Khamis, 15 Mac 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Irak Bukan Tempat Bersahabat Bagi Budaya Barat

Posted: 15 Mar 2012 07:23 AM PDT

IRAK- Hati-hati jika bergaya pecinta musik emo di Irak, sebab saat ini orang-orang yang menggunakan style seperti itu akan dibantai. Ini menunjukkan bahwa Irak bukanlah tempat yang bersahabat untuk budaya atau khususnya musik barat.


Menurut sebuah laporan, ancaman terhadap para pecinta musik ini datang setelah Kementerian Dalam Negeri Irak mengeluarkan pernyataan keras terhadap fenomena yang dianggap sebagai pemuja setan.


Saat ini para polisi setempat mulai melakukan penyisiran ke dalam sekolah dan pusat kota. Para aparat yang berwenang ini mencari pemuda yang menggunakan pakaian aneh, ketat dan T-Shirt bergambar tengkorak.


"Saya bukan satu-satunya orang yang memotong rambut agar tidak menjadi target potensial. Semua teman saya di sekolah juga memutuskan untuk mengubah gaya rambut mereka dan berganti pakaian. Meskipun kami bukan emo ataupun gay," ujar Kamel Saad, seperti dilansir CNN News, Kamis (15/3/2012).


Saad juga menceritakan jika sekelompok orang yang mengaku sebagai polisi, memasuki ruangan kelas mereka dan meminta para siswa melaporkan bila ada orang yang berperilaku mencurigakan.


"Saya pikir awalnya membicarakan tentang terorisme. Tetapi ketika polisi menjelaskan lebih lagi, kami menyadari bahwa yang mereka bicarakan adalah emo," terangnya.

(faj)

Pecinta Musik Emo Dibantai Di Irak

Posted: 15 Mar 2012 07:04 AM PDT

IRAK- Setelah peristiwa penggundulan anak punk di Aceh, kejadian memilukan terjadi lagi dikalangan pecinta musik emo di Irak. Lebih dari 50 anak muda yang digambarkan bergaya emo dibunuh oleh para milisi negara tersebut. 

Menurut laporan BBC News, para pemuda ini ditembak dan dipukuli sampai mati. Penyebab peristiwa ini sendiri diduga karena menanggapi imbauan yang dikeluarkan oleh Kementerian Irak, bahwa penganut musik emo diindikasikan sebagai pemuja setan dan homoseks.


Berdasarkan laporan tersebut, ada sejumlah selebaran yang disebarkan di Ibu Kota Irak, Baghdad. Selebaran tersebut memuat nama sekitar 20 orang anak muda yang harus dihukum karena menyukai dan bergaya layaknya pemusik yang masuk dalam akar aliran punk rock ini.


Seorang ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr mengatakan, bahwa pemuda emo adalah orang-orang yang bodoh dan gila. Namun dia juga menekankan bahwa masalah ini seharusnya dibawa ke jalur hukum.


"Mereka (emo) adalah wabah untuk para komunitas muslim dan mereka harus dihilangkankan tapi melalui jalur hukum," ujar Moqtada al-Sadr dilansir dari NME, Kamis (15/3/2012).


Setidaknya saat ini sudah lebih dari 100 pemuda yang meninggal akibat masalah tersebut. Rata-rata mereka meninggal karena dipukul hingga meninggal. Selain itu ada juga korban yang meninggal karena dilempar dari atap gedung tinggi.


Hal serupa juga pernah terjadi di Rusia pada tahun 2008 lalu, ketika pemerintah setempat mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa pemuda yang penyuka musik emo dianggap sebagai sebuah gerakan ilegal.

(faj)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan