Selasa, 27 Disember 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Pemantau Liga Arab Mulai Jalankan Misi di Suriah

Posted: 27 Dec 2011 06:12 AM PST

DAMASKUS - Sekelompok pemantau Liga Arab yang berjumlah 50 orang telah memulai misinya di Suriah. mereka akan memverifikasi kepatuhan pemerintahan Suriah terkait rencana penghentian kekerasan.


Pengamat tiba di Kota Homs yang selama ini menjadi pusat perlawanan rakyat kepada pemerintah. Senin 26 Desember lalu, pasukan pemerintah dikabarkan membunuh sekira 30 orang warga dalam aksi protes.


"Tank-tank mulai ditarik dari Homs pada hari ini," ujar aktivis HAM Inggris seperti dikutip BBC Selasa, (27/12/2011).


Lebih lanjut para aktivis mengatakan masih terdapat beberapa kendaraan lapis baja yang tersembunyi di dalam gedung-gedung pemerintahan.


Sebelumnya dilaporkan kawasan Baba Amr dan Homs dilanda bentrokan hebat pada hari Senin lalu. Beberapa orang yang menyaksikan peristiwa itu mengatakan pasukan pemerintah mengancurkan banyak bangunan dan para penembak jitu disiagakan sehingga sulit untuk mencari korban.


Akibat peristiwa itu 18 orang tewas di Baba Amr sedangkan 11 lainnya tewas di Homs. Serta seorang wanita juga ditemukan tewas di Talbisseh. Sementara itu seorang warga yang turut menjadi saksi peristiwa tersebut mengatakan dirinya juga melihat korban dari tindakan keji pasukan pemerintah.


Kedatangan pengamat Liga Arab bertujuan untuk melakukan penilaian terhadap inisiatif Liga Arab yang diterima oleh Suriah. Inisiatif akan menarik pasukan pemerintah dari daerah-daerah konflik.


Damaskus telah berjanji untuk memungkinkan para pemantau melakukan pemantauan dengan aman. Para pemantau akan mendapat layanan transportasi dan keamanan.


Pemberontakan terhadap Presiden Bashar al-Assad telah dimulai pada Maret lalu. Pemberontakan terinspirasi oleh gelombang revolusi yang melanda hampir seluruh dunia Arab.


Jumlah korban tewas di Suriah menurut data yang dihimpun PBB, hingga kini telah mencapai lima ribu orang. Namun jumlah tersebut belum dapat diverifikasi terkait larangan media asing untuk memasuki Suriah.

(faj) Full content generated by Get Full RSS.

Putin: Oposisi Rusia Tak Punya Tujuan & Pemimpin

Posted: 27 Dec 2011 05:03 AM PST

MOSKOW - Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menuding pihak oposisi tidak memiliki tujuan politik yang jelas dalam dan juga tidak memiliki pemimpin yang mumpuni.

Komentar Putin merupakan tanggapan dari aksi demonstrasi massal yang terjadi pada akhir pekan lalu. Menurut perkiraan, protes itu menjadi salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah Rusia.

"Masalah yang muncul adalah, mereka (oposisi Rusia) tidak memiliki program yang jelas untuk membangun Rusia. Mereka juga tidak menjelaskan secara signifikan, apa yang akan mereka capai," ujar Putin, seperti dikutip Reuters, Selasa (27/12/2011).

Tak lupa, Putin juga menyinggung masalah pemilihan umum Presiden Rusia yang akan digelar pada Maret 2012. Putin mengatakan, pemilihan umum itu akan digelar secara transparan.

Demonstrasi besar terjadi di Rusia pada Sabtu pekan lalu dan diklaim menjadi demonstrasi terbesar sejak runtuhnya Uni Soviet. Demonstrasi itu bertujuan untuk menentang pencalonan Putin sebagai Presiden Rusia. Pemerintah Rusia juga menuduh para demonstran dibayar oleh Amerika Serikat (AS) untuk melancarkan aksinya.

Penolakan terhadap pencalonan Putin sebagai Presiden Rusia juga dilakukan oleh mantan Pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. Seorang aktivis bahkan mengatakan, Putin tidak lagi dianggap suci oleh masyarakat Rusia.(rhs)

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan