ujian berikutnya bagi Everton untuk membuktikan diri bahwa mereka tak hanya mampu finis lebih baik lagi musim ini atas The Reds, tapi juga melenyapkan rasa inferioritas atas penguasa Anfield tersebut. Keyakinan dan kepercayaan diri akan jadi kunci atas ikhtiar armada Everton.
"Partai-partai derbi selalu menarik. Kami senang berada di salah satunya, tapi kami jarang sukses memenangkannya. Kami harus punya pikiran yang optimis dan positif. Kali ini kami harus sangat yakin fokus pada apa yang kami usahakan," sambung Moyes.
Kondisi pasukan Brendan Rodgers yang baru kembali dari pentas Europa League, menghadirkan keuntungan tersendiri bagi Everton, terlebih menyoal kebugaran pemainnya. Tapi jika Moyes ditempatkan pada posisi yang sama, Moyes pun takkan menukar situasi apapun demi pentas Eropa.
"Memang di Premier League, permainannya sangat intens dan akan lebih baik jika tim anda punya pekan yang luang untuk mempersiapkan tim," tambahnya.
"Tapi jika anda menanyakan pada saya apakah ingin berada di kancah Eropa, saya tentu akan memilih bermain di Eropa dan derbi pula ketimbang tidak sama sekali," tuntas pelatih yang juga simpatisan partai buruh Inggris tersebut.
(raw)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan