Jumaat, 16 November 2012

ANTARA - Berita Terkini

ANTARA - Berita Terkini


Sanchez dan dua pelatih lain dipecat di Meksiko

Posted: 16 Nov 2012 07:09 PM PST

Hugo Sanchez tidak lagi menjadi pelatih...

Berita Terkait

Mexico City (ANTARA News) - Pelatih handal Meksiko Hugo Sanchez dipecat sebagai pelatih Pachuca setelah juara Apertura Meksiko itu gagal maju ke babak sistem gugur.

Pelatih lain yang dipecat Kamis seperti dilaporkan Reuters adalah mantan kapten Ekuador Alex  Aguinaga di San Luis serta mantan pemain internasional Meksiko Benjamin Galindo di Santos Laguna.

"Hugo Sanchez tidak lagi menjadi pelatih... Kami berterima kasih atas komitmennya selama ini, atas profesionalisme dan kerjanya...Ia ditawari menjadi bagian dari proyek Grup Pachuca di masa depan," demikian pernyataan dari Pachuca.

Mantan striker Real Madrid dan Meksiko, Sanchez, yang Mei lalu dikontrak hingga akhir musim ini, membawa Pachuca ke urutan ke-13 klasemen liga.

Tujuh tim paling atas setelah menjalani 17 pertandingan, lolos ke putaran sistem gugur.

Sanchez digantikan mantan pemain depan Meksiko kelahiran Argentina, Gabriel Caballero, yang bermain untuk Pachuca dan kini diberi tanggung jawab menangani tim itu, demikian bunyi pernyataan itu.

San Luis kini ditangani pemilik baru dan mereka mendepak Aguinaga, yang membawa tiga kemenangan dan empat seri timnya dalam 11 pertandingan dan berada di urutan ke-15.

Aguinaga dikontrak sebagai direktur sport klub itu pada awal musim tetapi akhirnya menjadi pelatih setelah ia mendepak pelatih Jose Luis Trejo yang melatih baru enam pertandingan.

Galindo berada di Santos Laguna sejak pertengahan 2011 dan kehilangan pekerjaannya kendati tim itu meraih gelar Clausura Mei lalu. Timnya gagal di perempat final dan berada di urutan kesembilan klasemen liga.

Ada juga transfer pemain yang terjadi Kamis, ketika mantan pemain Argentina Derby County dan striker Cruz Azul Emanuel Villa pindah dari Pumas UNAM ke UANL Tigres.

Toluca, Tijuana, America dan Cruz Azul difavoritkan maju ke semi final setelah memenangi leg pertama pada putaran sistem gugur pertama.

(A008) 

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Warga Tolitoli masih mengungsi karena banjir

Posted: 16 Nov 2012 06:50 PM PST

Ilustrasi - Banjir genangi permukiman. (FOTO ANTARA/Maril Gafur)

Hingga kini banjir masih menggenangi rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum di Kelurahan Tuweley, Panasakan, dan Baru

Berita Terkait

Palu (ANTARA News) - Warga sejumlah kelurahan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, hingga saat ini masih mengungsi ke tempat relatif lebih aman menyusul banjir yang melanda sejumlah permukiman masyarakat di daerah itu pada Jumat (16/11).

"Hingga kini banjir masih menggenangi rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum di Kelurahan Tuweley, Panasakan, dan Baru," kata seorang warga Kelurahan Tuweley, Salsman Supari, ketika dihubungi dari Palu, Sabtu.

Banjir yang melanda daerah penghasil cengkih terbesar di Sulteng itu tidak mengakibatkan korban jiwa.

Namun, ratusan rumah di tiga kelurahan tersebut sampai dengan saat ini masih terendam banjir.

Salsman mengatakan, banjir melanda Kota Tolitoli akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu sejak Jumat pagi hingga malam dan bertepatan dengan datangnya air pasang.

Hujan deras itu mengakibatkan air Sungai Tuweley meluap ke permukiman warga di tiga kelurahan di Tolitoli.

Pemkab Tolitoli, kata Salsman yang juga Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Kabupaten Tolitoli itu pada Jumat (16/11) malam langsung membangun tenda darurat untuk menampung para warga yang mengungsi.

Pemerintah setempat menyediakan sejumlah tenda darurat, satu di antaranya ditempatkan di belakang Kantor Polres Tolitoli untuk menampung sementara warga yang mengungsi.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Bandara Mutiara Palu Aschadi SR mengatakan, seluruh wilayah di Sulteng beberapa hari sebelumnya dan ke depan diguyur hujan ringan, sedang, hingga lebat.

Warga yang tinggal di pinggiran sungai diimbau untuk tetap waspada karena saat hujan lebat sangat mungkin terjadi banjir.

(BK03)

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Tiada ulasan:

Catat Ulasan