Ahad, 22 Julai 2012

Sindikasi welcomepage.okezone.com

Sindikasi welcomepage.okezone.com


Peras TKW, 2 Sopir Travel BNP2TKI Dibekuk

Posted: 22 Jul 2012 01:08 AM PDT

INDRAMAYU - Dua petugas travel Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) diamankan petugas Satreskrim Polres Indramayu, Jawa Barat, karena diduga memeras tenaga kerja wanita (TKW) yang hendak diantar ke kampung halamannya. Diduga, aksi serupa sudah sering dilakukan kedua pelaku terhadap TKI lainnya.

IW (40), warga Desa Tawangsari, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, beserta rekannya AH (35), warga Losari, Cirebon, hanya bisa tertunduk malu saat digelandang petugas untuk menjalani pemeriksaan di Polres Indramayu.

Keduanya merupakan supir travel BNP2TKI dari PT Raanan Loka Sejahtera, yang beralamat di Cakung, Jakarta. Perusahaan itu bertugas sebagai angkutan antar-jemput enaga kerja Indonesia (TKI) untuk wilayah Cirebon dan Indramayu.

Mereka diamankan polisi karena dugaan kasus pemerasan terhadap Evi (27), TKW asal Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.

Korban mengatakan, dua pelaku meminta dirinya membayar Rp400 ribu sebagai pengganti biaya pembelian bahan bakar minyak jenis solar, selama dalam perjalanan menuju kampung halamannya. Ironisnya, dua pelaku mengancam akan menurunkan korban jika permintaanya tidak dituruti.

"Kalau tidak dibayar, saya tidak diantar ke rumah, melainkan diturunkan di sembarang tempat sesuai keinginan mereka," terang korban di Mapolres Indramayu, Minggu (22/7/2012).

Sementara saat diinterogasi dan dikonfrontir dengan korban, IW hanya terdiam. Padahal sebelumnya ia berkelit dengan mengaku tidak meminta secara paksa kepada penumpang apalagi mengancam. Selain itu, IW beralasan uang solar dari perusahaan tidak cukup, sehingga dirinya meminta pada penumpang. (Sindo TV / Pradesta Bagus / ris)

Tak Ingin Dianggap Istri Cerewet? Hindari Ini (I)

Posted: 22 Jul 2012 01:07 AM PDT

BANYAK wanita yang telah memiliki anak dihadapkan pada fakta yang mempengaruhi kehidupannya bersama pasangan secara keseluruhan. Para wanita terkadang tidak menyadari kalau mereka berlaku seolah-olah adalah 'ibu' dari pasangannya.
 
Padahal, berlaku seperti itu sangat berdampak buruk baik untuk kesehatan mental maupun hubungan keduanya. Tak hanya itu, seorang ahli mengatakan bahwa dengan memiliki keingininan untuk mengendalikan orang lain maka sama saja dengan merusak obyek hubungan dalam sebuah pernikahan.
 
Lantas bagaimana mengatasinya? Berikut cara untuk tidak dianggap seolah-olah seperti 'ibu' dari suami Anda, seperti yang dilansir dari Geniusbeauty.
 
Jangan menganggapnya seperti anak TK
 
Di pagi hari terkadang para istri memperlakukan suaminya seperti anak TK yang semuanya harus dituntun. Anda hanya perlu menyampaikan apa saja yang dilakukan oleh suami dari dia bangun sampai ke tugas selanjutnya.
 
Jangan mengontrol
 
Jangan pernah memaksa dia untuk memberitahu Anda semua percakapan di telefon. Berilah kebebasan pada apa yang menjadi urusannya. Apalagi jika Anda yakin kalau itu bukan sesuatu yang serius yang tentunya bisa mengancam hubungan antar suami istri.
 
Jangan mengatur
 
Sebaiknya jangan berikan sederet pesan tentang apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. Misalnya saja seperti memintanya menelepon saat dia pergi kemanapun, jajan sembarangan atau jangan mampir kemanapun setelah pulang kerja. Pasalnya ini akan seperti membuat pasangan harus tunduk pada induknya, sementara dia sebenarnya tahu apa yang harus dikerjakan. (ina)
(tty)

Tiada ulasan:

Catat Komen