Khamis, 22 November 2012

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Israel ancam serangan lebih dahsyat

Posted: 22 Nov 2012 07:05 PM PST

Seorang tentara Israel berdiri di atas tank melihat jet tempur pasukan angkatan udara yang berputar di atas area transit Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di perbatasan Gaza utara, Rabu (21/11). (REUTERS/Yannis Behrakis)

Berita Terkait

Jerusalem (ANTARA News) - Menteri Intelijen dan Energi Atom Israel mengancam akan ada serangan yang lebih keras ke Jalur Gaza jika HAMAS atau kelompok lain melanjutkan serangan roket ke Israel.

"Kami akan melancarkan tindakan yang jauh lebih keras pada babak berikutnya, biar dunia tahu," kata Menteri Dan Meridor dalam pernyataan kurang dari 24 jam setelah tercapainya gencatan senjata.

Media Israel, Kamis, menyatakan enam orang Israel --kebanyakan warga sipil-- tewas, dan 240 orang cedera akibat 1.500 roket. Banyak rumah dan prasarana umum rusak sementara pengeluaran militer diperkirakan berjumlah ratusan juta dolar AS.

Militer menyatakan pesawat tempur dan artileri menyerang 1.600 sasaran gerilyawan, terutama peluncur roket, serta 200 terowongan penyelundupan senjata, 25 instalasi pembuatan dan tempat penyimpanan senjata, pusat kendali dan komando, dan simpanan rudal jarak jauh HAMAS.

Sebanyak 30 gerilyawan, tujuh di antara mereka bertugas di posisi komando senior, tewas dalam operasi militer Israel, yang dilancarkan pada Rabu (14/11) dengan pembunuhan komandan militer HAMAS Ahmed Aj-Jaabari.

"Kami ingin melancarkan pukulan yang membuat mereka berfikir dua kali (untuk menembakkan roket ke dalam wilayah Israel). Sasaran terbatas ini sepenuhnya tercapai, kendati hasilnya masih perlu dilihat," kata Meridor sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Ia menyatakan simpanan senjata gabungan HAMAS dan Jihad Islam sebanyak 10.000 roket telah berkurang jauh.

"Beberapa ribu sudah tak ada lagi, tapi bukan jumlah tapi kualitas: proyektil jarak jauh, Fajr-5, mengalami pukulan parah pada beberapa hari pertama operasi," kata Meridor.

(C003)

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Cadangan gas Azerbaijan capai 2,65 triliun meter kubik

Posted: 22 Nov 2012 06:48 PM PST

Azerbaijan (www.wikipedia.org)

Berita Terkait

Baku (ANTARA News) - Menteri Perindustrian dan Energi Azerbaijan Natig Aliyev mengatakan, negara tersebut memiliki cadangan gas alam sekitar 2,65 triliun meter kubik.

Berbicara dalam sebuah konferensi internasional di Baku, Kamis, Aliyev mengatakan, keberhasilan besar telah dicapai dalam produksi lapangan minyak dan gas di Azerbaijan sebagai hasil kerja sama dengan mitra asing.

Menurut dia, produksi minyak meningkat enam kali lipat, sementara produksi gas alam meningkat empat kali lipat, setelah Azerbaijan yang kaya minyak memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada 1991.

Ia mengatakan, sampai sekarang sekitar 45 miliar dolar AS telah diinvestasikan oleh perusahaan asing di sektor minyak Azerbaijan.

Xinhua melaporkan Azerbaijan adalah pemasok penting minyak dan gas alam pada saat ini dan masa mendatang.

Cekungan hidrokarbon terbesar di Azerbaijan terletak di lepas pantai Laut Kaspia, khususnya lapangan Azeri Chirag Guneshli (ACG), yang menyumbang hampir 80 persen dari total produksi minyak Azerbaijan pada 2010.

Perusahaan Minyak Negara Republik Azerbaijan (SOCAR) bertanggung jawab untuk memproduksi minyak dan gas alam, menjalankan dua kilang dan sistem pipa negara itu, sambil mengelola impor serta ekspor minyak dan gas alam Azerbaijan.

(A026)

Editor: Heppy

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan