Khamis, 25 Oktober 2012

KOMPAS.com - Internasional

KOMPAS.com - Internasional


Sempat Mogok, MRT Singapura Kembali Berfungsi

Posted: 26 Oct 2012 03:21 AM PDT

Sempat Mogok, MRT Singapura Kembali Berfungsi

Penulis : Kontributor Singapura, Ericssen | Jumat, 26 Oktober 2012 | 10:21 WIB

Kompas.com/ERICSSEN

MRT Singapura

SINGAPURA, KOMPAS.com - MRT (Mass Rapid Transport) Singapura mengalami gangguan kemarin malam, Kamis, 25 Oktober 2012. MRT jalur lingkaran (Circle Line) secara mendadak mogok sehingga menghambat perjalanan penumpang di tengah liburan akhir pekan yang panjang.

Channel News Asia melaporkan kereta api mogok pukul 10.30 waktu setempat. Sekitar pukul 11.20, jurusan Harbourfront dan Paya Lebar kembali berfungsi dan pukul 12.15, jurusan Harbourfront-Stadium dan Paya Lebar-Stadium juga kembali bergerak. Akan tetapi, pihak SMRT (operator MRT Singapura) menyampaikan jurusan Dhoby Gaut-Stadium dan Dhoby Gaut-Marina Bay tidak akan beroperasi sampai keesokan paginya.

Dhoby Gaut merupakan stasiun MRT terbesar dengan tiga pusat transfer (interchange) ke jalur lain. Penumpang yang terhambat dapat menggunakan bus feeder gratis yang disediakan di luar stasiun untuk kembali melanjutkan perjalanannya.

Dalam pernyataannya, SMRT menjelaskan kemogokan disebabkan oleh gangguan elektrikal. Mereka menambahkan bahwa saat ini mereka sedang bekerja keras untuk mengganti seluruh kabel listrik yang menggerakkan MRT sehingga kasus ini tidak terulang kembali.

Menteri Transportasi Singapura, Lui Tuck Yew, menyampaikan penyesalan beratnya atas insiden ini dan akan terus memonitor kondisi. Dia meminta Otoritas Transportasi Darat (LTA) untuk segera melakukan investigasi. Sementara itu, pihak SMRT sendiri meminta maaf dan menjanjikan penumpang dapat mengklaim kembali biaya perjalanan mereka dalam 14 hari ke depan.

Kasus mogoknya MRT Singapura ini bukanlah yang pertama. Dalam kurun waktu setahun terakhir, pihak SMRT mendapatkan kritikan pedas dari masyarakat menyusul terusiknya perjalanan mereka selama berkali-kali. Kasus terburuk terjadi Desember tahun lalu di mana terjadi kemogokan terburuk dalan sejarah di jalur utara-selatan.

Saat itu, lampu kereta sempat mati dan para penumpang kesusahan mencari ventilasi udara, bahkan beberapa penumpang mengalami kepanikan dan memecahkan kaca jendela kereta. Laporan terakhir menyebutkan bahwa kereta api jalur lingkaran sudah kembali berfungsi normal Jumat pagi hari ini (26/10/2012).

Gencatan Senjata Awal Proses Damai

Posted: 26 Oct 2012 02:18 AM PDT

Suriah

Gencatan Senjata Awal Proses Damai

Penulis : Josephus Primus | Jumat, 26 Oktober 2012 | 09:18 WIB

KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi berkomentar soal gencatan senjata antara pemerintah Suriah dengan oposisi. Dalam suatu percakapan telepon dengan Utusan Khusus Perdamaian PBB- Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi, ia mengatakan gencatan senjata adalah langkah menuju proses damai.

"Saya memuji usaha Lakhdar Brahimi memulihkan masalah di Suriah," katanya di Tehran sebagaimana warta IRNA-OANA, kemarin.

Sementara, Brahimi mengatakan berterima kasih kepada Akbar Salehi. "Iran membantu proses gencatan senjata itu," katanya.

Sebelumnya pada hari itu, Menlu Akbar Salehi dalam satu percakapan telepon dengan mitranya dari Suriah, Menteri Luar Negeri Walid al-Muallem menyebut  gerakan  oleh pemerintah Suriah merupakan langkah positif dan patut dipuji.
   
"Pihak  lain juga harus memberikan respon yang sesuai kepada niat baik pemerintah Suriah dan dengan mengamati gencatan senjata membuka jalan untuk menciptakan perdamaian di negara itu (Suriah)," kata Salehi.
   
Menlu Suriah Walid al-Muallem mengucapkan terima kasih kepada Republik Islam Iran atas pembentukan perdamaian dan ketenangan di Suriah.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan