Isnin, 1 Oktober 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Qatar Buka Perwakilan di Gaza untuk Salurkan Bantuan

Posted: 01 Oct 2012 05:34 AM PDT

GAZA - Dalam rangka membantu perekonomian Palestina, Qatar mengumumkan pembukaan kantor diplomatik pertamanya di wilayah Gaza. Meski demikian, kantor perwakilan itu bukanlah kantor kedutaan besar yagn formal.

Kantor yang dibangun oleh negeri kaya penghasil minyak itu adalah kantor yang akan menyalurkan bantuan dana senilai jutaan dolar untuk Palestina. Kantor tersebut juga tidak berbentuk kantor Kedubes.

Meski demikian, kantor itu berada di bawah pimpinan seorang duta besar dari Qatar. Pendirian kantor Qatar di wilayah Gaza menandakan mulai adanya pengakuan internasional terhadap fraksi Hamas yang sudah berkuasa di Gaza sejak 2007 silam. Demikian, seperti diberitakan Associated Press, Senin (1/10/2012).

Sejauh ini, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas juga mengalami pasang surut dalam hubungan bilateralnya dengan Qatar. Stasiun televisi Qatar AlJazeera juga sering mengkritisi Abbas dan Qatar sendiri sering menerima para pejabat Hamas.

Seperti diketahui, Abbas sering mengkritisi sebuah negara yang menjamu para pejabat-pejabat Hamas, seperti halnya Mesir. Kritik itu dilontarkan Abbas karena Abbas memandang Otoritas Palestina sebagai perwakilan yang sah bagi rakyat Palestina.(AUL)

Eks-PM Mesir Diadili atas Kasus Korupsi

Posted: 01 Oct 2012 03:02 AM PDT

KAIRO - Mantan Perdana Menteri Mesir Ahmed Shafiq, menjalani proses pengadilan terkait dakwaan korupsi yang dijatuhkan kepadanya. Pria yang sempat menjadi calon Presiden Mesir itu dituduh menyalahgunakan kekuasaannya saat menjabat sebagai Menteri Penerbangan.

"Dia dihadapkan dengan dakwaan pencatutan uang negara," ujar juru bicara Kejaksaan Agung Mesir Adel Saeed, seperti dikutip CNN, Senin (1/10/2012).

Shafiq sebelumnya meninggalkan Mesir dan pergi ke Dubai, Uni Emirat Arab, usai kalah dalam Pilpres Mesir 2012. Pengacara Shafiq mengatakan, kepergiannya ke Dubai ditujukan karena alasan keamanan di Mesir. Shafiq juga khawatir mereka akan dihakimi oleh warga Mesir.

Dugaan korupsi Shafiq sebelumnya diumumkan oleh Pemimpin Partai al-Wasat, Essam Sultan. Sultan menuding Shafiq menyalahgunakan jabatannya saat menjabat sebagai Komandan Angkatan Udara Mesir. Shafiq menjual tanah yang dimiliki Asosiasi Pilot Tempur Muda ke putra-putra Mubarak dengan harga yang sangat rendah.

Shafiq sempat menepis tuduhan itu dan mengklaim, Sultan dibayar oleh fraksi Islam di Mesir untuk menjadi informan. Salah satu simpatisan Shafiq turut menuduh Ikhwanul Muslimin merencanakan sebuah tindakan untuk menyingkirkan Shafiq.

Pada awal September, Shafiq turut membantah tuduhan korupsi itu dan bersumpah akan pulang ke tanah airnya. Shafiq pun berniat untuk mengkritik segala bentuk dakwaan yang dijatuhkan kepadanya.(AUL)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan