Isnin, 12 November 2012

KOMPASentertainment

KOMPASentertainment


Baru Putus, Bieber dan Gomez Terlihat Berdua di Hotel

Posted: 12 Nov 2012 09:23 PM PST

NEW YORK, KOMPAS.com — Kabar tentang Selena Gomez dan Justin Bieber (18) putus pacaran muncul pada Jumat (9/11/2012) waktu New York (AS). Namun, pada Minggu (11/11/2012) waktu setempat, mereka terlihat berada di sebuah hotel di kota itu. Mereka dikabarkan sedang mengadakan pembicaraan mengenai hubungan mereka.  

"Saya melihat Selena masuk ke hotel itu kira-kira pukul 17.40 dan, tak sampai tiga jam kemudian, Justin masuk. Saya melihat ia (Justin) pergi kira-kira pukul 23.00," kata seorang narasumber kepada Life & Style.

Teman-teman pasangan itu percaya bahwa mereka bisa "rujuk" lagi, dan bahkan pencetak hit "Baby" tersebut tampaknya tak yakin terhadap apa yang sedang terjadi dalam hubungannya, dengan perempuan berusia 20 tahun itu.

"(Hubungan) itu tak hanya berakhir untuk Justin dan Selena. Apa pun yang terjadi, banyak hal yang harus mereka bicarakan," kata sumber lain. "Mereka berdua agak hati-hati dan keras kepala. Namun, mereka sangat ingin bertemu. Ini bukan hal baru bagi mereka, hubungan mereka sering bergejolak. Kami semua berharap mereka bisa mengatasinya," sambungnya.

Bieber menjelaskan, "Saya tak tahu apa yang harus saya katakan. Saya tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam hidup saya, bahkan untuk menilai bahwa itu tak masuk akal. Ini karena saya sama sekali belum memberi tanggapan."

"Cinta Tapi Beda" Dirilis, Hanung Siap Sambut Polemik

Posted: 12 Nov 2012 09:23 PM PST

JAKARTA, KOMPAS.com — Sutradara Hanung Bramantyo akan kembali menggebrak layar lebar Tanah Air dengan film barunya, Cinta Tapi Beda, yang mengusung cinta di antara dua orang yang berbeda keyakinan. Untuk film ini, Hanung juga menggandeng sutradara Hestu Saputra dan musisi Eross Candra, yang juga pelaku cinta beda agama.

Ide cerita Cinta Tapi Beda sebenarnya bermula dari Hestu Saputra yang menemukan blog milik Dwitasari yang memuat lima tulisan, menceritakan kisah-kisah perbedaan keyakinan dalam menjalin hubungan. Film dengan tema ini tentulah pernah ada sebelumnya. Namun, Hanung dan Hestu mengaku tidak pernah berniat menjadi yang pertama untuk hal ini. Mereka hanya berniat memotret cerita ini dari segi yang berbeda.

"Sebenarnya di luar Indonesia, hal ini tidak menjadi persoalan. Di Indonesia itu setiap menikah, di KUA (kantor urusan agama), terutama di Jakarta dan Jawa, selalu ditanyakan soal agama; dan kalau berbeda, diharapkan pindah (agama). Padahal di Manado itu bukan apa-apa. Itu yang kemudian ingin kita coba pertanyakan ketika wilayah kultur memberikan izin, tetapi ketika dihadapkan dengan negara, itu tidak (diizinkan). Film ini pun mencoba bertanya apakah itu cinta, apakah itu perbedaan. Kita tidak mencoba menjustifikasi mana yang benar dan salah," papar Hanung dalam press junket Cinta Tapi Beda di The Belly Clan, Graha Intiland, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Menanggapi kemungkinan film ini menuai polemik setelah diputar, Hanung mengaku tidak peduli. "Tanggung jawab saya adalah berkarya, memotret. Namun, jika setelah itu film saya berkembang besar, saya tidak bisa apa-apa. Saya cuma bisa berterima kasih sudah menonton film saya," ungkapnya.

***
Bagi sebagian orang, cinta adalah anugerah terindah. Namun, harus disadari pula bahwa cinta dapat menyatukan dan juga mampu memisahkan. Perbedaan keyakinan, misalnya, kerap menjadi tembok penghalang.

Kondisi inilah yang dihadapkan pada Cahyo (Reza Nangin), chef asal Yogyakarta yang kini bekerja di Jakarta dan Diana (Agni Pratistha), gadis asal Padang yang merupakan mahasiswi jurusan seni tari di Jakarta. Dalam sebuah pertunjukan tari kontemporer, kedua orang berbeda keyakinan ini bertemu. Waktu berlalu dan mereka pun memutuskan untuk berpacaran meski berbeda keyakinan.

Soal perbedaan bukan masalah bagi keduanya, tetapi menjadi cerita lain ketika kedua orangtua mereka mengetahuinya. Dengan berat hati, Diana akhirnya memilih untuk melupakan Cahyo dan kembali ke Padang untuk menerima perjodohan dengan dr Oka (Choky Sitohang), lekaki seiman pilihan ibunya. Cahyo benar-benar kecewa. Ia menganggap Diana tak bedanya dengan Mitha (Ratu Felisha), yang pernah  berselingkuh darinya.

Sayangnya, Cahyo dan Diana lupa atas dasar apa mereka akhirnya menjadi satu. Bukan karena keyakinan, melainkan karena cinta. Akankah perbedaan keyakinan yang ditentang orangtua dan negara tetap memisahkan Cahyo dan Diana hingga akhir? temukan jawabannya di bioskop-bioskop Indonesia mulai 27 Desember 2012. 

Selain dibintangi Agni dan Choky Sitohang, film ini juga dibintangi oleh Agus Kuncoro, Jajang C Noer, Hudson Prananjaya, Leroy Osmani, dan Ayu Diah Pasha.

Tiada ulasan:

Catat Komen