Ahad, 19 Ogos 2012

Sindikasi international.okezone.com

Sindikasi international.okezone.com


Kim Jong-Un, Pemimpin Muda Pusat Perhatian Dunia

Posted: 19 Aug 2012 01:03 AM PDT

PYONGYANG - Siapa yang tak kenal sosok Kim Jong-Un, putra dari pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-Il. Wafatnya sang ayah pada Desember 2011 sontak menjadikan Jong Un sebagai pusat perhatian dunia menyusul diserahkannya tongkat estafet kepemimpinan Korut kepada pemuda itu.

Sosok Jong-Un semakin sering diperbincangkan dunia mulai dari gaya kepemimpinannya kelak, kehidupan pribadi bahkan hingga potongan rambut yang menjadi tren di kalangan anak muda Pyongyang.

Dalam berbagai kesempatan Jong-Un selalu terlihat tampil dengan rambut licinnya yang tipis dibagian samping persis di atas telinga. Model potongan rambut Jong-Un ini dikenal dengan gaya rambut jiwa muda dan ambius. Demikian seperti diberitakan KCNA dan dikutip Reuters, Minggu (19/8/2012).

Pria tambun yang disinyalir berusia 20 tahunan itu dikabarkan juga sempat menjalani beberapa kali operasi plastik agar dirinya terlihat mirip dengan sang kakek yang sekaligus merupakan pendiri Korut, Kim Il-Sung. Penampilan Jong-Un selalu dipoles di hadapan publik agar dirinya senantiasa terlibat berwibawa.

Penampilan Jong-Un di hadapan publik belakangan ini tampak ditemani oleh seorang perempuan cantik bernama Ri Sol-ju. Pemerintah Korut mengakui bahwa sosok Ri adalah istri Jong-Un kendati tidak dijelaskan mendetail kapan tepatnya pasangan muda ini menikah.

Sosok Jong-Un diketahui merupakan penggemar olahraga basket dan ski. Ia juga dikabarkan juga suka menggambar tokoh-tokoh kartun.  Pria yang sempat berstudi di International School of Berne, Swiss itu merupakan seseorang yang jarang berkomunikasi dengan orang yang tak ia kenal secara dekat.

Sejumlah staf sekolah di Swiss itu mengatakan, Jong-Un adalah seorang pemalu dan penggemar artis Hollywood bertubuh kekar, Jean Claude Van Damme. Hingga kini tidak banyak informasi tentang kehidupan pribadi Jong-Un yang beredar di kalangan publik.(rhs)

Korut dan Fenomena Senjata Nuklir

Posted: 19 Aug 2012 12:02 AM PDT

PYONGYANG - Membahas Korea Utara (Korut) rasanya kurang tepat tanpa melibatkan fenomena senjata nuklir Negara Komunis itu. Laporan terakhir pada Desember 2011 lalu menyebutkan, Korut setidaknya memiliki 50 kilogram plutonium dan 10 bom nuklir.

Akhi 2011 lalu pertanyaan besar pun sempat mencuat yakni siapa yang akan bertanggung jawab merawat dan menjaga senjata nuklir Korut pasca wafatnya pemimpin tertinggi Korut Kim Jong-Il?

Spekulasi beredar, Kim sudah melatih putranya Jong-Un cara untuk merawat senjata-senjata tersebut namun nama seorang Jenderal Ri Yong-ho juga muncul kala itu sebagai pihak yang diduga akan ditugaskan menjaga nuklir Korut. Beberapa bulan lalu sosok Ri diketahui telah diberhentikan dengan alasan sakit.

Sementara itu sejumlah badan Pemerintah Korut dilaporkan juga bertanggung jawab untuk mengembangkan dan melakukan uji coba senjata nuklir serta menjaga keamanan fasilitas nuklir Korut.

Perkembangan terkait dengan teknologi nuklir Korut diatur langsung Kementerian Perindustrian. Inilah yang menyebabkan Direktur Departemen Perindustrian Korut Ju Kyi-Chang dan Jon Byong-Ho dikenakan sanksi internasional.

Pada April lalu, Korut kembali menjadi pusat perhatian dunia karena  diketahui melakukan uji coba nuklir untuk kesekian kalinya. Namun peluncuran roket dinyatakan berakhir dengan kegagalan. Korut telah berulang kali membantah bahwa hal tersebut merupakan uji coba nuklir dengan mengatakan, peluncuran roket tersebut bertujuan untuk menempatkan satelit cuaca di orbit.

Korut selama ini kerap mengelak atas kepemilikan nuklirnya namun pembukaan teks konstitusi Korut membenarkan status Korut sebagai negara pemilik senjata nuklir.

"Ketua Komite Pertahanan Nasional Korut Kim Jong-Il mengubah Tanah Air kami menjadi negara yang tak terkalahkan dari ideologi politik, memiliki senjata nuklir, dan kekuatan militer yang kuat, Korut selalu berupaya membangun negara yang makmur," demikian yang tercantum dalam pembukaan teks konstitusi Korut, seperti dikutip AFP, Minggu (19/8/2012).

Teks konstitusi itu diunggah dalam situs Naenara (Negaraku), sebuah situs Pemerintah Korut. Teks konstitusi itu dikabarkan sudah mengalami revisi saat rapat parlemen pada 13 April lalu. Sejak Kim Jong-Il meninggal dunia, negeri komunis itu kerap melakukan amandemen untuk mensucikan tahta Kim Jong-Il yang diteruskan oleh Kim Jong-Un.

Korut dilaporkan telah membangun senjata nuklir selama beberapa dekade lalu dengan alasan untuk mewaspadai ancaman serangan Amerika Serikat. Di bawah perjanjian six party talk pada 2005 lalu, Korut sepakat untuk melucuti senjatanya dengan imbalan bantuan pangan dan ekonomi dari komunitas internasional. Namun tidak ada implementasi atas perjanjian tersebut.(rhs)

Tiada ulasan:

Catat Ulasan