Ahad, 24 Jun 2012

ANTARA - Peristiwa

ANTARA - Peristiwa


Pemkab Madiun sosialisasikan program KB

Posted: 24 Jun 2012 07:17 AM PDT

Sosialisasi akan dilakukan hingga ke tingkat desa dengan menggandeng dinas dan lembaga terkait, seperti dinas kesehatan dan lainnya,"

Berita Terkait

Madiun (ANTARA News) - Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Madiun akan kembali menggencarkan sosialisasi gerakan keluarga berencana (KB) untuk menyukseskan program pemerintah pusat tersebut.

"Sosialisasi akan dilakukan hingga ke tingkat desa dengan menggandeng dinas dan lembaga terkait, seperti dinas kesehatan dan lainnya," ujar Kepala BKBPP Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Ahmad Tohari, saat dihubungi, Minggu.

Ia mengakui memang selama ini baru beberapa kali dilakukan sosialisasi. Karena itu nantinya kegiatan tersebut akan rutin dilakukan untuk menjaring peserta KB yang lebih banyak lagi.

Menurut dia, gerakan KB kembali memang merupakan program pemerintah pusat yang baru dicanangkan. Selain untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, program ini juga bertujuan untuk mengulang keberhasilan pelaksanaan KB yang pernah dilakukan pemerintah pada masa Orde Baru dulu.

Guna menyukseskan program tersebut, Tohari mengaku telah mendapat bantuan pembagian alat kontrasepsi gratis, seperti kondom, IUD, pil, suntik, susuk, dan vasektomi serta tubektomi.

"Bantuan yang diberikan dari pusat bukan dana, namun telah berbentuk alat kontrasepsi. Alat tersebut saat ini telah kami bagikan ke seluruh puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada di Kabupaten Madiun," kata dia tanpa menyebutkan angka riil jumlah bantuan tersebut.

Karena telah dibagikan di masing-masing puskesmas, maka warga Kabupaten Madiun yang ingin memasang alat kontrasepsi bisa langsung datang ke puskesmas.

"Alat kontrasepsi tersebut gratis. Warga hanya membayar tindakan medis atau retribusi saja yang jumlahnya sangat terjangkau," terangnya.

Ia menambahkan, penggunaan alat kontrasepsi di Kabupaten Madiun tergolong banyak. Paling banyak adalah pengguna alat kontrasepsi susuk, IUD, tubektomi, dan kondom.

Data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Madiun mencatat, jumlah kelahiran hingga akhir tahun 2010 untuk jenis kelamin laki-laki mencapai 3.016 bayi dan jenis kelamin perempuan mencapai 2.869 bayi. Jumlah ini meningkat dari tahun 2009, dimana kelahiran bayi laki-laki mencapai 2.952 bayi dan jenis kelamin perempuan mencapai 2.822 bayi.

(ANT-072/M026)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Rapimnas Golkar hanya bahas cawapre pendamping Bakrie

Posted: 24 Jun 2012 07:03 AM PDT

Priyo Budi Santoso. (ANTARA/Yudhi Mahatma)

"Kami secara resmi mengusung dan mengusulkan Sultan sebagai cawapres."

Berita Terkait

Yogyakarta (ANTARA News) - Rapat Pimpinan Nasional Partai Golongan Karya (Rapimnas Golkar) hanya akan membahas calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi calon presiden dari partai itu, Aburizal Bakrie, kata Priyo Budi Santoso.

"Jadi, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III nanti tidak akan membahas calon presiden (capres), karena aspirasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar seluruh Indonesia sudah jelas mencalonkan Aburizal Bakrie sebagai capres pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2014," Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai Golkar itu di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu.

Dalam rapimnas nanti, menurut dia, usai deklarasi "Aburizal Bakrie (ARB) for President 2014-2019" akan dibahas mekanisme pencalonan cawapres yang mendampingi capres dari Golkar yang akan ditetapkan secara resmi pada 1 Juli 2012.

"Dalam rampinas nanti juga belum ada nama cawapres, jadi yang akan diumumkan untuk mendampingi capres Golkar. Namun, nama tersebut akan muncul pada waktunya, dan kami berharap mendapatkan cawapres yang terbaik," kata Wakil Ketua DPR RI itu.

Ia mengatakan, pada saatnya nanti pasti akan diumumkan siapa cawapres yang akan mendampingi capres dari Golkar. Jika saat ini sudah muncul nama-nama cawapres, menurut dia, maka hal itu wajar.

"Saat ini memang telah beredar beberapa nama cawapres yang diajukan oleh beberapa daerah, tetapi hal itu biar berjalan secara alamiah," katanya.

Menurut dia, Golkar DIY merupakan yang pertama kali secara resmi mengusung dan mengusulkan nama Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X sebagai cawapres mendampingi Aburizal Bakrie.

Sosok Sultan, kata dia, adalah tokoh nasional kaliber berat yang tidak perlu lagi dipertanyakan komitmennya terhadap rakyat. Sultan merupakan tokoh Jawa yang menasional.

"Namun, usulan itu harus ditanyakan terlebih dulu kepada beliau apakah bersedia atau tidak menjadi cawapres dari Partai Golkar?," kata Priyo.

Ketua DPD Partai Golkar DIY, Gandung Pardiman, mengatakan bahwa Sultan HB X yang merupakan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Gubernur DIY resmi dipilih sebagai cawapres dari Golkar pada Pemilu 2014.

"Kami secara resmi mengusung dan mengusulkan Sultan sebagai cawapres untuk mendampingi capres Aburizal Bakrie pada Pemilu 2014. Sultan dipilih sebagai cawapres karena tidak ada sosok yang lain yang sepadan dengan beliau," katanya menambahkan.
(L.B015*H010/M008)

Editor: Priyambodo RH

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

Tiada ulasan:

Catat Ulasan