Selasa, 25 Oktober 2011

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Ibu bunuh anak demi uang asuransi

Posted: 25 Oct 2011 09:00 PM PDT

Charleston, South Carolina, Amerika Serikat (ANTARA News) - Seorang ibu asal South Carolina yang melapor kepada polisi anaknya telah membunuh tiga anggota keluarga serta dirinya sendiri, didakwa atas tuduhan pembunuhan demi memperoleh uang asuransi, kata polisi.

Susan Hendricks (48) dituntut karena membunuh dua anak lelaki, mantan suami dan ibu tirinya setelah ditahan di sebuah motel pada Senin malam, kata polisi.

Dia juga dituntut atas kepemilikan senjata selama melakukan aksi kriminal tersebut -- sebuah pistol yang disimpan di dalam lemari kecilnya.

Polisi dipanggil ke sebuah rumah di Liberty, South Carolina, pada 14 Oktober, kata Asisten Kepala Polisi Pickens County Tim Morgan.

Berdasarkan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), barang bukti forensik dan wawancara dengan anggota keluarga, polisi menyimpulkan keterangan yang disampaikan Hendrick tidak benar, kata dia.

Anggota keluarga memberitahu polisi mengenai motif Hendrick yang sebenarnya, yaitu uang asuransi. Berdasarkan laporan polisi, Hendrick akan menerima uang asuransi yang jumlahnya berlipat dari para korban jika aksinya berhasil.
(SDP15/C003)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Jutaan lebah "keluar sarang", jalan raya ditutup

Posted: 25 Oct 2011 08:53 PM PDT

Ilustrasi (wikimedia.org)

Berita Terkait

Salt Lake City (ANTARA News) - Satu truk bak terbuka di Amerika Serikat yang membawa ratusan sarang lebah terbalik di dekat daerah pembangunan di jalan raya, sehingga jutaan lebah "keluar sarang" dan memaksa pihak berwenang menutup sementara Interstate 15, kata beberapa pejabat pekan ini.

"Pengemudi truk kehilangan kendali, menabrak penghalang beton dan mobilnya terbalik. Tentu saja, kemudian lebah ada di mana-mana," kata Kopral Todd Johnson di Utah Highway Patrol.

Jalan raya di Utah selatan itu ditutup selama beberapa jam pada Ahad malam (23/10) sampai Senin pagi, kata beberapa pejabat.

Peternak lebah setempat berusaha sepanjang malam untuk mengumpulkan lebah yang "meloloskan diri". Para pejabat mengatakan jaring dipasang untuk menutupi sarang lebah tapi banyak lebah tetap berhasil meloloskan diri setelah truk tersebut terbalik.

Pengemudi truk itu dan dua petugas pelaksana hukum yang menanggapi kecelakaan tersebut disengat lebah tapi sengatan tersebut tak mengancam nyawa, kata Johnson.

"Ada sebanyak 450 koloni di dalam muatan dan barangkali sebanyak 45.000 lebah di koloni tersebut," kata Richard Adee dari Adee Honey Farms di Bruce, South Dakota, sebagaimana dikutip Reuters --yang dipantau ANTARA di Jakarta.

Itu berarti ada lebih dari 20 juta lebah. Adee mengatakan lebah tersebut akan dibawa ke Bakersfield, California, untuk penyerbukan kenari pada musim semi berikut.

"Kami mengembalikan peralatan ke tempatnya, menaruhnya kembali di truk dan peti kemas dan apa pun yang dapat kami temukan untuk menghilangkan mereka dari sana," kata peternak lebah Melvin Taylor dari Santa Clara, Utah.

"Lalu kami berusaha memindahkan mereka sejauh mungkin dari daerah metropolitan, sebab ketika lebah itu aktif hari ini, mereka akan mengamuk gara-gara rumah mereka hancur berantakan," tambah Taylor.

Taylor menambahkan lebah yang tak dapat dikumpulkan dan dipindahkan diduga mati dalam kecelakaan dan upaya pembersihan.

(A050/A011)

Editor: Desy Saputra

COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full content generated by Get Full RSS.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan