Selasa, 15 Februari 2011

Republika Online

Republika Online


Republika Online

Posted:

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA - Muspida Pasuruan langsung menggelar pertemuan pasca insiden penyerang Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Islam (Yapi), di Desa Kerep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/2), yang dilakukan massa pengajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja). Muspida Pasuruan mengadakan pertemuan dengan dua belah pihak bertikai di Pendopo Kabupaten Pasuruan pada Rabu (16/2) dini hari. Hadir dalam pertemuan itu adalah Gubernur Jatim Soekarwo dan Kepala Polda Jatim Irjen Badroddin Haiti.

Menurut Badroddin, hasil pertemuan tersebut menetapkan lima butir kesepakatan. Isi kesepakatan itu adalah prihatin dan menyesalkan bentrokan fisik, meminta aparat penegak hukum menangani kasus tersebut sesuai aturan dan hukum yang berlaku, dan bersama menjaga ketertiban umum agar situasi di Pasuruan dan Jatim kondusif.

Selanjutnya, ulama dan pemuka agama untuk menjaga jamaahnya masing-masing agar tidak mudah terprovokasi kelompok lain dan media ikut bijak dalam menampilkan pemberitaan bersifat menyejukkan. "Lima kesepakatan itu mutlak harus dipatuhi sebab merupakan hasil pertemuan Muspida Pasuruan dan dua pihak yang bertikai," ujar Badroddin di Markas Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (16/2).

Insiden penyerangan Ponpes Al Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Islam dilakukan secara tiba-tiba oleh kelompok pengajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) Bangil, Kota Pasuruan. Setelah mengikuti pengajian di Singosari, Malang, Selasa (15/2) pagi, ratusan massa Aswaja dari Pasuruan, Bangil, dan Pandaan, pulang beriringan menuju Pasuruan.

Ketika melintasi Ponpes Al Ma'hadul Islam yang terletak di Jalan Pandaan-Pasuruan, massa yang naik sepeda motor itu berhenti di depan ponpes beraliran Islam Syiah tersebut. Saat itu, pukul 14.15, santri ponpes yang kebetulan sedang mengecat pagar mendapati dirinya diolok-olok ratusan massa Aswaja. Aksi olokan dibalas dengan ejekan pula.

"Dari situ, entah tiba-tiba terjadi aksi saling lempar batu. Yang pertama melakukan lemparan dari massa Aswaja. Karena diserang, santri ponpes yang berada di pagar itu lari ke belakang memanggil temannya untuk balas melakukan lemparan batu," beber Badroddin.

]]>
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Republika Online

Republika Online


Republika Online

Posted:

REPUBLIKA.CO.ID,SURABAYA - Muspida Pasuruan langsung menggelar pertemuan pasca insiden penyerang Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Islam (Yapi), di Desa Kerep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (15/2), yang dilakukan massa pengajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja). Muspida Pasuruan mengadakan pertemuan dengan dua belah pihak bertikai di Pendopo Kabupaten Pasuruan pada Rabu (16/2) dini hari. Hadir dalam pertemuan itu adalah Gubernur Jatim Soekarwo dan Kepala Polda Jatim Irjen Badroddin Haiti.

Menurut Badroddin, hasil pertemuan tersebut menetapkan lima butir kesepakatan. Isi kesepakatan itu adalah prihatin dan menyesalkan bentrokan fisik, meminta aparat penegak hukum menangani kasus tersebut sesuai aturan dan hukum yang berlaku, dan bersama menjaga ketertiban umum agar situasi di Pasuruan dan Jatim kondusif.

Selanjutnya, ulama dan pemuka agama untuk menjaga jamaahnya masing-masing agar tidak mudah terprovokasi kelompok lain dan media ikut bijak dalam menampilkan pemberitaan bersifat menyejukkan. "Lima kesepakatan itu mutlak harus dipatuhi sebab merupakan hasil pertemuan Muspida Pasuruan dan dua pihak yang bertikai," ujar Badroddin di Markas Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (16/2).

Insiden penyerangan Ponpes Al Ma'hadul Islam Yayasan Pesantren Islam dilakukan secara tiba-tiba oleh kelompok pengajian Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) Bangil, Kota Pasuruan. Setelah mengikuti pengajian di Singosari, Malang, Selasa (15/2) pagi, ratusan massa Aswaja dari Pasuruan, Bangil, dan Pandaan, pulang beriringan menuju Pasuruan.

Ketika melintasi Ponpes Al Ma'hadul Islam yang terletak di Jalan Pandaan-Pasuruan, massa yang naik sepeda motor itu berhenti di depan ponpes beraliran Islam Syiah tersebut. Saat itu, pukul 14.15, santri ponpes yang kebetulan sedang mengecat pagar mendapati dirinya diolok-olok ratusan massa Aswaja. Aksi olokan dibalas dengan ejekan pula.

"Dari situ, entah tiba-tiba terjadi aksi saling lempar batu. Yang pertama melakukan lemparan dari massa Aswaja. Karena diserang, santri ponpes yang berada di pagar itu lari ke belakang memanggil temannya untuk balas melakukan lemparan batu," beber Badroddin.

]]>
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Demokrat Bantah SBY Pura-Pura Berantem dengan FPI

Posted: 15 Feb 2011 11:01 PM PST

JAKARTA – Partai Demokrat membantah jika polemik yang melibatkan Front Pembela Islam (FPI) dengan pemerintah dalam hal ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan bagian dari konspirasi.
 
"Tak ada konspirasi. Semuanya akan diungkap secara cepat dan harus sampai tuntas," tegas Wasekjen Partai Demokrat Saan Mustafa, kepada okezone di Gedung DPR, Rabu (16/2/2011).
 
Saan membantah telah terjadi konspirasi antara pemerintah dengan FPI untuk mengalihkan isu-isu besar seperti kasus Bank Century, mafia pajak, dan insiden kemanusiaan di Cikeusik dan Temanggung.
 
"Kita sudah minta polisi agar secepatnya mengungkap kasus ini. Hanya saja memang kinerja polisi yang terbilang lambat. Makanya kita minta agar secepatnya ditindaklanjuti," tandasnya.
 
Sebelumnya, Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi mengatakan, apa yang dipertontokan FPI dan SBY di hadapan publik bukanlah sesuatu yang serius.
 
