Ahad, 17 Mac 2013

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Drama penyanderaan di penjara Yunani berakhir tanpa korban

Posted: 17 Mar 2013 08:21 PM PDT

Athena (ANTARA News) - Drama penyanderaan yang meletus pada Sabtu malam di satu kompleks penjara di Yunani tengah, berakhir pada Minggu malam tanpa adanya korban, kata polisi Yunani.

Tahanan Albania yang memiliki reputasi negatif Alket Rizaj dan dua temannya menyerahkan diri setelah menyandera lima orang, termasuk penjaga dan tahanan lain, selama hampir 24 jam.

Mereka memulai drama penyanderaan itu setelah gagal dalam upaya melarikan diri dari Penjara Malandrino.

Tahanan tersebut meminta mobil dan uang kontan untuk meloloskan diri, serta mengancam akan menggunakan peledak rakitan, demikian laporan Xinhua.

Rizaj telah menjalani hukuman seumur hidup karena membunuh sejak 2003 dan dua kali melarikan diri dari penjara lain yang memiliki pengamanan maksimum dengan menggunakan helikopter pada 2006 dan 2009.

Tahanan lain yang memiliki reputasi buruk berusaha melarikan diri dari kompleks penjara di Yunani selatan dengan menggunakan helikopter pada Februari tahun ini.

Namun ia dihentikan oleh penjaga penjara yang melepaskan tembakan dan melukai dia serta beberapa temannya.

Penerjemah : Chaidar Abdullah

Gerilyawan Ash-Shabaab rebut kota di Somalia selatan

Posted: 17 Mar 2013 07:57 PM PDT

Mogadishu (ANTARA News) - Kelompok gerilyawan Somalia, Ash-Shabaab, merebut kota kecil Hudur di Somalia selatan, setelah penarikan tentara Somalia dan Ethiopia yang ditempatkan di daerah itu, kata penduduk setempat.

Beberapa laporan dari wilayah tersebut menunjukkan petempur Ash-Shabaab tiba di Hundur hanya beberapa jam setelah tentara Pemerintah Somalia dan Ethiopia pergi dan tak ada pertempuran dalam perebutan kota kecil penting itu.

Hudur, Ibu Kota Provinsi Wilayah Bakool, telah berada di bawah kendali pasukan Pemerintah Somalia dan Ethiopia selama dua tahun belakangan, setelah tentara Ethiopia menyeberangi perbatasan Somalia untuk memburu petempur gerilyawan di kota tersebut.

"Hudur berada di tangan petempur Ash-Shabaab. Tentara pemerintah dan Ethiopia pergi semalam (Sabtu) dan Ash-Shabaab datang pada pagi hari," kata seorang warga Hudur, yang tak ingin disebutkan jatidirinya, kepada Xinhua.

Menurut laporan dari Bakool, tentara Pemerintah Somalia dan Ethiopia berkumpul kembali di pinggiran Kota Hudur dan kota kecil itu tetap tenang meski suasana tegang. Penduduk telah mulai mengungsi karena khawatir pertempuran akan terjadi antara kedua pihak.

Itu adalah kota kecil penting pertama yang dikuasai Ash-Shabaab sejak mereka terdepak dari sebagian besar kota di bagian tengah dan selatan Somalia, termasuk ibu kota negeri tersebut, Mogadishu, dan Kota Pelabuhan strategis Kismayo.

Tentara Ethiopia melintasi perbatasan dan memasuki Somalia pada 2011 untuk memberi dukungan bagi pasukan Pemerintah Somalia dan pemelihara perdamaian Uni Afrika di negara tanduk Afrika itu.

Penerjemah : Chaidar Abdullah

Tiada ulasan:

Catat Ulasan