Rabu, 18 Julai 2012

detikcom

detikcom


Anak Korban Pembunuhan Sadis di Bojong Gede Diinapkan di Kantor Polisi

Posted: 18 Jul 2012 12:08 PM PDT

Kamis, 19/07/2012 02:08 WIB

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Bogor R, anak bungsu korban pembunuhan sadis di Bojong Gede, Yordan diinapkan di kantor Mapolsek Bojong Gede. Polisi butuh keterangannya untuk mengungkap pelaku sambil terus memberinya rasa aman.

Dari keterangan polisi, R adalah orang pertama yang menemukan jenazah Yordan (50) dan Edward (20). Saat ini, gadis belia ini sekrarang berada di sebuah ruangan Mapolsek Bojonggede Jalan Raya Tojong, didampingi Kasat Reskrim
Polresta Depok Kompol Febriansyah.

"Kasihan dia menerima kenyataan begini. Kita harus menanyainya secara perlahan-lahan. Kita buat dia senyaman mungkin dulu," ujar seoran polisi.

Dari pengamatan, gadis belia coklat manis ini perawakan kurus dengan tinggi 140 cm dan berambut ikal panjang sebahu. Mengenakan kaos putih dan celana jeans hitam, dia hanya diam termangu dengan pandangan mata kosong.

Polisi masih mencoba menghubungi ponsel Dina Sutiyem, istri Yordan. Pasangan tersebut mempunyai tiga anak. Sejak ada pertengkaran dengan Yordan, Dina sudah sekitar 2 bulan meninggalkan rumah.

Informasi yang detikcom kumpulkan, polisi juga memanggil Buluk, hansip perumahan Griya Satria Jingga, Ragajaya ke Mapolsek Bojonggede. Namun, Buluk masih bertugas sebagai Satpam di PT KAI di Depok. penyidik ingin tanyakan kepada Buluk, apakah dia melihat orang yang mencurigakan ketika malam Selasa itu.

(mad/mad)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Kenapa Pesawat Garuda Bisa Tergelincir di Pekanbaru?

Posted: 18 Jul 2012 10:49 AM PDT

Kamis, 19/07/2012 00:49 WIB

Rachmadin Ismail - detikNews

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Bandara SSK II, Pekanbaru, Riau. Saat kejadian, cuaca memang sedang kurang baik. Mungkinkah itu penyebabnya?

Tim dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah terjun ke lokasi untuk meneliti masalah ini. Semua aspek akan diperiksa, termasuk kemungkinan soal cuaca.

"Kita sudah mulai bekerja dari pagi," kata Kasubkom Penelitian Kecelakaan Transportasi Udara KNKT Masruri, saat dikonfirmasi, Rabu (18/7/2012) malam.

Hingga saat ini, tim sudah mengambil data-data penerbangan pesawat sebelum kejadian. Data itu akan dibawa ke Jakarta untuk dianalisis.

Lalu, apa dugaan sementara penyebab kecelakaan? Masruri tak bisa berkomentar banyak soal ini.

"Saya bukan dukun ya, tunggu saja nanti hasilnya. Mudah-mudahan cepat," terangnya.

GA 174 dengan rute Jakarta-Pekanbaru tergelincir di Bandara SSK II Pekanbaru pada Selasa (17/7) dan membuat ban pesawat terbenam di tanah. Dalam pesawat itu terdapat Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya. Tidak ada yang terluka akibat insiden itu.

(mad/mad)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

loadingSending your message

Message has successfully sent


Tiada ulasan:

Catat Komen