"Saya curiga ini hanya sandiwara dua orang ini, seolah-olah memang serius, kelihatan ada konspirasi, ada dugaan itu jangan-jangan ini bagian dari sandiwara," ujar Adhie ketika berbincang dengan okezone belum lama ini.
 
Adhie beralasan, SBY juga pernah mengecam FPI terkait bentrok dengan Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) pada 1 Juni 2008. Kala itu, SBY langsung angkat bicara pada keesokan harinya.
 
"Presiden juga bicara sangat keras kalau Negara tidak boleh kalah dengan kekerasan, tapi tidak ada tindakan apa-apa malah hasil dari insiden itu isu kenaikan harga BBM hilang," kisahnya.
(teb)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ada Skenario Pecah Belah Umat Islam

Posted: 15 Feb 2011 10:59 PM PST

PASURUAN - Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bangil, Khoiron Syakur, menilai ada upaya untuk memecah belah umat Islam di Indonesia, terkait dengan maraknya konflik SARA.

Sebelumnya terjadi penyerangan terhadap jamaah Ahmadiyah Cikeusik, Pandeglang, Banten. Sedangkan Selasa kemarin, Pondok Pesantren Al Ma'hadul Islami, Kecamatan Beji, Pasuruan yang dituding berpaham syiah, juga diserang ratusan orang.

Meski penyerangan terakhir tidak menimbulkan korban jiwa, namun menurut Khoiron ada isu yang ingin ditonjolkan, yaitu merusak dan memcah belah umat.

"Ini bentuk terorisme terhadap umat Islam, karena ini adu domba antar-umat Islam. Ini ada sekanrio internasional," ujar Khioron saat jumpa pers di Ponpes Al Ma'hadul Islami, Rabu (16/2/2011).

Agar tidak larut dalam pertentanga, kata Khoiron, pihaknya meminta perbedaan pandangan ini segera diakhiri, termasuk mengusut tuntas insiden penyerangan yang melukai delapan santri itu.

"Orang-orang yang besengketa dari syiah dan Aswajah (ahlussunnah wal jamaah), bahu membahu membina umatnya masing-masing. Mereka juga harus dilibatkan dalam dialog, jangan para ulama saja seperti pertemuan tadi malam," tegasnya merujuk pertemuan antara Muspida dengan para tokoh NU Muhammadiyah, dan lainnya, di Pendopo Kabupaten Pasuruan semalam.
(Abdul Rouf/Koran SI/ton)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

KOMPASentertainment

KOMPASentertainment


Sheila Majid Bawa Pesan Persahabatan Malaysia-Indonesia

Posted: 16 Feb 2011 04:17 AM PST

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Penyanyi kawakan Malaysia, Sheila Majid, tampil dalam konser tunggal Sheila Majid 25 Years Radiance Celebration, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Selasa (15/2/2011) malam. Sheila diiringi bandnya dari Malaysia dan menampilkan bintang tamu gitaris asal Bali I Wayan Balawan.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Sheila Majid di tengah para penontonnya dalam konser tunggal Sheila Majid 25 Years Radiance Celebration di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Selasa (15/2/2011) malam.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Sheila Majid membawa pesan persahabatan Malaysia-Indonesia dalam konser tunggal Sheila Majid 25 Years Radiance Celebration di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Selasa (15/2/2011) malam.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Penyanyi asal Malaysia, Sheila Majid, tampil dalam konser tunggal Sheila Majid 25 Years Radiance Celebration di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Selasa (15/2/2011) malam. Sheila Majid yang diiringi bandnya dari Malaysia juga menampilkan bintang tamu gitaris asal Bali, I Wayan Balawan.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dari panggung Jakarta Convention Center, Selasa (15/2/2011) malam, diva pop asal Malaysia, Sheila Majid, yang menggelar konser Sheila Majid 25 Years Radiance Celebration Live in Jakarta, memberi pesan penting tentang persahabatan yang perlu dijaga antar dua negara serumpun--Indonesia dengan tanah kelahiran Sheila. Hal tersebut tentu mengingatkan kita akan hubungan diplomatik kedua negara yang sering memanas.

Pesan damai itu diucapkan dua kali oleh penyanyi kawakan tersebut, ketika ia menyuguhkan "Dengarkanlah" (lagu ke-10) dan "Bunyi Gitar" (ke-13). "Aku berkolaborasi dengan musisi Indonesia dan Malaysia, dan siapa bilang ini malah bikin berantem, hah? Berikutnya lagu ini terinspirasi oleh kalian, para penggemarku," tutur Sheila sebelum "Dengarkanlah" dinyanyikannya.

Usai membuai para penonton dengan lagu-lagu bertempo lambat, Sheila memanjakan para penyuka musiknya dengan lagu bertempo cepat yang diiringi musik dengan aransemen blues. "Sekarang waktunya berpesta. Ayo semuanya yang duduk berdiri, sebelum kalian keram," pinta Sheila sambil berseloroh sebelum intro "Bunyi Gitar" dimainkan.

Pada pertengahan lagu, Sheila memberi sebuah kejutan dengan mengundang gitaris I Wayan Balawan dari Bali untuk naik ke pentas. Balawan, yang berjalan dari tribun penonton di barisan paling atas, langsung menyuguhkan permainan gitar elektriknya  dengan distorsinya. Sheila mengulang kembali pesan persahabatannya ketika Balawan saling mengisi permainan gitarnya bersama gitaris asal Malaysia Adjee. "OMG (oh my God)... OMG... ada Balawan, saya harus kabur," canda Sheila. "Kita beri mereka tepuk tangan. Saya bilang kan, mereka tidak akan berkelahi," lanjutnya.

Tak hanya itu, Sheila juga menebar aroma nostalgia dalam konser yang dibukanya pada pukul 20.15 WIB itu dengan permainan video mapping sebelum lagu-lagu "Ada-ada Saja", "Memori", "Kasih", "Hasrat Cinta", dan "Tua Sebelum Waktu" disajikan secara medley. Sheila pun tidak luput mengungkapkan perasaan bahagianya begitu mendapat sambutan hangat dari para penonton yang berjumlah kira-kira 2.500 pada malam itu.

"Selamat malam Jakarta, apa kabar semuanya," seru Sheila. "I love you," sambut para penggemarnya. "Ya, I love love you too, saya senang ada di sini bersama kalian, untuk menikmati pertunjukan 25 tahun berkarier saya, dan saya belum pernah tampil seperti ini," sambung Sheila sebelum "Hadirmu", "Kerinduan", "Emosi", "Inikah Cinta", "Embun", dan "Engkau Laksana Bulan" digulirkannya.

Sheila, yang terlihat sempat kurang lepas bernyanyi pada awal pertunjukan tersebut, mencoba mencairkan suasana dengan menyeberang ke barisan tribun VIP melalui anak-anak tangga yang disediakan. "Saya pengin kenalkan komposer lagu saya. Dia teman baik saya, tapi dia orangnya sudah tua. Dia sudah menemani perjalanan karier saya selama ini. Dia adalah Oddie Agam, tapi saya panggil dia Agam," terang Sheila sambil melantunkan "Aku Cinta Padamu", yang dicipta oleh Oddie, sebelum bergeser ke lagu-lagu "Ku Mohon" dan "Cinta Jangan Kau Pergi".

Sheila juga menyapa vokalis kawakan Tanah Air Vina Panduwinata. Bahkan, Sheila meminta Vina untuk naik ke panggung dan bernyanyi sepenggal lirik lagu "Dia". "Sebelum saya menjadi penyanyi, saya suka menyanyikan lagu berikut ini, karena saya begitu terinspirasi olehnya. Tapi, sampai akhirnya saya dewasa, dia malah menjadi sahabat saya. Dia lah Vina Panduwinata," kenang Sheila. "Mana Vina, mana suaranya? Oh ya, terlalu mahal mendengar suara Vina. Ini 'Dia' untuk kamu," sambungnya.

Tak berhenti di situ, konser tersebut tentu tidak lengkap jika tidak ada lagu "Antara Anyer dan Jakarta", ciptaan Oddie Agam. Karena itu di urutan ke-15 pada repertoarnya malam itu, Sheila menggelindingkan lagu tersebut. Pertunjukan lalu ditutup dengan "Warna", "Manusia", "Legenda", dan "Sinaran".

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Clubbing at Red Square

Posted: 16 Feb 2011 03:26 AM PST

JAKARTA, KOMPAS.com - Nanti malam (16/2), Red Square (Plaza Senayan Arcadia) akan gelar acara clubbing bertema Pop Culture pada pukul 22.00 WIB.

Berikut para pendukung acara nanti malam:

DJ's Ruffie Reza Bukan Iwel DJ Dani (el'8teen) MC Olen (el'8teen)

RSVP:

Byanca 0856 7871 405 Jenny 0819 0826 9293

Be there or be squared...! :)

************

"Punya acara clubbing, konser, atau pemutaran film? Silakan kirim email serta gambarnya ke : jakartatonite@kompas.com"

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Pria Korut Membelot Lewati Garis Perbatasan

Posted: 15 Feb 2011 08:57 PM PST

Seoul (ANTARA News) - Seorang pria muda Korea Utara membelot ke Korea Selatan dengan menyeberangi garis perbatasan yang tegang dan dijaga ketat, kata seorang pejabat pemerintah Rabu.

Dia sedang diinterogasi oleh aparat keamanan Korea Selatan, kata pejabat itu yang mengatakan dengan syarat tak disebut namanya, tanpa mengungkapkan rincian.

Pria berusia 20an itu ditemukan oleh tentara Korea Selatan pada sekitar pukul 17:00 waktu setempat Selasa di Cheorwon, 120 kilometer (72 mil) di timur laut Seoul, kata kantor berita Yonhap.

Pembelot muda itu menyeberang melintasi perbatasan darat, yang dijaga dengan kawat berduri dan ladang ranjau di banyak tempat, sesuatu yang jarang terjadi.

Hampir semua pengungsi Korea Utara pergi ke China dulu dan melakukan perjalanan ke negara ketiga sebelum mendapatkan pemukiman kembali di Selatan.

Dua pekan yang lalu Angkatan Laut Selatan Korea Selatan menahan sebuah kapal kecil dengan 11 pria dan 20 wanita di dalamnya, tepat di sebelah selatan batas maritim Laut Kuning yang disengketakan.

Para pejabat mengatakan bahwa mereka mungkin sedang berlayar ke Korea Selatan. Korea Utara menyerukan pemulangan mereka.

Namun Korea Selatan biasanya memulangkan kembali orang-orang Korea Utara yang menyeberangi perbatasan itu, baik karena kecelakaan dan yang mengungkapkan keinginan untuk kembali.

Motif kelompok ini, menurut pejabat itu, masih dalam penyelidikan Rabu.

Lebih dari 20.000 warga Korea Utara telah tiba di Selatan sejak akhir perang 1950-1953, yang menyebabkan mereka berpisah.
(AK)

Editor: Bambang
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Demonstran di Bahrain Bermalam di Tenda

Posted: 15 Feb 2011 05:02 PM PST

Manama (ANTARA News) - Para demonstran Syiah bermalam di tenda di ibukota Bahrain, Manama, untuk menggolkan tuntutan mereka bagi perubahan politik. Aksi ini diilhami oleh unjuk rasa  rakyat yang menggulingkan penguasa Tunisia dan Mesir.

Pemakaman direncanakan pada Rabu pagi untuk seorang pria yang tertembak hingga tewas. Korban tewas ketika polisi dan orang yang berduka bentrok pada Selasa (15/2) di satu acara pemakaman Ali Mushaima (22) yang tewas dalam bentrokan antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan.

Saat malam datang Selasa, jumlah pemrotes yang berkemah di Bundaran Pearl di Bahrain berkurang jadi 1.000 orang dari sebelumnya 2.000 orang, kata beberapa saksi mata.

Masih perlu dilihat apakah jumlah pemrotes akan bertambah atau berkurang selama Rabu. Beberapa orang harus kembali bekerja, setelah libur pada Selasa untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Demonstran dari masyarakat mayoritas Syiah di Bahrain mengatakan pemerintah, yang didominasi kaum Sunni, menghalani mereka memiliki rumah, memperoleh layanan kesehatan dan pekerjaan di pemerintah.

"Amerika Serikat sangat prihatin dengan kerusuhan baru-baru ini seputar protes di Bahrain," kata jurubicara Departemen Luar Negeri AS P.J. Crowley di dalam satu pernyataan. "Kami juga menyeru semua pihak agar menahan diri dari aksi kekerasan."

Blok oposisi utama Syiah, Wafaq, yang memboikot parlemen memprotes penindasan oleh pasukan keamanan, menyatakan mereka berencana mengadakan pembicaraan dengan pemerintah pada Rabu.

Para pemrotes mengatakan tuntutan utama mereka adalah pengunduran diri Perdana Menteri Sheikh Khalifa bin Salman al-Khalifa --yang telah memerintah negara Teluk itu sejak kemerdekaan pada 1971.

Perdana menteri yang paman Raja Hamad bin Isa al-Khalifa, diduga memiliki terlalu banyak tanah dan dipandang sebagai lambang kekayaan keluarga yang berkuasa.

Para pegiat mengatakan mereka juga mengingini pembebasan tahanan politik, tindakan yang telah dijanjikan pemerintah, dan undang-undang dasar baru.

Kemiskinan, tingginya angka pengangguran dan dugaan upaya oleh negara untuk memberi kewarganegaraan kepada orang asing yang berfaham Sunni guna mengubah keseimbangan demografis telah meningkatkan ketidak-puasan di kalangan pemeluk Syiah di Bahrain.

Sebanyak separuh dari 1,3 juta warga di kerajaan pulau kecil itu adalah orang asli Bahrain, sisanya adalah pekerja asing.

Banyak pengulas mengatakan kerusuhan besar di Bahrain, tempat Armada Kelima Angkatan Laut AS dan pusat perbankan lepas pantai regional, dapat mendorong kaum Syiah yang tersisihkan di negara di dekat Bahrain, Arab Saudi, pengeksport terbesar minyak dunia.

Raja Hamad menyampaikan belasungkawa atas "kematian dua putra tercinta kita" dalam pidato yang ditayangkan televisi dan mengatakan satu komite akan menyelidiki pembunuhan itu.

Bahrain, yang melakukan tindakan yang tampaknya bertujuan mencegah ketidak-puasan kaum Syiah bergolak dan tak terkendali, telah menawarkan pemberian santunan kontan sebesar 1.000 dinar Bahrain (2.650 dolar AS) per keluarga sebelum protes pekan ini.
(C003/A038)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

KOMPAS.com - Internasional

KOMPAS.com - Internasional


Siapakah "Cewek Bawah Umur" Berlusconi

Posted: 16 Feb 2011 03:14 AM PST

ROMA, KOMPAS.com - Skandal seks Italia, yang memicu demonstrasi nasional atas dugaan penyalahgunaan kekuasaan oleh Perdana Menteri Silvio Berlusconi dan membayar seorang gadis bawah umur untuk jasa seks, dimulai dalam sebuah pesta makan malam di Milan dengan penari kelahiran Maroko yang dijuluki "Ruby Heartbreaker".

Penari itu, yang bernama asli Karima El Mahrough, berusia 17 tahun pada saat pertemuan yang kemudian diduga berujung hubungan seksual dengan Silvio Berlusconi, demikian menurut para jaksa penuntut di Milan. Penari berkaki panjang tersebut, yang sejak itu muncul dalam foto-foto berpakaian minim di media Italia, mengatakan kepada saluran berita Italia Sky TG24 bahwa ia telah berbohong tentang usianya sebelum pertemuan dengan Berlusconi untuk sebuah pesta makan malam di rumah pribadi Perdana Menteri itu di dekat Milan.

"Dia tahunya saya berumur 24 tahun karena saya memberitahu semua orang bahwa saya berumur 24 tahun," katanya kepada saluran televisi yang kemudian dikutip CNN,  Selasa (15/2/2011). "Saya tidak ingin orang tahu bahwa saya sesungguhnya masih kecil." Dalam pertemuan pertama pada Hari Valentine tahun 2010 itu, El Mahrough dikatakan menerima 7.000 euro dari Berlusconi setelah seorang teman El Mahrough memberitahu Berlusconi bahwa gadis itu membutuhkan bantuan.

Gadis itu dan Berlusconi membantah tuduhan telah melakukan hubungan seks. "Tentu saja tidak," kata El Mahrough. "Saya baru saja tiba di Milan, dan sedikit sulit untuk hidup  di sana," katanya. Ia menyatakan, Berlusconi memberinya uang semata demi membantu dirinya secara finansial. Teman itu "berbicara dengan (Berlusconi) dan menjelaskan situasi saya, kisah saya, situasi keluarga saya," katanya. "Dan ia membantu saya."

Namun penyelidikan tentang hubungan mereka berkembang setelah Perdana Menteri itu mendesak polisi untuk melepaskan gadis itu saat dia ditangkap atas tuduhan pencurian. El Mahrough mengatakan, setelah penangkapan itu, ia dikunjungi oleh penari senior Michelle Rivera dan anggota parlemen lokal Nicole Minetti. Hal itulah yang kemudian oleh jaksa coba dikaitkan dengan tuduhan terhadap Berlusconi.

El Mahrough mengatakan, Minetti kemudian menelepon Berlusconi "untuk menjelaskan bagaimana semuanya telah berjalan," lalu menyerahkan telepon kepada gadis itu "sehingga saya bisa berterima kasih padanya. Saya tidak tahu tentang telepon dari Perdana Menteri kepada polisi," kata El Mahrough kepada Sky TG24. "Saya tahu itu dari koran."

Para penyelidik mengatakan, mereka kemudian menanyai mantan teman sekamar penari itu, yang menyatakan El Mahrough telah sangat memercayainya. Temannya itu menggambarkan detail hubungan seksual gadis itu dengan Perdana Menteri Italia tersebut.

Berlusconi, 74 tahun, membantah tuduhan hubungannya dengan El Mahrough serta dugaan penyalahgunaan kekuasaan. Ia mengatakan, teleponnya kepada pihak kepolisian merupakan sebuah kasus kesalahan identitas. Partainya mengatakan, Berlusconi percaya El Mahrough seorang anggota keluarga Presiden Mesir, Hosni Mubarak, dan bahwa ia menelepon kantor polisi demi menghindari kemungkinan krisis diplomatik dengan Mesir.

Namun sangat sedikit yang diketahui tentang penari itu, yang keterlibatanya dalam skandal itu telah membantu dalam mendorong demonstrasi menentang Perdana Menteri Italia itu dan kegemarannya akan pesta makan malam yang dihadiri oleh "gadis-gadis cantik".

El Mahrough dilaporkan telah mengatakan kepada acara talk show Italia, "Kalispera" -yang dimiliki Berlusconi- bahwa dia adalah seorang korban pelecehan terhadap anak dan telah kabur dari rumah sebelum terdampar sebagai penari di klub malam. Skandal tersebut telah membuat El Mahrough, sekarang 18 tahun, sebagai seorang figur nasional di Italia.

Sementara itu, Berlusconi telah diperintahkan untuk diadili April mendatang, saat itu ia akan menghadapi panel yang terdiri dari tiga hakim, semuanya perempuan.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Empat Misi Asing Israel Terancam Teror

Posted: 16 Feb 2011 01:29 AM PST

Empat Misi Asing Israel Terancam Teror

Editor: Egidius Patnistik

Rabu, 16 Februari 2011 | 09:29 WIB

JERUSALEM, KOMPAS.com — Israel telah menutup semua atau sebagian dari empat misi asingnya dalam menghadapi ancaman teror, kata departemen luar negeri, Selasa.

"Penilaian kami pada saat ini adalah bahwa tempat-tempat tersebut berada dalam ancaman dan sekarang sedang dijaga," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan tanpa mengidentifikasi kedutaan besar atau konsulat mana yang telah ditutup.

"Kejadian yang tidak biasa telah diidentifikasi baru-baru ini di sekitar beberapa misi Israel di luar negeri," kata pernyataan itu. "Pihak berwenang Israel yang terkait telah berhubungan dengan otoritas terkait di negara yang bersangkutan."

Biro kontra teror Israel juga telah memperingatkan warganya untuk menghindari tempat-tempat milik Israel dan Yahudi di Mesir, Turki, Georgia, Armenia, Pantai Gading, Mali, Mauritania, dan Venezuela sehubungan dengan peringatan ulang tahun pembunuhan tokoh Hezbollah Imad Mughnieg dan Abbas Musawi.

Sent Using Telkomsel Mobile Internet Service powered by

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Utusan Online - Luar Negara

Utusan Online - Luar Negara


Kes rasuah Mubarak disiasat

Posted:

Kes rasuah Mubarak disiasat

Kes rasuah Mubarak disiasat

KAHERAH 15 Feb. - Peguam Negara Mesir, Abdul Meguid Mahmoud semalam mula menyiasat dakwaan rasuah terhadap bekas Presiden Hosni Mubarak berikutan permintaan daripada persatuan peguam negara ini.

Persatuan Peguam Mesir telah meminta pendakwa raya menyiasat sumber kekayaan Mubarak yang didakwa bernilai di antara AS$40 bilion (RM124 bilion) hingga AS$70 bilion (RM217 bilion).

Namun para peguam berkata, permintaan mereka adalah berasaskan laporan media dan kerana itu mereka menyeru 'rakyat yang berani' supaya mengemukakan sebarang bahan bukti yang ada pada mereka.

Persatuan tersebut turut melahirkan keraguan mengenai keupayaan Mahmoud, yang dilantik oleh Mubarak, untuk menjalankan siasatan secara objektif.

Dalam pada itu, Timbalan Peguam Negara, Adel el-Said menafikan laporan bahawa seramai 43 pegawai kerajaan dan ahli perniagaan sudah pun dibekukan aset mereka.

El-Said, antara kira-kira 12 pendakwa yang menyiasat kes-kes rasuah sejak kejatuhan Mubarak berkata, beliau tidak dapat mendedahkan bilangan sebenar mereka yang telah dibekukan aset sejak beberapa hari lalu.

Pejabat Peguam Negara telah pun memfailkan dakwaan terhadap tiga bekas menteri dan seorang ahli Parlimen, termasuk bekas Menteri Perumahan, Ahmed el-Maghrabi dan bekas Menteri Pelancongan, Zuhair Garana.

Aset mereka berempat telah dibekukan dan mereka dilarang meninggalkan negara ini. - Agensi

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Dua maut, berpuluh-puluh ditahan di Iran

Posted:

Dua maut, berpuluh-puluh ditahan di Iran

Dua maut, berpuluh-puluh ditahan di Iran


Penunjuk perasaan membakar sebuah tong sampah dalam satu bantahan antikerajaan di Teheran, Iran kelmarin. – AFP


TEHERAN 15 Feb. – Beribu-ribu aktivis pembangkang Iran semalam berhimpun bagi menyokong pemberontakan yang dilancarkan oleh penduduk di Mesir dan Tunisia, semalam.

Agensi berita separa rasmi, Fars melaporkan, dua individu maut sementara beberapa yang lain mengalami kecederaan.

Sebuah laman web pembangkang memberitahu, berpuluh-puluh penunjuk perasaan telah ditahan kerana menyertai protes haram yang bertujuan menguji kekuatan kumpulan reformis di republik Islam ini.

Sehingga lewat malam semalam, laungan 'Allahu Akbar' kedengaran dari atas bumbung beberapa bangunan di Teheran dalam mengenang kembali kejadian protes yang dilancarkan ke atas Presiden Mahmoud Ahmadinejad pada 2009.

Lapan maut dalam tunjuk perasaan jalanan besar-besaran yang berlarutan selama sebulan itu dan mengakibatkan beberapa penangkapan serta pelaksanaan hukuman mati.

Seorang saksi berkata, pasukan keselamatan melepaskan gas pemedih mata untuk menyuraikan beribu-ribu penunjuk perasaan yang berarak menuju ke sebuah dataran di sini.

Beberapa siri pertempuran antara polis dan penunjuk perasaan turut berlaku dan berpuluh-puluh penunjuk perasaan ditahan di bandar Isfahan.

Laporan Fars mengenai keganasan penunjuk perasaan itu jelas menggambarkan pendirian keras pihak berkuasa untuk membendung kebangkitan semula pihak pembangkang.

"Dua individu ditembak mati oleh penunjuk perasaan yang mengadakan perhimpunan di Teheran, manakala beberapa yang lain mengalami kecederaan," lapor Fars tanpa memberikan butiran terperinci.

Beberapa penunjuk perasaan di sini melaungkan 'Mati kepada diktator' semasa protes yang berlarutan di sesetengah kawasan sehingga lewat malam itu. – REUTERS

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

The Malaysian Insider :: World

The Malaysian Insider :: World


One US customs agent dead in Mexico shooting

Posted: 15 Feb 2011 05:50 PM PST

[unable to retrieve full-text content]MEXICO CITY, Feb 16 —A US Immigration and Customs Enforcement agent who was shot on a highway north of Mexico City yesterday has died and another was wounded, Mexico’s Foreign Ministry said in a statement. — Reuters   

US concerned by violence in Bahrain protests

Posted: 15 Feb 2011 05:03 PM PST

Protesters sit near a traditional Arabic shisha pipe as they camp out at the Pearl Roundabout, a famous landmark of Bahrain, in the heart of its capital Manama February 15, 2011. — Reuters pic

WASHINGTON, Feb 16 — The United States said yesterday it was "very concerned" by recent violence in protests in Bahrain and urged all sides to exercise restraint.

"The United States is very concerned by recent violence surrounding protests in Bahrain," State Department spokesman P.J. Crowley said in a statement. "We also call on all parties to exercise restraint and refrain from violence."

The spokesman said Washington had received confirmation that two protesters in Bahrain, home to the US Navy's Fifth Fleet, had been killed and urged Bahrain to quickly follow up on its pledge to investigate.

"The United States welcomes the government of Bahrain's statements that it will investigate these deaths, and that it will take legal action against any unjustified use of force by Bahraini security forces," Crowley said.

Shi'ite protesters prepared to camp out in Bahrain's capital last evening after a day of protests in which a man was shot dead in clashes with police at a funeral for a demonstrator shot the day before.

Protesters, inspired by popular revolts that toppled rulers in Tunisia and Egypt, said their main demand was the resignation of Prime Minister Sheikh Khalifa bin Salman al-Khalifa, who has governed the Gulf Arab state since its independence in 1971.

The demonstrators from Bahrain's Shi'ite majority say the ruling Sunni minority shuts them out of housing, healthcare and government jobs. — Reuters 

 

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Bunga Raflesia Ramai Dikunjungi

Posted: 15 Feb 2011 06:38 PM PST

Setiap bunga mekar yang agak jauh ke dalam hutan kami selalu sediakan jalan setapak, sehingga masyarakat bisa melihat keunikan bunga itu

Berita Terkait

Bengkulu (ANTARA News) - Satu bunga Raflesia (Rafflesia Arnoldii) yang mekar di kawasan Hutan Lindung Rindu Hati di Desa Tebat Monok, Kecamatan Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang menarik ratusan pengunjung yang ingin melihat keunikan bunga itu.

"Kemarin sudah mulai ramai, tapi hari ini pengunjung terus berdatangan untuk melihat bunga Raflesia yang sedang mekar ini," kata Holidin, anggota Kelompok Peduli Puspa Langka Tebat Monok yang selama ini menjaga habitat bunga langka itu di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan, bunga itu tengah mekar sempurna dan menarik perhatian pengguna jalan raya Kota Bengkulu-Kabupaten Kepahiang.

Selain warga yang sudah mengetahui informasi bunga mekar itu, plang bertuliskan "Raflesia Mekar" yang dipasang di sisi jalan raya berhasil menarik perhatian warga yang melintas di jalan tersebut.

Lokasi bunga mekar berada di kilometer 51 dari Kota Bengkulu dan berjarak 300 meter dari badan jalan raya.

Untuk melihat bunga tersebut, pengunjung harus memasuki kawasan hutan dengan medan yang lumayan berbukit dan tanah yang licin.

Anggota Kelompok Peduli Puspa Langka sudah membuat jalan setapak yang memudahkan pengunjung menikmati keindahan bunga itu.

"Setiap bunga mekar yang agak jauh ke dalam hutan kami selalu sediakan jalan setapak, sehingga masyarakat bisa melihat keunikan bunga itu," tambahnya.

Selain satu bunga yang mekar, sekitar lima meter dari bunga tersebut terdapat juga satu calon bunga yang diperkirakan akan mekar satu bulan ke depan.

Untuk mengamankan calon bunga tersebut, Holidin dan enam saudaranya melakukan penjagaan dengan mendirikan tenda di pinggir jalan tersebut.

"Kalau tidak dijaga bisa dirusak orang tidak bertanggung jawab, binatang liar atau bahkan dicuri," katanya.

Salah seorang pengunjung dari Kota Bengkulu Yulius Onasis mengaku sangat beruntung bisa menikmati bunga langka itu.

"Meski tinggal di Bengkulu, tapi baru kali ini saya melihat langsung keindahan dan keunikan bunga ini," katanya.

Seperti Yulius, sebagian besar pengunjung adalah warga Kota Bengkulu dan sekitarnya.

Namun, menurut Holidin, pada hari pertama mekar seorang turis asal Jepang sudah melihat dan mengabadikan salah satu bunga terbesar di dunia itu.
(KR-RNI/R014)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Buatlah Buku Alamat Android Anda Dinamis dengan .tel Superbook

Posted: 15 Feb 2011 06:31 PM PST

AsiaNet 43227 

BARCELONA, 15 Feb. (ANTARA/PRNewswire-AsiaNet) --
   
     Pada Mobile World Congress 2011, Telnic Limited (http://telnic.tel), Penyelenggara Pendaftaran untuk domain tingkat atas - top level domain (TLD) .tel, hari ini mengumumkan bahwa .tel Superbook untuk Android sekarang dapat diunduh.

     Aplikasi .tel Superbook gratis ini terintegrasi dengan buku alamat Android Anda untuk memberi Anda akses seketika ke informasi kontak seketika, catatan lokasi dan informasi lain yang tersimpan dalam domain .tel, dengan fungsi simpan sekali klik untuk memindahkan semua informasi ke buku alamat Anda. .tel Superbook, yang juga tersedia untuk iPhone, iPod Touch dan BlackBerry, membawa kekuatan informasi seketika - termasuk zona waktu di mana seseorang saat ini berada - ke kontak yang disimpan dalam buku alamat Anda dengan domain .tel.

     .tel Superbook untuk Android memungkinkan pengguna untuk:
   
     - Mencari, mengakses dan menelusuri semua informasi .tel yang 'hidup' dan tersedia untuk publik.

     - Sentuh untuk berkomunikasi: telepon, SMS dan semua jenis komunikasi yang Android Anda dukung melalui aplikasi unduhan
   
     - Melihat lokasi yang tepat dan zona waktu pemilik .tel melalui peta yang tertanam.

     - Mencari domain .tel dengan bandwidth amat rendah dan sangat cepat, bahkan melalui GPRS
   
     - Menyimpan informasi dengan sekali klik untuk mengakses ketika tidak ada koneksi internet
   
     Aplikasi .tel Superbook dapat diunduh dari Android Market, Apple App Store dan BlackBerry App Store, atau dari http://superbook.tel.

     "Memungkinkan akses ke konten .tel tanpa harus masuk ke web berarti akses yang lebih cepat, lebih murah dan lebih kaya ke informasi kontak seketika, sehingga membuat setiap buku alamat Android lebih kuat dan bermanfaat bagi pemiliknya," kata Henri Asseily, CTO dan Chief Strategist di Telnic. "Ini bukan hanya tentang satu jejaring sosial yang mendominasi mindshare - ini tentang semua jenis pusat kontak atau saluran komunikasi yang mengalir mulus ke ponsel Anda."
   
     Domain .tel telah terdaftar di lebih dari 180 negara sejak diluncurkan dan memberikan dukungan atas beberapa bahasa. Untuk informasi lebih lanjut dan tempat membeli domain .tel, silakan kunjungi http://telnic.org. Perwakilan Telnic dapat ditemui di Stand 1D68 di Hall 1 di Mobile World Congress untuk demonstrasi semua versi .tel Superbook.

     Tentang Telnic Limited - http://about.telnic.tel
   
     Kontak Media: Justin Hayward - http://justin.tel
   
     SUMBER: Telnic Limited

Editor:
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Berita Harian: Dunia

Berita Harian: Dunia


Tunjuk perasaan merebak ke Bahrain

Posted: 15 Feb 2011 12:38 PM PST

Dunia

SEORANG penunjuk perasaan cedera selepas bertempur dengan polis di Manama, semalam.

SEORANG penunjuk perasaan cedera selepas bertempur dengan polis di Manama, semalam.

Dua maut dalam pertempuran dengan polis

MANAMA: Dua penunjuk perasaan Syiah maut dalam pertempuran dengan polis Bahrain semalam, mencetuskan desakan diadakan bantahan antikerajaan besar-besaran seperti di Mesir serta Tunisia dan menyebabkan pembangkang memulaukan sidang parlimen.

Persatuan Perjanjian Kebangsaan Islam yang mewakili kaum Syiah dan mempunyai 18 kerusi dalam parlimen yang mempunyai 40 anggota itu menggantungkan keahliannya, kata seorang ahli parlimennya, Khalil al-Marzooq. Keputusan itu diambil berikutan kemerosotan keadaan keselamatan dan tindakan negatif dan ganas yang diambil pihak berkuasa dalam menangani tunjuk perasaan sehingga menyebabkan dua orang maut, katanya.

"Fadel Salman Matrouk ditembak mati di depan hospital Suleimaneya di mana orang ramai berkumpul untuk menyertai pengebumian syahid pertama," kata Marzooq.

Kementerian dalam negeri berkata, sesetengah rakyat yang menyertai pengebumian itu bergelut dengan pasukan keselamatan yang membawa kepada kematian Matrouk.

"Penyiasatan dijalankan untuk menentukan keadaan kes itu," katanya.
Msheymah Ali meninggal awal pagi semalam selepas cedera parah ketika polis Bahrain cuba meleraikan orang ramai yang menunjuk perasaan di sebuah kampung di timur Manama, kata seorang pegawai.

Kementerian dalam negeri mengumumkan kematian penunjuk perasaan itu disebabkan kecederaannya dan siasatan terbuka akan dilakukan sama ada polis terpaksa menggunakan senjata untuk meleraikan penunjuk perasaan di kampung Diya.

Pihak berkuasa Bahrain menggunakan gas pemedih mata untuk meleraikan perhimpunan antikerajaan yang dikenali sebagai Hari Kemarahan.

"Mereka bersurai apabila gas pemedih mata ditembak di kawasan hospital dan mereka kembali berhimpun," kata ahli parlimen daripada parti pembangkang Syiah, Ibrahim Mattar.

Saksi berkata, Ali cedera kelmarin ketika pergelutan di antara penunjuk perasaan dan polis.

Orang ramai berkumpul menyertai bantahan antikerajaan itu selepas berita kematian berkenaan disiarkan dalam laman Facebook.

Saksi memberitahu protes dilakukan sejak Isnin di kawasan penduduk majoriti Syiah di barat, timur dan utara ibu negara ini selain kawasan bersejarah Balad al-Qadim, pusat bandar Manama.

Perarakan itu yang bermula dengan hanya beberapa orang bertukar menjadi ratusan penduduk, kata mereka.

"Tiada tangkapan dilakukan semasa demonstrasi tetapi dalam sesetengah kes polis bergaduh dengan penunjuk perasaan," kata pegawai polis.

Pasukan keselamatan dikerah mengawasi sepanjang jalan utama ke Manama untuk mengelakkan perhimpunan besar-besaran diadakan yang dicetuskan dalam internet seperti inisiatif online yang berlaku di dunia Arab.

Laman Facebook itu menyeru kebangkitan pada 14 Februari diilhamkan daripada bantahan yang menjatuhkan regim di Tunisia dan Mesir turut menarik lebih 22,000 pengguna untuk mengundi 'suka'.

Mesej pada laman itu bertulis "Ini adalah peluang anda untuk membuka laluan untuk pembaharuan sosial dan politik dengan perubahan yang berlaku di Asia Barat. Pada 14 Februari, kita menyanyi bersama-sama. Rakyat mahu perubahan regim".

Seperti di negara Arab lain, rakyat Bahrain menggunakan internet untuk meminta kerajaan menyediakan pekerjaan untuk orang muda dan menaikkan gaji.

Dengan penduduk majoriti Syiah, Bahrain diperintah khalifah daripada Sunni, Raja Hamad yang mengekalkan penguasaan terhadap jawatan perdana menteri dan kementerian utama.

Pada 1990-an, negara kepulauan Arab yang berada di laluan Teluk itu digegarkan dengan gelombang rusuhan Syiah dan reda sejak perubahan parlimen pada 2001.

Bagaimanapun, pihak pembangkang Syiah membantah kuasa perundangan dikongsi bersama dewan negara yang dilantik dan menuduh pihak berkuasa cuba menukar demografi dengan menerima pendatang Sunni. – AFP/ Reuters.


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Menteri Kewangan negara EU timbang permintaan Mesir

Posted: 15 Feb 2011 12:37 PM PST

Dunia

BRUSSELS: Menteri Kewangan negara Kesatuan Eropah (EU) mengadakan mesyuarat di ibu negara Belgium semalam bagi membincangkan permintaan Mesir bagi membekukan aset menteri dan orang kanan kerajaan bekas presiden Hosni Mubarak, selain tambahan bantuan dan pelaburan di negara Arab.

Setakat Mesir sudah meminta Britain, Jerman dan Perancis agar membekukan aset pegawai kanan rejim bekas presiden itu.

Seorang diplomat EU yang enggan namanya disiarkan berkata, satu senarai 'enam atau tujuh' rakyat Mesir 'tetapi pastinya tidak termasuk Mubarak dan keluarganya' kini disasarkan oleh Kaherah. "EU akan menimbang untuk menggunakan Konvensyen Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB) bagi menentang rasuah, sebagai landasan untuk membekukan akaun dan merampas aset terbabit," katanya.

Bagaimanapun, setakat ini tiada penjelasan terperinci mengenai permintaan tersebut daripada menteri Mesir yang menyertai mesyuarat itu.

Sementara itu di KAHERAH, Menteri Luar, Ahmed Abu Gheit, menggesa masyarakat antarabangsa membantu mempercepatkan pemulihan ekonomi selepas tunjuk perasaan prodemokrasi yang menggulingkan Presiden Hosni Mubarak.

Kementeriannya dalam satu kenyataan menyatakan bahawa Abu Gheit menggesa 'pihak antarabangsa menyediakan bantuan untuk pemulihan ekonomi Mesir yang terjejas teruk akibat krisis politik' baru-baru ini.
Kenyataan berkenaan dikeluarkan selepas tunjuk perasaan yang diadakan hampir melumpuhkan Mesir selepas kejatuhan Mubarak, menyebabkan kepemimpinan tentera menggesa rakyat agar tidak meneruskan tunjuk perasaan itu.

Abul Gheit juga 'menekankan bahawa Mesir akan tetap akrab dengan Palestin dan menyokong hak rakyatnya, termasuk resolusi Majlis Keselamatan menuntut pembekuan projek pembinaan Israel.

Majlis tentera Mesir menetapkan tempoh tiga bulan untuk mengadakan pilihan raya demokrasi di negara itu dan berikrar menyerahkan kuasa kepada kerajaan awam selaras tuntutan penunjuk perasaan yang menggulingkan Mubarak selepas 30 tahun memerintah. – AFP


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Iran Ancam Hukuman Mati Bagi Oposisi

Posted: 15 Feb 2011 03:30 AM PST

TEHERAN – Anggota legislatif Iran memaksa kejaksaan memberikan hukuman mati pada pemimpin oposisi karena telah menyulut terjadinya kerusuhan di negara Islam tersebut setelah demonstrasi yang telah menewaskan satu orang dan menyebabkan puluhan lainnya terluka.

Bentrokan antara pasukan keamanan dengan demonstran pecah ketika ribuan pendukung oposisi berunjuk rasa yang terinspirasi dari kejadian di Mesir dan Tunisia pada Senin (14/2/2011), membangkitkan kembali unjuk rasa yang mengguncang Iran setelah pemilu presiden pada 2009.

Kantor berita IRNA mengutip pernyataan dari Legislatif seperti dilansir Reuters, Selasa (15/2/2011), mengatakan bahwaMehdi Karroubi dan Mirhossein Mousavi (pemimpin oposisi) telah melakukan kerusakan di bumi dan harus mendapat hukuman.
Pernyataan "Kerusakan di Bumi", tuduhan yang disamakan dengan politik yang tidak disetujui di masa lalu,  membawa pada hukuman mati di negara Islam Iran.

Juru bicara kejaksaan Gholamhossein Mohseni-Ejei mengatakan, "Mereka yang membuat kekacauan publik akan dihukum tegas dan secepatnya."

Pihak berwenang Iran telah berulang kali meunduh para pemimpin oposisi terlibat dalam rencana Barat menghancurkan sistem Islam. Klaim yang disangkal oleh Mousavi dan Karroubi.

Juru bicara parlemen Ali Larijani juga menuduh Amerika Serikat dan sekutunya telah memberikan dukungan pada oposisi.

"Tujuan utama Amerika adalah merangsang kejadian yang sedang hangat di Timur Tengah terjadi di Iran untuk mengalihkan perhatian dari negara tersebut," ujar Larijani.

Unjuk rasa menentang pembentukan ulama Iran terlihat sudah berakhir dan kehidupan di Teheran dan kota-kota lainnya kembali normal hari ini.(ahm)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Keponakan Dalai Lama Tewas Tertabrak

Posted: 15 Feb 2011 02:28 AM PST

TIBET – Keponakan Dalai Lama tewas di sebuah jalan di Florida saat melakukan perjalanan untuk meningkatkan kesadaran terhadap perjuangan rakyat Tibet mendapatkan kemerdekaan dari Cina.

Jigme Norbu, 45 tahun, tertabrak mobil sport di jalan raya negara bagian AS pesisir timur Florida pada Senin (14/2/2011).

Norbu saat itu sedang dalam kampanye "Walk for Tibet" sepanjang 300 mil dari St Augustine ke West Palm Beach. Dia telah melakukan perjalanan yang sama beberapa kali sebelumnya, termasuk perjalanan sepanjang 900 mil dari Indiana ke New York pada tahun 2009.

Perjalan tersebut untuk memperingati 50 tahun peringatan gagalnya pemberontakan rakyat Tibet melawan kekuasaan Cina yang berakhir pada pengasingan pamannya, Dalai Lama, pemimpin spiritual Tibet. Norbu, dari Bloomington, Indiana, merupakan anak dari kakak Dalai Lama yang sudah meninggal, Taktser Rinpoche.

Pierre Tristam, editor dari flaglerlive.com, sebuah komunitas berita non-profit yang dikutip Guardian, Selasa (15/2/2011), mengatakan Norbu sedang berjalan di garis putih disisi jalan yang gelap saat ia tertabrak.

Kecelakaan itu terjadi sekitar 25 mil dari selatan St Augustine, dimana Norbu memulai perjalanannya dengan beberapa orang lainnya.

Menurut penuturan petugas jalan tol, mobil SUV yang menabrak tersebut dikendarai oleh Keith O'Dell, 31 tahun, dari Palm Coast, yang juga membawa dua anaknya bersamanya. Mereka tidak terluka dan O'Dell juga tidak dituntut.

Cina mengklaim Tibet sebagai bagian dari teritorinya, namun rakyat Tibet menganggap Cina mencabut kemerdekaan beragama mereka. Beijing menuduh Dalai Lama karena mendorong otonomi Tibet dan menyulut protes anti Cina.(ahm)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.