Jumaat, 2 September 2011

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Dunia Akan Dipenuhi dengan Para Manula

Posted: 02 Sep 2011 03:02 AM PDT

WASHINGTON - Faktor-faktor seperti kelahiran, migrasi dan juga kematian sangat menentukan wujud dari masyarakat dan juga generasi yang akan muncul. Namun, Diperkirakan dunia akan semakin dipenuhi oleh kaum manula pada masa yang akan datang.

Belakangan ini, populasi warga di suatu negara menunjukkan adanya peningkatan penduduk yang merupakan kaum muda. Antara dekade 1950 hingga 1990, jumlah warga berusia di bawah 30 tahun di sebuah negara meningkat. Demikian seperti dilansir FP, Jumat, (2/9/2011).
 
Namun di masa yang akan datang, hal yang sebaliknya justru akan terjadi. PBB memproyeksikan, sekira 40 tahun mendatang, setengah dari populasi setiap negara di dunia akan dipenuhi oleh warga dengan usia sekira 60 tahun. PBB menyatakan juga memproyeksikan pada 2025 mendatang, populasi anak-anak akan menurun seiring dengan menurunnya angka kelahiran.

Dalam 35 tahun ke depan, populasi negara seperti Iran dan Meksiko diprediksikan akan dipenuhi oleh seorang berusia 60 tahun, begitu pula di negara berkembang lainnya seperti Brasil, Chile, China, Lebanon, Tunisia dan lainnya.
 
Fenomena migrasi seperti yang terjadi di Meksiko diduga menjadi faktor pendukung munculnya generasi tua di negara tersebut. Populasi bocah berusia empat tahun di Meksiko kini menurun sebanyak 434 ribu pada 2010, dibandingkan pada 1996. Jumlah warga Meksiko yang bermigrasi ke Amerika Serikat dikabarkan juga akan semakin menurun di masa yang akan datang.

Selain itu, bila kita telaah negara maju seperti Jerman, Jepang, Rusia dan lainnya, mereka cenderung memiliki norma setiap satu keluarga, satu anak. Sang anak pun akan tumbuh dewasa dan hidup mengikuti norma yang ada. Jadi, bersiaplah anda untuk hidup di planet yang ramai dengan orang tua.(rhs)

AS Dukung Demokrasi di Pakistan

Posted: 02 Sep 2011 02:03 AM PDT

KAIRO - Seorang utusan Amerika Serikat (AS) menyatakan, AS sangat mendukung peningkatan demokratisasi di Pakistan karena dengan demokrasi, pengaruh ekstrimis akan berkurang.

Utusan dari AS Marc Grossman mengatakan, selama ini dirinya menaksir dengan meningkatnya demokratisasi di Pakistan, seiring dengan makin bertambahnya partai politik dan lainnya, ini adalah hal yang positif. Demikian seperti dilansir The Nation, Jumat (2/9/2011).

AS mendukung Pemerintahan Pakistan yang dipimpin oleh sipil dan cara mereka membuat kebijakan politik, ekonomi dan demokratisasi yang akan semakin mendorong Pakistan untuk maju.

Grossman juga menekankan, semakin tinggi nilai demokrasi ditanamkan, pengaruh-pengaruh ekstrimis di negara tersebut akan makin menurun.

Utusan AS itu juga menyatakan optimismenya terhadap rekonsiliasi Pakistan dan Afghanistan. Dalam beberapa bulan yang lalu Pakistan dinyatakan sudah mendukung proses rekonsiliasi Afghanistan.

Hubungan Afghanistan dan Pakistan memang mengalami ketegangan terutama dalam kasus mortar dan roket. Kedua negara tersebut melakukan perburuan terhadap militan Al Qaeda yang berada di wilayah perbatasan. Serangan dari Pakistan maupun Afghanistan dari wilayah perbatasan sering kali menewaskan warga sipil yang ada.

Selain itu, hubungan AS dan Pakistan juga mengalami ketegangan terutama setelah insiden penyergapan Osama bin Laden di Abbottabad, Pakistan ditambah pula dengan operasi pesawat pengebom tak berawak milik AS di Provinsi Waziristan, Pakistan.(rhs)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan