Ahad, 25 Mac 2012

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Korban tomcat berangsur sembuh

Posted: 25 Mar 2012 07:25 AM PDT

Garut (ANTARA News) - Sejumlah warga yang terluka digigit serangga tomcat di dua kampung di Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sekarang berangsur sembuh setelah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat.

"Sekarang korban gigitan tomcat sudah tidak mengeluhkan lagi rasa sakit, panas, gatal di kulit," kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular (P2M) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Dede Rohmansyah, kepada wartawan, Minggu.

Menurutnya, para korban tomcat di Kampung Rinyem dan Kampung Pasuketan, Desa Mulyajaya itu sudah kembali beraktivitas seperti biasa tanpa mengeluhkan rasa gatal dan sakit lagi.

Beberapa warga korban gigitan tomcat berinisiatif memeriksakan diri ke Puskesmas dan kemudian mendapatkan perawatan medis hingga sembuh.

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut sudah mengerahkan petugas medis di setiap Puskesmas untuk beraksi cepat ketika ada warga yang diserang serangga tomcat.

Dede mengimbau kepada warga agar menutup setiap celah atau ventilasi udara rumah ditutup menjelang petang sehingga serangga tidak bisa masuk.

"Karena seperti serangga lainnya, tomcat senang dengan cahaya lampu di malam hari, makanya disarankan agar tomcat tidak masuk rumah sebaiknya celah-celah rumah ditutup rapat," jelas Dede.

Sedikitnya 17 warga di dua kampung di Garut itu telah diserang serangga tomcat.

(ANTARA)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Warga Tasikmalaya mengungsi hindari tomcat

Posted: 25 Mar 2012 06:57 AM PDT

Serangga Tomcat (m-wali.blogspot.com)

Berita Terkait

Tasikmalaya (ANTARA News) - Satu keluarga warga Perum Griya Duren Permai Blok C1 di Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terpaksa mengungsi menghindari serangan serangga tomcat atau kumbang "rove".

"Anak dan istri saya sekarang mengungsi, rumah ditinggalkan saja karena takut serangan tomcat," kata Nanang (32), salah seorang warga Perum Griya Duren yang menjadi korban gigitan serangga tomcat, di Tasikmalaya, Minggu.

Ia menerangkan, istri dan anaknya yang berusia lima tahun sudah mengungsi sejak Jumat (23/3) ke rumah orang tuanya di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Serangan tomcat melanda keluarga Nanang itu sudah terjadi sejak sepekan lalu dengan penyakit yang diderita gatal-gatal, sakit serta bintik merah pada kulit.

Tindakan mengungsi itu, menurut Nanang, merupakan solusi menjaga anaknya agar tidak menjadi korban gigitan tomcat dan akan kembali ke rumah apabila tomcat sudah tidak ada dilingkungan perum Griya Duren.

"Tomcat sudah masuk rumah, kemarin saja saya sudah ada 15 tomcat masuk rumah langsung saya basmi," katanya.

Selain menyerang anggota keluarga Nanang, serangga tomcat itu menyerang warga lainnya yang tinggal di 20 rumah Perum Griya dengan keluhan menderita penyakit serupa.

Sejumlah warga masih bertahan di rumahnya masing-masing dan berusaha membasmi tomcat disekitar rumah dengan cara menyemprotkan obat anti serangga.

Sedangkan warga yang menjadi korban gigitan serangga, sementara hanya diobati dengan mengoleskan obat salep penghilang rasa sakit dan gatal yang dibeli dari apotek.

"Diobatinya dengan membeli obat salep di apotek, kemudian warga juga menyemprotkan obat anti serangga untuk memmbasmi tomcat," katanya.

(KR-FPM/Y003)

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Komen