Jumaat, 13 Julai 2012

Sindikasi lifestyle.okezone.com

Sindikasi lifestyle.okezone.com


Stres, Wanita Lajang Pilih Makanan daripada Seks

Posted: 13 Jul 2012 10:17 AM PDT

ADA pepatah yang menyatakan, jika wanita sakit hati maka pelampiasan yang mereka lakukan dengan makan. Ternyata, pepatah tersebut benar. Bahkan, sebuah penelitan telah membuktikannya.
 
Sebuah studi baru mengungkapkan, satu dari tiga wanita lajang lebih memilih makan jika mereka sedang patah hati atau stres dibandingkan berhubungan seks. Dari 4.000 orang yang berpartisipasi dalam survei yang diadakan oleh salah satu situs kencan, beberapa dari mereka senang mengorbankan hubungan seksual hanya untuk sebuah salad.

Sebanyak 32 persen dari para responden tersebut ialah wanita dibandingkan dengan 16 persen yaitu pria. Tapi, ternyata itu tidak hanya untuk para lajang, hal tersebut dapat terjadi karena hubungan seksual pasangan yang berpotensi tidak memuaskan, sehingga mereka melampiaskan pada makanan.

Penelitian ini juga mewawancarai 3.500 pasangan menikah dan berada dalam hubungan jangka panjang berkomitmen. Sebanyak 28 persen memilih makan lantaran mereka tidak memiliki kepuasan dalam hubungan bercinta. Mayoritas responden bersedia mengorbankan hubungan seks hanya untuk sebuah steak dan cokelat atau salad caprese, sushi, dan buah segar.
 
"Orang sering mengatakan hal-hal seperti mereka akan memilih uang atau tidur, bahkan makan selama seks. Jika menemukan diri Anda lebih memilih makanan daripada hubungan seks, maka diketahui bahwa hubungan seksual Anda tidak menyenangkan," tutup terapis seks Ian Kerner kepada sebuah saluran televisi.

Dia juga menunjukkan, makanan mungkin menjadi alasan bahwa orang tersebut tidak mendapatkan hasil maksimal dari pengalaman seksual mereka. Sementara cokelat dan steak keduanya telah dikenal memiliki kandungan yang dapat mengangkat semangat mereka.

"Saya rasa ini menunjukkan bahwa orang berhubungan seks begitu saja, atau bahkan mereka tidak menikmati hubungan seks tersebut dengan baik sehingga mereka lari pada makanan," tutupnya, seperti dilansir dari Mid Day. (ina)
(tty)

Mitos-Mitos Seputar Libido Perlu Anda Tahu (III-Habis)

Posted: 13 Jul 2012 07:20 AM PDT

LIBIDO yang turun-naik membuat seseorang perlu trik khusus untuk menyiasatinya. Namun di luar itu, pengetahuan yang benar seputar libido wajib Anda miliki sebelumnya.

 
Bukan hal mudah menyiasati fluktuatif libido seseorang. Penangangan yang salah karena pemahaman yang tidak tepat pun kerap menjadi pemicunya. Untuk itu, mengetahui ulasan terbaik menyoal libido menjadi hal yang perlu dilakukan. Top Sante memberikan ulasannya berikut ini.
 
Anti-libido itu ada
 
Benar. Obat-obatan kadang-kadang memiliki efek negatif, dan bertindak sebagai anti-libido. Obat-obatan yang dimaksud ialah psikotropika, obat anti kolesterol atau obat tekanan darah. Sekira 15 persen pria yang mengonsumsi obat Prozac memiliki disfungsi ereksi. Namun setelah proses pengobatan selesai, biasanya libido kembali normal.
 
Semakin gemuk, libido semakin rendah
 
Benar, tapi relatif. Penurunan libido dialami oleh orang-orang yang kelebihan berat badan. Sebagai contoh, pria yang perutnya besar pasti memiliki Mr P yang kecil, mereka bahkan tak bisa melihat Mr P mereka sendiri. Sedangkan wanita yang gemuk biasanya merasa minder, rendah diri, kurang cantik, kurang diinginkan.
 
Afrodisiak (makanan yang disebut bisa meningkatkan libido) dapat meningkatkan libido
 
Salah. Makanan afrodisiak tidak dapat mengatasi penyebab menurunnya libido. Tapi jika Anda dan pasangan ingin mengonsumsinya, silahkan saja. (ind)
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan