Ahad, 25 Mac 2012

Republika Online

Republika Online


Rutin Konsumsi Kismis Cegah Tekanan Darah Tinggi

Posted: 25 Mar 2012 09:09 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Rutin mengonsumsi segenggam kismis tiga kali sehari diyakini mampu membantu mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi. Dengan begitu, risiko utama penyakit jantung bisa ditekan.

Kesimpulan itu didapat dari studi yang disajikan dalam konferensi utama kardiologi Amerika Serikat, Ahad (25/3).

Dari percobaan klinik yang dilakukan secara acak, dipercaya sebagai pengukuran resmi pertama mengenai manfaat kismis pada tekanan darah, melibatkan 46 orang dengan kondisi yang diketahui sebagai pra-hipertensi. Tekanan darah mereka berkisar dari 120 per 80 militer merkuri (mm Hg) sampai 139 milimeter merkuri per 89 mm HG, atau lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan darah normal.

Dibandingkan dengan orang yang mengemil kue atau biskuit, kelompok yang mengonsumsi kismis memperlihatkan penurunan mencolok tekanan darah mereka, dalam beberapa kasus menurunkan jumlah tertinggi, atau systolic pressure, hingga 10,2, atau tujuh persen selama studi 12 pekan.

Para peneliti tersebut tak yakin secara pasti, mengapa kismis memperlihatkan hasil sangat baik. Tapi, mereka menduga hal itu berkaitan dengan tingginya kadar potassium di dalam anggur kering yang menyusut itu.

"Kismis dipenuhi dengan potassium, yang diketahui menurunkan tekanan darah," kata pemimpin peneliti Harold Bays, Direktur Medis di Louisville Metabolic and Atherosclerosis Research Center.

"Kismis juga adalah sumber yang baik bagi fiber makanan anti-oksidan yang mungkin bisa mengubah biokemistri pembuluh darah, dan membuatnya jadi tak terlalu keras. Pada gilirannya, itu bisa mengurangi tekanan darah," kata Bays sebagaimana dikutip AFP.

Segenggam kismis, sebanyak 60 butir, berisi satu gram fiber dan 212 miligram potassium. Kismis seringkali disarankan sebagai bagian dari makanan rendah-lemak tapi kaya akan serat guna mengurangi tekanan darah.

Tata Rias Natural untuk Muslimah, Ini Dia Kiat Jitunya

Posted: 25 Mar 2012 09:08 PM PDT

REPUBLIKA.CO.ID, Sosok natural adalah mereka yang berpenampilan lugas, sederhana, bersih, dan tidak ribet. Sikapnya santai, damai, cenderung suka berolahraga, dan kurang suka belanja. Tipe ini nyaman memakai celana panjang, jeans, bergaya sporty, dan senang segala yang praktis.

Untuk soal riasan wajah, gaya natural lebih pas menggunakan aplikasi warna yang sedikit dengan pulasan yang lembut. Hasil riasan dapat memberikan kesan alami, segar, natural, praktis, santai, dan nyaman.

Warna yang digunakan lebih dekat pada warna alam, hampir sama dengan warna netral tetapi cenderung lebih kusam. Contohnya, nuansa warna cokelat seperti khaki berupa cokelat kusam semu kehijauan, beige yang cenderung cokelat muda lembut, atau cinnamon yang cokelat semu kemerahan atau cokelat kayu manis.

Ada pula warna terakota yang cokelat kemerahan, mocha yang cenderung cokelat susu, nuansa warna abu-abu, hijau lumut, hijau daun, semu pink lembut seperti rona wajah atau biru langit.

Tiada ulasan:

Catat Komen