Rabu, 30 Mei 2012

ANTARA - Mancanegara

ANTARA - Mancanegara


Pasukan Uni Afrika rebut pangkalan gerilyawan di Somalia selatan

Posted: 30 May 2012 02:59 PM PDT

Nairobi (ANTARA News) - Pasukan Uni Afrika memasuki kota Afmadow Somalia selatan, salah satu dari beberapa pangkalan gerilyawan Shebab, kata seorang juru bicara, Rabu.

Afmadow telah lama menjadi target bahkan sejak pasukan Kenya menyerbu Somalia selatan Oktober, sebelum kemudian bergabung dengan pasukan Uni Afrika, lapor AFP.

"Afmadow jatuh, masih ada pertempuran tetapi pada siang hari kota itu berada dalam kekuasaan kami," kata juru bicara tentara Kenya Kolonel Cyrus Oguna.

Para petempur Shebab di Afmadow yang terletak sekitar 120km dalam daerah Somalia dari perbatasan Kenya, dipertahankan pasukan Kenya selama beberapa bulan, menghambat gerak maju menuju pelabuhan Kismayo yang dikuasai Shebab.

Pada Oktober tentara Kenya mengklaim hampir menguasai Afwadow, tetapi hujan yang turun dan perlawan gigih, pasukan sejak itu tetap bertahan dekat kota itu. (RN/Z002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Dewan HAM PBB bahas Suriah

Posted: 30 May 2012 08:24 AM PDT

Seorang pengunjuk rasa berdemo menentang rezim Suriah di Chicago, Minggu (27/5). Dewan PBB bertemu pada hari Minggu kemarin untuk membahas pembantaian yang terjadi baru-baru ini di kota Houla, Suriah, dimana PBB menyalahkan pemerintah Suriah tetapi Damaskus dan Moskow mengatakannya sebagai akibat dari serangan pemberontak. Sebanyak 116 orang tewas termasuk anak-anak dalam serangan tersebut, menurut pemimpin pemantau PBB di Suriah di hadapan 15 negara anggota dewan, menurut diplomat yang mengikuti rapat tertutup. Sang diplomat memberikan keterangan kepada Reuters dengan kondisi tanpa identitas. (REUTERS/John Gress)

Berita Terkait

Jenewa (ANTARA News) - Para diplomat akan membicarakan pembunuhan di kota Houla Suriah dalam satu sidang khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHCR) Jumat, kata seorang juru bicara.

Qatar, Turki, Arab Saudi, Kuwait, Denmark, Amerika Serikat dan Uni Eropa meminta diselenggarakan pertemuan itu untuk membahas "situasi hak asasi manusia yang" memburuk di Republik Arab Suriah itu dan pembunuhan di Houla, kata satu pernyataan juru bicara Rolando Gomez, lapor AFP.

Permintaan itu sejauh ini mendapat dukungan dari 21 negara anggota dan 30 peninjau tetapi daftar itu tidak termasuk penandatangan-penandatangan China dan Rusia.

Dewan itu sebelumnya melakukan pertemuan khusus dan satu perdebatan untuk membicarakan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan sejak tindakan keras oleh pemerintah Presiden Bashar al-Assad terhadap pemberontakan Maret 2011.

Pembunuhan pekan lalu, yang menewaskan sedikitnya 100 orang, memicu kemarahan internasional dan banyak negara Barat mengusir para diplomat Suriah sebagai protes atas tindakan itu.

Kantor Komisioner Tinggi untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) Selasa mengatakan bahwa penyelidikan menunjukkan sebagian besar mereka yang twwas dieksekusi secara singkat termasuk anak-anak.

Pemobunuhan itu terjadi setiap hari kendatipun perjanjian perdamaian enam pasal yang ditengahi utusan PBB-Liga Arab Kofi Anan diberlakukan sejak 12 April.

Lebih dari 13.000 orang tewas dalam aksi kekerasan hampir 15 bulan, menurut data dari kelompok pemantau yang berpangkalan di Inggris Observatorium Hak Asasi Suriah. (RN/B002)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Komen