Jumaat, 14 September 2012

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Perdana Menteri Rusia Minta Pussy Riot Bebas

Posted: 14 Sep 2012 01:24 AM PDT

Jum'at, 14 September 2012 15:24 wib
Maria Cicilia Galuh - Okezone

LONDON – Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev menyerukan pembebasan tiga personel Pussy Riot yang kini dipenjara karena kampanye anti-Putin di sebuah gereja ortodoks di Moskow.
 
Dmitry merasa tiga personel itu sudah cukup mendekam di penjara, dan harus dibebaskan.
 
Meskipun Dmitry merasa muak dengan aksi protes yang digambarkan sebagai "doa punk", Wall Street Journal melaporkan saat  pertemuan Partai Rusia Bersatu, Dmitry mengatakan, "Memperpanjang waktu mereka di penjara dengan kasus ini tampaknya tidak produktif."
 
Dia juga mengatakan, "Isu ini sangat kuat. Saya bahkan akan mengatakan beban yang berat. Saya tidak ingin menggantikan posisi hakim, tapi masa pelayanan mereka cukup sudah, pada dasarnya lebih dari cukup untuk membuat mereka berpikir tentang apa terjadi. Karena itu kebodohan mereka sendiri atau ada alasan lain."
 
Trio yang dipenjara, Tolokonnikova, Alyokhina, dan Samutsevich telah divonis hukuman dua tahun penjara pada 17 Agustus setelah dinyatakan bersalah melakukan aksi mengacau yang dimotivasi dengan kebencian terhadap agama. Mereka akan mengajukan banding pada 1 Oktober mendatang.
 
Kerusuhan di Kota Moskow terjadi ketika Pussy Riot menyampaikan pesan melalui video kepada pendukung mereka.
 
"Kita akan memperjuangkan hak untuk menyanyi, berpikir, dan mengkritisi," kata mereka. "Menjadi musisi dan artis siap untuk segalanya demi perubahan negeri kita. Tidak peduli risiko, kita melanjutkan perjuangan dengan musik di Rusia," sambung mereka.
 
"Perjuangan untuk kebebasan adalah pertempuran tanpa akhir, yang lebih besar dari sekadar hidup," tandasnya. 

(tre)

Perampok Satroni Rumah Juragan Material, Mobil Dibawa Kabur

Posted: 14 Sep 2012 01:23 AM PDT

PASURUAN - Kawanan perampok bertopeng dan bersenjata tajam kembali beraksi di Kota Pasuruan, Jawa Timur. Sebuah rumah dan toko bangunan milik Rifai, warga Desa Sungikulon, Kecamatan Pohjentrek, diobrak abrik perampok bersenjata linggis dan celurit dini hari tadi.

Kawanan perampok masuk ke rumah melalui tembok toko bangunan. Setelah berhasil menjebol tembok luar, mereka masuk dan menjebol tembok bagian dalam ke ruang utama.

Pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang itu kemudian masuk ke kamar. Pemilik rumah saat itu sedang tertidur lelap bersama istrinya, Urifah. Seorang di antaranya menyekap dan mengikat tangan pasangan suami istri menggunakan kawat.

Para pelaku dengan leluasan mengobrak-abrik isi rumah korban. Mereka mengancam korban dengan celurit dan linggis agar menunjukkan harta benda.

Korban terpaksa menunjukkan tempat menyimpan uang, perhiasan, dan kunci mobil Toyota Innova. Sejumlah perhiasan emas, dua televisi, telefon genggam, serta uang Rp5,5 juta amblas digondol pelaku. Total kerugian yang diderita korban mencapai Rp300 juta.

"Kami takut. Mereka mengancam membunuh dengan celurit. Kami tidak bisa berbuat banyak," kata Rifai.

Setelah beraksi, kawanan pelaku kabur dengan membawa mobil Toyota Innova hasil jarahannya. Sayangnya, aksi kawanan perampok ini tidak diketahui warga setempat.

Polisi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan saksi. Polisi juga menerjunkan anggotanya untuk melacak keberadaan pelaku yang diduga masih bersembunyi di Pasuruan.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Para pelaku ini diduga mengetahui seluk beluk rumah korban," kata Kapolsek Pohjentrek, Kompol Bambang HS.

(Koran SI / Arie Yoenianto / ris)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan