Sabtu, 2 Februari 2013

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


2.000 rumah tidak layak huni di Biak akan direhabilitasi

Posted: 02 Feb 2013 07:01 PM PST

Biak (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada tahun 2013 merencanakan merehabilitasi 2.000 rumah warga yang tidak layak huni.

Kepala BPPD Biak Yunus Saflembolo mengatakan program bedah rumah layak huni merupakan bantun Pemerintah Pusat lewat Kementerian Perumahan Rakyat.

"Anggaran yang dibutuhkan merehabilitasi 2.000 rumah warga mencapai Rp30 miliar dengan rincian setiap rumah dialokasi pembiayaan sebesar Rp15 juta," ungkap Yunus, Minggu.

Ia mengatakan, program bedah rumah layak huni sangat menjawab kebutuhan masyarakat yang berdiam di lima zona rawan bencana.

Yunus mengakui, pada tahun anggaran 2012 pihak BPBD telah melakukan program rehabiltasi rumah warga sebanyak 666 rumah bantuan pemerintah Pusat.

"Program rehabilitasi rumah sangat dibutuhkan warga Biak, ya hal ini sesuai dengan data nyata langsung dari penduduk di berbagai kampung," ujarnya.

Berdasarkan data pada 2012 Pemkab Biak mendapat bantuan Kementerian Perumahan Rakyat untuk rehabilitasi rumah warga miskin mencapai 666 unit hingga sekarang sedang proses penyelesaian pekerjaan fisiknya.

(M039)

Bulog tegaskan distribusi raskin tak terkait Pilkada Jabar

Posted: 02 Feb 2013 06:45 PM PST

Bandung (ANTARA News) - Kepala Bulog Divre Jawa Barat Usep Karyana menegaskan peluncuran dan distribusi raskin di Jawa Barat yang akan mulai dilakukan 4 Februari 2013, tidak ada kaitannya dengan Pilkada Jabar.

"Raskin merupakan program nasional dalam rangka memberikan subsidi beras untuk rumah tangga sasaran, tidak ada kaitannya dengan Pilkada Jabar 2013 atau Pemilu Legislatif," kata Usep Karyawan di Bandung, Minggu.

Usep mengatakan penyaluran Raskin di Jawa Barat untuk kuota 2013 akan mulai didistribusikan pada Senin (4/2).

Waktu penyaluran raskin yang telah ditetapkan ini, berdekatan dengan awal masa kampanye Pilkada Jabar pada 7 Februari.

Ia menegaskan, penyaluran raskin oleh Bulog adalah penugasan dari negara untuk penanganan masalah pangan bagi rumah tangga yang membutuhkan.

"Alokasi penerima manfaat raskin di kabupaten/kota mengalami perubahan, datanya sudah tuntas. Rencananya program Raskin Jabar 2013 digulirkan mulai Senin (4/4) lusa," katanya.

Usep menyebutkan, kuota raskin Jabar untuk pendistribusian tahun 2013 sebanyak 470.842 ton yang akan didistribusikan kepada 2,61 juta KK rumah tangga sasaran.

"Tahun ini ada perubahan jumlah penerima manfaat Raskin di Jabar, dari 2,86 juta RTS menjadi 2,61 juta RTS. Hal itu berpengaruh juga terhadap pengurangan kuota Raskin Jabar dibandingkan tahun 2012," kata Usep.

Penyaluran Raskin per bulannya, kata Usep mencapai 39.237 ton yang akan didistribusikan melalui gudang-gudang yang tersebar di tujuh Sub Dolog yakni di Bandung, Cianjur, Karawang, Subang, Indramayu, Cirebon dan Tasikmalaya.

Jatah Raskin tahun 2013 tetap 15 kilogram per bulan per rumah tangga sasaran, dengan sistem penyaluran dari Bulog hingga ke titik distribusi yakni di desa masing-masing.

(S033/M008)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan