Jumaat, 26 Oktober 2012

detikcom

detikcom


Kebakaran di Tanjung Priok, 15 Damkar Dikerahkan

Posted: 26 Oct 2012 11:53 AM PDT

Sabtu, 27/10/2012 01:53 WIB

Pandu Triyuda - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta - Si jago merah kembali menghanguskan gedung perkantoran. Kali ini peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jakarta Utara, tepatnya di wilayah pergudangan atau perkantoran di Jalan R.E Martadinata, Tanjung Priok.

"Kebakaran terjadi dari jam 23.55 WIB sampai jam 01.40 WIB," ujar petugas operator Sudin Damkar Jakarta Utara, Sarwanto, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (27/10/2012).

Saat ini api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar. Sebanyak 15 DPK diterjunkan untuk mengantisipasi merembetnya nyala api. Namun hingga saat ini belum diketahui jumlah kerugian yang di derita.

"Belum diketahui, karena datanya belum detail," ungkapnya.

Beruntungnya peristiwa ini tidak menelan korban jiwa. Situasi saat ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP) aman terkendali. Para petugas Damkar Jakarta Utara yang telah berhasil memadamkan api sedang berkemas-kemas untuk menuju ke pusat komandonya.

(ndu/trq)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Sponsored Link

Pertama Kalinya Pelaksanaan Solat Ied di Mexico Dilakukan di Lapangan

Posted: 26 Oct 2012 11:25 AM PDT

Sabtu, 27/10/2012 01:25 WIB

Pandu Triyuda - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta - Pertama kali dalam kurun waktu 20 tahun, warga muslim yang tinggal di Mexico City bisa melaksanakan salat Idul Adha dengan khusuk. Pasalnya sebelum mendapat izin dari pemerintah Mexico untuk mempergunakan komplek olah raga sebagai tempat salat Ied, para jamaah masih mempergunakan tempat parkir Restoran Tandour sebagai tempat beribadah.

"Menurut Imam Mesjid Mexico City, Bapak Isa Rojas menjelaskan bahwa tempat parkir restoran Tandour yang biasanya kita pakai sholat Ied sudah tidak muat, semisal salat Idul Fitri yang lalu ada lebih dari 50 jamaah yang tidak bisa sembahyang karena tidak ada tempat," ujar Fitra Ismu Kusumo, salah seorang WNI yang tinggal di Mexico, melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (27/10/2012).

Menurut Isa seperti diberitakan oleh Fitra, dirinya sangat berterima kasih atas pemerintahanan gubernur Mexico City yang turut memberikan izin. Sehingga diharapkan keharmonisan dan kedamaian akan terus berlangsung.

Dalam pelaksanaannya, salat Ied dilaksanakan pada pukul 08.30 waktu Mexico. Pelaksanaan Ibadah di imami sekaligus khatib bernama Syeikh Murad. Sekitar 500 jamaah yang tinggal di Mexico City terutama di bagian tengah dan utara Kota Meksiko turut dalam solat tersebut. Pelaksanaannya sendiri bertempat di Deportivo Plan Sexenal (semacam komplek olah raga), di salah satu lapangan bola pada komplek olah raga.

Imam sekaligus khatib dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya penerapan akidah Islam dalam kehidupan sehari hari. Agar kita kaum muslim bisa menjadi contoh sebagai manusia yang baik dan bertaqwa. Hal ini merupakan salah satu cara dakwah tidak langsung seorang muslim. Setelah salat, para jamaah mengadakan silaturahmi dan makan bersama di tempat yang sama.

(ndu/trq)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Sponsored Link

Tiada ulasan:

Catat Ulasan