Jumaat, 20 Januari 2012

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


"Kerugian Negara di UI Tak Bisa Dibiarkan"

Posted: 20 Jan 2012 01:07 AM PST

JAKARTA - Potensi kerugian negara hingga Rp45 miliar akibat buruknya tata kelola di Universitas Indonesia (UI) tidak bisa hanya didiamkan.

Ketua Dewan Guru Besar UI Biran Afandi menyatakan, harus ada langkah tegas dalam kampus, serta pencegahan agar hal serupa tidak terulang di masa depan.

"Masyarakat dan seluruh civitas akademika UI harus menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam pembuatan kebijakan serta juga pengelolaan keuangan oleh pimpinan UI. Universitas harus menjadi benteng untuk good governance," kata Biran seperti dikutip dalam keterangan tertulis gerakan Save UI kepada okezone, Jumat (20/1/2012).

Senada dengan Biran, Ketua Tim Transisi UI Anwar Nasution menyatakan, temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menunjukkan betapa pentingnya perbaikan tata kelola keuangan di UI.

Temuan yang dimaksud Anwar adalah adanya indikasi kelalaian dalam hasil audit UI yang disampaikan BPK ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kemarin. Hasil audit itu menunjukkan, negara dirugikan hingga Rp45 miliar dalam dua proyek besar di UI, pembangunan Rumah Sakit Pendidikan dan kompleks komersial di lokasi bekas asrama mahasiswa UI Pegangsaan Timur.

"Tim Transisi tidak berwenang menangani temuan BPK, kami akan dengan seksama turut mengawasi agar ada tindak lanjut memadai terhadap temuan tersebut," ujar Anwar menegaskan.

Hal itu diamini Guru Besar Fakultas Hukum UI Harkristuti Harkresnowo. Anggota Tim Transisi UI itu berharap, lembaga hukum terkait, yakni kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melaksanakan penegakan hukum yang objektif.(rfa)

Full content generated by Get Full RSS.

Mendag Resmikan Pasar Percontohan di Jateng

Posted: 20 Jan 2012 01:06 AM PST

JAKARTA - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan meresmikan Pasar Cokro Kembang di Klaten, Jawa Tengah yang nantinya akan digunakan untuk pusat distribusi barang, khususnya bahan kebutuhan pokok masyarakat Jawa Tengah.

Pasar yang berdiri di atas lahan seluas 8.928 meter persegi dengan luas bangunan 3.000 meter persegi mampu menarik 750-1.000 orang pengunjung dengan transaksi atau omzet penjualan Rp150 juta-Rp200 juta per hari. Hal tersebut lah yang membuat Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan meresmikan Pasar Cokro Kembang.

Gita berharap Pasar Cokro Kembang dapat menjadi pasar percontohan yang lebih bersih, nyaman, segar, aman, jujur, higienis dan ramah lingkungan. Dibukanya pasar Cokro Kembang diharapkan mampu menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah.

"Pasar Cokro Kembang jelas memegang peranan penting bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang terjangkau," kata Gita dalam keterangan tertulisnya kepada okezone, Jumat (20/1/2012).

Mengenai proses yang dilakukan sebelum peresmian pasar percontohan, Kementerian Perdagangan terlebih dahulu melakukan kunjungan ke lapangan dan uji kelayakan sebelum memilih pasar percontohan.

Rencananya, pada 2012 Kementerian Perdagangan akan mengalokasikan anggaran APBN sebesar Rp400 miliar untuk dialokasikan ke 53 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Untuk merevitalisasi 79 pasar, yang 20 di antaranya pasar percontohan. (wdi)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan