Rabu, 20 April 2011

Sindikasi news.okezone.com

Sindikasi news.okezone.com


Ada Paket Diduga Bom, PGN Hentikan Pasokan Gas

Posted: 20 Apr 2011 10:58 PM PDT

TANGERANG- Pihak Perusahan Gas Negara untuk sementara menghentikan pasokan gas di tiga tempat menyusul ditemukannya paket mencurigakan di gorong-gorong dekat PGN tepatnya di Jalan Gading Serpong, Desa Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Menurut salah satu petugas PGN yang enggan disebutkan namanya tempat yang dihentikan pasokan gasnya adalah Universitas Multimedia Nusantara, SK Keris dan Sumareccon Mal Serpong (SMS).

Sementara itu tim Gegana berpakaian lengkap masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Polisi juga menutup lokasi jalan itu. Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai paket mencurigakan tersebut.

(crl)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nunun Nurbaetie dan Keluarganya Tidak Kooperatif

Posted: 20 Apr 2011 10:51 PM PDT

JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus berupaya mencari keberadaan saksi kunci Nunun Nurbaetie, terkait dengan kasus suap cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior BI, Miranda S Goeltom.

Pimpinan KPK Busyro Muqoddas mengatakan, keberadaan istri mantan Wakapolri Komjen Adang Dorodjatun belum diketahui, tetapi tim penyidik KPK telah meminta bantuan keluarganya. Namun hingga kini belum ditanggapi.

"Belum diketahui (keberadaan Nunun). Kita sudah ke sana membawa tim dari sini. Kita melalui penyidik sudah minta melalui pak Adang, untuk diminta berkenannnya. Tanggapannya, sampai sekarang tidak ada realisasinya. Kami sudah minta, masih menunggu," katanya di Gedung KPK, Jakartra, Kamis (21/4/2011)

Mantan Ketua KY itu juga mengatakan, Nunun pernah dipanggil KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi. Namun hingga saat ini keberadaan Nunun masih sumir.
"Menghadirkan (Nunun) itu kan harus dalam kapsitasnya sebagai saksi dulu sudah pernah," tambahnya.

Nunun disebut-sebeut tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura. Akan tetapi menurut Busyro, pihaknya akan kesulitan meminta bantuan pemerintah Singapura, karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi. "Masalhanya dia di luar negeri, lebih sering di Singapura. (Antara) Singapura (dengan) sini tidak ada perjanjian ekstradisi, tapi kami terus berupaya," tandasnya.
(ram)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Tiada ulasan:

Catat Komen